Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

4 Tradisi Imlek Penuh Makna yang Wajib Dilakukan Bersama Keluarga Besar

Cicilia Margarettha • Jumat, 23 Januari 2026 | 13:00 WIB

Ilustrasi tradisi perayaan imlek (AI Generated/Freepik)
Ilustrasi tradisi perayaan imlek (AI Generated/Freepik)
JawaPos.com - Perayaan Tahun Baru Imlek memang selalu identik dengan kemeriahan, kebersamaan, dan harapan yang baru. Namun di balik lampion merah, manisnya kue keranjang, dan serunya bagi-bagi angpao, ada nilai emosional mendalam yang mempererat ikatan keluarga.

Tak sekadar ritual rutin, tradisi ini ternyata punya dampak positif bagi kesehatan mental kita. Di berbagai negara, meski dirayakan dengan cara yang beragam, esensinya tetap satu, yakni membangun koneksi, menjaga warisan budaya, dan memupuk rasa syukur.

Aktivitas bersama keluarga inilah yang membuat Imlek terasa lebih bermakna. Bahkan, penelitian dalam Journal of Family Psychology menyebutkan bahwa ritual keluarga seperti ini efektif menurunkan stres dan meningkatkan rasa aman secara psikologis.

Mengutip dari laman Your Tango, berikut adalah empat tradisi Imlek yang tidak hanya seru, tapi juga penuh makna untuk Anda coba bersama orang-orang tersayang.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini 14 Hal yang Boleh dan Dilarang Dilakukan saat Malam Imlek 2026 agar Hoki

1. Makan Malam Reuni Keluarga

Makan malam menjelang Imlek menjadi momen paling dinantikan. Hidangan simbolis seperti ikan, mie panjang umur, dan pangsit dipercaya membawa keberuntungan dan kemakmuran.

Lebih dari sekadar makan, kegiatan ini menjadi ruang berbagi cerita, tawa, serta refleksi perjalanan hidup selama setahun terakhir.

Kehangatan yang tercipta mampu mempererat ikatan emosional, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki dalam keluarga.

2. Bersih-Bersih Rumah Menyambut Tahun Baru

Membersihkan rumah sebelum Imlek dipercaya membuang energi negatif dan membuka pintu keberuntungan baru.

Jika dilakukan bersama keluarga, aktivitas ini justru menjadi sarana membangun kerja sama dan komunikasi positif.

Lingkungan yang rapi juga terbukti membantu menurunkan tingkat kecemasan dan meningkatkan fokus, serta membangun komunikasi positif antaranggota keluarga.

3. Berbagi Angpao dan Doa Tulus

Inilah tradisi yang paling ditunggu, terutama anak-anak. Namun, makna angpao jauh melampaui nilai uang.

Di dalamnya tersimpan doa, harapan, serta restu dari generasi yang lebih tua kepada keturunannya.

Momen ini kerap menjadi saat paling mengharukan karena mempererat ikatan lintas generasi dan memperkuat nilai kasih sayang dalam keluarga.

Momen yang sering disertai nasihat dan pesan moral, yang secara psikologis dapat memperkuat nilai empati, rasa syukur, dan kepercayaan diri.

4. Menonton Pertunjukan dan Berkumpul Santai

Menonton barongsai, pertunjukan budaya, atau sekadar film keluarga di rumah menjadi aktivitas sederhana yang mampu menciptakan kenangan indah.

Penelitian menyebutkan bahwa waktu santai bersama keluarga berkontribusi besar terhadap kesejahteraan mental dan hubungan emosional jangka panjang.

Meski tradisi Imlek berakar dari budaya dan kepercayaan turun-temurun, nilai kebersamaan yang dikandungnya memiliki manfaat universal.

Perayaan Imlek sejatinya bukan hanya soal tradisi, melainkan kesempatan emas memperkuat koneksi keluarga.

Dengan menerapkan empat tradisi ini, momen tahun baru Imlek akan terasa lebih hangat, penuh makna, dan meninggalkan kesan mendalam bagi setiap anggota keluarga.

Editor : Candra Mega Sari
#imlek #tradisi imlek #tahun baru imlek