Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Dinkes Kota Tangerang Bentuk Inspektur Pangan Cilik, Bertugas Awasi Keamanan Makanan di Lingkungan Sekolah

Senin, 11 Mei 2026 | 18:16 WIB
Sejumlah siswa yang merupakan Inspektur Pangan Cilik sedang mengikuti bimbingan dalam pengawasan makanan di sekolah dalam acara pengukuhan 100 Inspektur Pangan Cilik (IPC) di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Kamis. ANTARA/HO-Pemkot Tangerang.
Sejumlah siswa yang merupakan Inspektur Pangan Cilik sedang mengikuti bimbingan dalam pengawasan makanan di sekolah dalam acara pengukuhan 100 Inspektur Pangan Cilik (IPC) di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Kamis. ANTARA/HO-Pemkot Tangerang.

JawaPos.com - Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten membentuk Inspektur Pangan Cilik (IPC) yang merupakan siswa sekolah dasar yang bertugas sebagai "Duta Pangan" dalam mengawasi keamanan konsumsi makanan di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraini di Tangerang, Kamis mengatakan mengungkapkan IPC dibekali kemampuan untuk mendeteksi bahaya pangan dari cemaran fisik, biologis, hingga kimia. 

Selain itu juga diajarkan cara membaca Informasi Nilai Gizi (ING) pada kemasan produk guna memastikan asupan gula, garam dan lemak yang seimbang.

dr Dini juga mengatakan pembentukan IPC didasari atas temuan bahwa sekitar 17 persen jajanan di lingkungan sekolah masih mengandung bahan berbahaya yang tidak layak konsumsi. 

"Melalui anak-anak ini, kita melakukan deteksi dini terhadap cemaran fisik, biologis, maupun kimia," ujar dr. Dini usai acara pengukuhan 100 Inspektur Pangan Cilik (IPC) di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Kamis.

Ia juga menambahkan pembentukan IPC ini sangat mendesak mengingat hasil pengawasan lapangan menunjukkan masih adanya ancaman kesehatan pada jajanan anak.

Selain pengawasan fisik, para siswa juga dibekali kemampuan teknis untuk membaca Informasi Nilai Gizi (ING) pada kemasan produk. 

"Ini bertujuan agar siswa mampu mengontrol asupan gula, garam dan lemak (GGL) demi mencegah risiko penyakit tidak menular sejak usia dini," katanya.

 

Salah satu peserta, Meinanda Salsabila Cahyani Putri siswi SDN Perumnas II, mengaku bangga atas peran barunya sebagai pengawas pangan.

Editor : Hendra
Sumber : Antara
Bagikan:

Artikel Terkait

Polda Metro Jaya Petakan Wilayah Paling Rawan Kriminalitas, Tangerang Tertinggi Pencurian Kendaraan Bermotor

Polda Metro Jaya Petakan Wilayah Paling Rawan Kriminalitas, Tangerang Tertinggi Pencurian Kendaraan Bermotor

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya memetakan wilayah dengan tingkat kerawanan kriminalitas tertinggi untuk kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas)

Bupati Tangerang Buka Suara, Moch Maesyal Rasid Jelaskan 52 Jiwa Korban dari TPA Jatiwaringin

Bupati Tangerang Buka Suara, Moch Maesyal Rasid Jelaskan 52 Jiwa Korban dari TPA Jatiwaringin

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasid menambahkan, atas terjadinya perluasan ini terdapat 52 jiwa terdampak dari asap kebakaran tersebut. Sebagai menindaklanjuti situasi itu pemerintah daerah telah melakukan evakuasi

Helikopter Kembali Padamkan TPA Jatiwaringin Tangerang, BNPB Lakukan Water Bombing

Helikopter Kembali Padamkan TPA Jatiwaringin Tangerang, BNPB Lakukan Water Bombing

Armada helikopter water bombing jenis MI-8AMT dengan registrasi RA-22834 milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai memadamkan kebakaran di TPA Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten,

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia