JawaPos.com – Planet Bumi, sebagai rumah bagi berbagai makhluk hidup, merupakan bagian dari sebuah sistem di alam semesta yang dikenal dengan nama tata surya. Di dalam tata surya, terdapat sekumpulan benda langit yang gravitasi-nya terikat untuk mengelilingi bintang paling terang, yaitu Matahari.
Tidak hanya Bumi, terdapat tujuh planet lainnya yang turut mengitari Matahari atau disebut juga dengan revolusi. Masing-masing planet dalam sistem tata surya memiliki ciri-ciri dan fakta menarik yang membuatnya berbeda satu sama lain.
Mari kita eksplorasi dan pelajari bersama perbedaan serta karakteristik setiap planet dalam tata surya, mulai dari yang paling dekat dengan Matahari hingga yang paling jauh.
1. Merkurius
Merkurius menjadi planet yang paling dekat dengan Matahari, dengan jarak sekitar 57,9 juta kilometer. Karena jaraknya yang dekat dengan Matahari, suhu di Merkurius saat siang hari bisa mencapai 400 derajat celsius. Namun, suhu di Merkurius mengalami perubahan ekstrem pada malam hari, turun hingga -180 derajat Celsius.
Merkurius merupakan planet terkecil dalam sistem tata surya. Jika dibandingkan dengan Bumi, ukuran Merkurius hanya seluas Samudera Atlantik, seperti yang dikutip dari situs Alta School. Walaupun termasuk planet terkecil, berat planet Merkurius ternyata hampir sama dengan Bumi.
Selain terkecil, Merkurius juga merupakan planet yang paling cepat revolusinya. Merkurius hanya membutuhkan 88 hari untuk mengelilingi Matahari.
2. Venus
Venus menjadi salah satu planet dalam sistem tata surya yang terlihat dari Bumi. Sinarnya yang terang serta karakteristiknya yang dapat memantulkan sinar Matahari dengan baik, membuat Venus mendapat julukan bintang kejora.
Namun, meskipun julukannya cantik, Venus merupakan planet terpanas di tata surya, bahkan lebih panas daripada Merkurius yang notabene paling dekat dengan matahari. Suhu di Venus dapat mencapai 470 derajat celsius, dan memiliki permukaan yang didominasi oleh gunung berapi.
Uniknya, perputaran Venus dalam mengelilingi matahari berbeda dengan planet yang lain. Jika planet lain bergerak melawan arah jarum jam, Venus berputar searah dengan jarum jam. Karene perbedaan perputaran ini, Matahari pada Venus terbit dari arah Barat dan tenggelam di Timur.
3. Bumi
Masyarakat Indonesia pasti sudah kenal sekali dengan planet yang satu ini. Bumi menjadi satu-satu planet yang dihuni oleh makhluk hidup. Walaupun termasuk sebagai planet ketiga yang paling dekat dengan Matahari, suhu di Bumi relatif stabil.
Baca Juga: Enam Fakta Unik Ayam, Hewan yang Telurnya Diproduksi Sebanyak Triliunan Butir per Tahun!
Mengutip dari situs Alta School, Bumi memiliki arti "tanah". Walaupun memiliki arti "tanah", ternyata sebanyak 70 persen permukaan Bumi ditutupi oleh air, wilayah daratan hanya mencakup sekitar 30 persen saja.
Selain memiliki suhu yang stabil yang memungkinkan air untuk tetap ada, atmosfer Bumi juga didominasi oleh nitrogen dan oksigen. Gabungan dari ketiga hal tersebut menjadikan Bumi sebagai satu-satunya planet yang layak untuk ditinggali oleh makhluk hidup.
4. Mars
Planet Mars atau "planet merah" berada di urutan keempat sebagai planet terdekat dengan Matahari. Digadang-gadang sebagai planet yang berpotensi dapat ditinggali oleh manusia di masa depan, ternyata saat ini permukaan planet Mars belum dapat dikatakan demikian.
Di permukaan Mars terdapat banyak gunung berapi, lembah, sungai yang sudah kering, serta lapisan es. Selain itu, badai debu sering terjadi di planet ini, dengan suhu rata-rata yang mencapai -65 derajat Celsius.
Meskipun demikian, kemungkinan Mars untuk ditinggali manusia di masa depan masih tetap ada, karena berbagai penelitian dan eksplorasi luar angkasa sedang dilakukan untuk mengevaluasi kelayakan planet ini untuk dihuni.
5. Jupiter
Jika Merkurius dinobatkan sebagai planet terkecil, maka Jupiter adalah sebaliknya. Jupiter dikenal sebagai planet terbesar dalam tata surya. Diameter Jupiter diperkirakan 11 kali lebih besar dari Bumi, dan massanya dua kali lipat lebih berat dibandingkan dengan total massa semua planet lainnya di tata surya. Besar sekali ya planet yang satu ini.
Selain itu, Jupiter memiliki kemampuan yang mirip dengan Venus dalam memantulkan sinar matahari. Mengutip situs Aku Pintar, Jupiter memiliki kemampuan untuk memantulkan 70 persen cahaya matahari pada permukaannya.
Salah satu hal unik dari Jupiter adalah adanya badai abadi yang tidak pernah berhenti. Jika melihat gambar planet Jupiter yang dirilis oleh National Aeronautics and Space Administration (NASA), kita terkadang dapat melihat putaran atau lingkaran merah. Lingkaran tersebut rupanya sebuah badai yang sudah ada lebih dari 350 tahun, loh.
6. Saturnus
Saturnus mendapatkan julukan sebagai planet tercantik dalam sistem tata surya. Julukan tersebut disematkan kepada Saturnus dikarenakan planet yang satu ini memiliki cincin yang mengitarinya. Cincin Saturnus, yang tampak seperti kabut ketika dilihat dengan mata telanjang, ternyata terdiri dari fragmen batuan dan es.
Pada permukaannya, planet Saturnus dilapisi oleh kristal es yang sangat padat dan selalu diterpa oleh angin yang sangat kencang. Selain itu, kondisi suhu di Saturnus memiliki rata-rata -140 derajat celsius.
7. Uranus
Sebagai planet kedua yang paling jauh dari Matahari, Uranus menerima sedikit paparan sinar matahari. Menariknya, meskipun terletak jauh dari Matahari, Uranus bisa disinari Matahari selama 20 tahun berturut-turut. Namun, setelah itu, Uranus akan mengalami kegelapan selama 20 tahun berikutnya.
Sama seperti planet Saturnus, Uranus juga memiliki suhu rata-rata yang cukup ekstrem yaitu -140 derajat celsius. Selain itu, Uranus juga memiliki cincin, meskipun cincin tersebut tidak begitu terlihat jelas jika dibandingkan dengan cincin Saturnus.
8. Neptunus
Planet yang paling jauh dari Matahari adalah planet Neptunus. Dengan jarak sekitar 4.500 juta kilometer dari Matahari, Neptunus menjadi planet terdingin di sistem tata surya. Jika Saturnus dan Uranus dikatakan memiliki suhu ekstrem, Neptunus memiliki rata-rata suhu yang lebih ekstrem, yaitu -233 derajat celcius.
Keunikan Neptunus juga terletak pada julukannya. Di antara planet-planet lain dalam tata surya, Neptunus dikenal sebagai "planet yang sering berbuat olah atau onar". Julukan itu diberikan kepada Neptunus karena pergerakannya yang suka keluar dari garis orbit.
Demikianlah penjelasan mengenai planet-planet dalam sistem tata surya. Alam semesta ini menyimpan berbagai keindahan baik di permukaan maupun di luar angkasa, dan hingga kini, penelitian terus dilakukan untuk mengungkap lebih banyak informasi dan fakta mengenai keajaiban luar angkasa yang luas dan mempesona.
Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat, manusia semakin mampu memahami keistimewaan alam semesta, dan mungkin saja, penemuan-penemuan baru yang menakjubkan akan terus bermunculan. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah