Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Realisasi Penerimaan Pajak Kota Tangerang Lampaui Target, Bapenda Klaim Raih Tren Positif

Muhtamimah • Jumat, 2 Januari 2026 | 17:22 WIB
Ilustrasi pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Ilustrasi pembayaran pajak kendaraan bermotor.

JawaPos.com - Kinerja pengelolaan pajak daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang sepanjang 2025 mencatatkan hasil menggembirakan.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang berhasil melampaui target penerimaan dari dua sektor utama, yakni Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Kepala Bapenda Kota Tangerang Kiki Wibhawa mengungkapkan, realisasi PBB-P2 pada 2025 mencapai Rp592.641.072.705 atau 103 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp573.132.848.195. Capaian tersebut meningkat sekitar 4 persen atau setara Rp21,88 miliar dibandingkan realisasi tahun 2024.

"Sepanjang 2025, jumlah transaksi PBB-P2 tercatat sebanyak 428.660 transaksi. Ini menunjukkan partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak terus meningkat," terang Kiki.

Tak hanya PBB-P2, kinerja penerimaan BPHTB juga menunjukkan tren positif. Hingga akhir Desember 2025, penerimaan BPHTB tercatat Rp651.786.087.768 atau 105 persen dari target Rp620 miliar.

Angka tersebut naik sekitar 3 persen atau Rp19,58 miliar dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total transaksi sebanyak 13.309. "Capaian ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir," kata Kiki.

Menurutnya, keberhasilan melampaui target penerimaan pajak tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemkot Tangerang yang didukung kolaborasi lintas perangkat daerah hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

Selain dua sektor utama tersebut, pajak opsen seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga menunjukkan kinerja yang cukup baik. Realisasi PKB mendekati 80 persen dari target, sementara BBNKB mencapai sekitar 79 persen.

"Penerimaan pajak daerah memiliki manfaat besar bagi masyarakat, tidak hanya untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, tetapi juga untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik," pungkas Kiki.

Editor : Hendra
#bapenda #tangerang #pajak