JawaPos.com - Mie panjang umur bukan sekadar hidangan khas Imlek biasa, tapi juga simbol harapan untuk umur yang panjang. Ada satu aturan unik saat menyantapnya yakni jangan sekali-kali memotong atau menggigit helai mienya. Konon, memutus mie dianggap bisa membawa nasib buruk atau kesialan.
Mienya sendiri disajikan dalam helaian yang sangat panjang di dalam mangkuk penuh kuah kaldu gurih. Cara makannya pun khusus, yaitu dengan diseruput perlahan tanpa putus. Ternyata, tradisi ini bukan cuma soal takhayul. Ada makna filosofis mendalam di balik semangkuk mie ini yang melambangkan doa dan keberkahan bagi masyarakat Tionghoa.
Melansir dari laman party.alibaba.com, berikut adalah tujuh makna mie panjang umur yang membuktikan bahwa hidangan ini lebih dari sekadar mitos.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih! 10 Barang Ini Pantang Jadi Isi Hampers Imlek karena Dianggap Bawa Sial
1. Hidup Lebih Lama
Saat acara reuni malam tahun baru, masyarakat Tionghoa selalu menyajikan mie panjang umur. Mie panjang umur menjadi simbol pengungkapan harapan bersama agar bisa hidup lebih lama dalam kondisi sehat dan bahagia.
2. Kehidupan yang Tidak Terputus
Tata cara mengonsumsi mie ini juga terbilang unik. Pasalnya, anda harus menyeruput utuh, dan jangan sampai terputus. Cara ini dilakukan sebagai pengharapan agar mendapatkan umur panjang yang tidak terputus.
3. Kesinambungan
Saat masyarakat Tionghoa berhasil mengonsumsi mie panjang umur maka, orang tersebut sudah mempraktekkan ajaran taoisme dan buddhisme tentang penerimaan atas perjalanan hidup keseluruhan.
4. Penghormatan pada Kerabat
Mie panjang umur juga sebagai simbol penghormatan pada kerabar atau keluarga yang lebih tua, dengan harapan bersama bahwa mereka bisa hidup lebih lama lagi. Mie panjang umur yang dikonsumsi saat malam tahun baru Imlek, dimakan dengan cara diseruput secara utuh sampai mempertahankan bentuknya, dengan tujuan supaya kehidupan tidak terputus.
5. Menggigit Mie Dianggap Membawa Sial
Menggigit mie panjang umur dianggap dapat membawa kesialan karena dipercaya dapat memperpendek umur ataupun mendatangkan kemalangan. Sementara itu, semakin panjang mie yang dikonsumsi tanpa putus, maka semakin besar hoki yang didapat.
6. Sui Sui Ping An
Saat mengonsumsi mie panjang umur, beberapa orang Tionghoa bahkan menambahkan kalimat seperti "sui sui ping an" (kedamaian setiap tahun), "jian kang chang shou" (kesehatan baik dan umur yang panjang) saat mengonsumsi mie panjang umur. Kalimat ini digunakan untuk menyesuaikan ucapan, tindakan, dan niat supaya hasilnya positif.
7. Mempererat Ikatan Keluarga
Selain saat Imlek, orang Tionghoa juga akan mengonsumsi mie panjang umur pada hari ketujuh setelah hari raya. Waktu ini diyakini sebagai ulang tahun seluruh umat manusia. Mengonsumsi mie panjang umur dipercaya dapat memperkuat ikatan antar anggota keluarga dan teman.
Baca Juga: 4 Tradisi Imlek Penuh Makna yang Wajib Dilakukan Bersama Keluarga Besar
Editor : Candra Mega Sari