JawaPos.com – Menata kamar bayi sebelum lahir penting dilakukan agar masa awal merawat si kecil terasa lebih praktis dan nyaman. Persiapan sederhana dapat membantu mengurangi stres ketika rutinitas baru dimulai.
Kamar bayi adalah ruang khusus untuk menyimpan dan merawat kebutuhan sehari-hari si kecil. Perencanaan kamar bayi yang rapi membantu mempermudah perawatan, menghemat tenaga, serta menciptakan suasana rumah lebih teratur.
Berikut 7 trik mudah menata kamar bayi sebelum lahir agar lebih rapi, praktis, dan hemat ruang dilansir dari laman The Spruce, Selasa (2/9):
1. Gunakan Keranjang Penyimpanan
Keranjang penyimpanan membantu merapikan pakaian bayi dan barang-barang kecil agar tidak tercecer. Jenis kanvas atau plastik ringan dapat digunakan untuk memisahkan pakaian, popok, hingga peralatan mandi.
Barang yang sudah dikelompokkan akan lebih mudah ditemukan ketika dibutuhkan. Meletakkan keranjang besar di lantai juga memudahkan penyimpanan mainan bayi.
Pilih keranjang dengan ukuran bervariasi agar bisa menampung kebutuhan berbeda. Simpan keranjang di laci, meja ganti, atau rak terbuka supaya tetap efisien.
2. Pilih Furnitur Multifungsi
Furnitur multifungsi sangat berguna untuk kamar berukuran kecil. Meja ganti dengan laci tambahan bisa berfungsi sekaligus sebagai meja rias.
Kursi menyusui sederhana yang tetap bisa digunakan di kemudian hari juga menjadi pilihan tepat. Pemilihan furniture semacam ini mengurangi kebutuhan membeli banyak perabot. Penggunaan ruang pun menjadi lebih efisien.
Pastikan furniture kokoh dan aman untuk bayi. Pilih desain yang netral agar bisa digunakan lebih lama.
3. Lakukan Pembersihan Besar
Sebelum kamar bayi ditata, lakukan pembersihan menyeluruh pada rumah. Singkirkan barang yang tidak terpakai seperti kain cadangan berlebih, cat lama, atau peralatan pembersih jarang digunakan.
Semakin banyak ruang kosong tercipta, semakin mudah mengatur perlengkapan baru. Kegiatan ini juga membantu menciptakan suasana rumah yang lebih lega.
Sediakan waktu khusus untuk memilah barang. Gunakan sistem donasi atau daur ulang untuk mengurangi tumpukan.
4. Bagi Ruang Menjadi Zona
Membagi ruangan menjadi zona memudahkan aktivitas harian. Meja ganti bisa menjadi pusat perawatan, rak buku dengan keranjang mainan menjadi zona bermain, dan lemari kecil untuk pakaian menjadi zona berpakaian.
Penataan berbasis zona membuat kegiatan lebih teratur. Bayi pun lebih mudah dibiasakan dengan rutinitas.
Tandai setiap zona dengan wadah atau rak berbeda. Gunakan label sederhana agar setiap anggota keluarga memahami fungsinya.
5. Simpan Popok di Beberapa Titik
Popok adalah perlengkapan utama yang perlu cepat dijangkau. Menyediakan kereta popok di kamar bayi dan rak portable di lantai lain rumah membuat perawatan lebih mudah.
Cara ini mengurangi kerepotan naik-turun tangga atau mencari popok di satu tempat. Semua kebutuhan bayi pun selalu siap di dekat lokasi aktivitas.
Gunakan wadah tertutup agar popok tetap bersih. Letakkan di tempat yang mudah dijangkau orang dewasa namun aman dari jangkauan bayi.
6. Lipat Pakaian Sesuai Kategori
Pakaian bayi berukuran kecil sering kali mudah berantakan. Melipat pakaian berdasarkan kategori, seperti baju tidur, pakaian harian, dan pakaian keluar rumah, membantu menjaga kerapian.
Penyimpanan sesuai kategori juga mempercepat proses mencari pakaian. Laci kecil atau organizer dapat dimanfaatkan untuk menampung tiap kategori.
Gunakan teknik lipat vertikal agar pakaian terlihat jelas dari atas. Pisahkan ukuran pakaian sesuai usia bayi untuk memudahkan pergantian.
7. Maksimalkan Ruang Vertikal
Dinding kamar bayi bisa digunakan untuk menambah kapasitas penyimpanan. Rak gantung atau gantungan dinding dapat menampung barang tanpa memakan banyak ruang lantai.
Penempatan vertikal membuat kamar terasa lebih lapang. Barang yang jarang digunakan dapat diletakkan di bagian atas.
Pilih rak dengan sudut membulat agar aman. Tambahkan keranjang gantung ringan untuk akses lebih cepat.
Persiapan kamar bayi yang rapi akan membuat masa awal perawatan lebih mudah, efisien, dan nyaman dijalani setiap hari. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah