Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Wi-Fi Lemot? Bisa Jadi Diretas! Ini 12 Cara Ampuh Mengamankan Jaringanmu Agar Tetap Lancar dan Stabil

Rita Salsabilla • Senin, 21 April 2025 | 07:00 WIB
Ilustrasi perangkat Wi-Fi. (Dok. Freepik)
Ilustrasi perangkat Wi-Fi. (Dok. Freepik)

JawaPos.com – Pernah merasa koneksi Wi-Fi di rumah atau kantor tiba-tiba lemot padahal tidak banyak perangkat yang terhubung? Bisa jadi jaringanmu sedang digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Keamanan jaringan Wi-Fi yang lemah memang rentan diretas oleh hacker untuk masuk, mencuri koneksi, bahkan menyadap data pribadi dari perangkat yang terhubung. Mereka biasanya memanfaatkan pengaturan router bawaan yang belum diganti atau menggunakan metode brute-force untuk menebak kata sandi.

Untuk menghindari risiko tersebut, berikut ini 12 cara ampuh agar jaringan Wi-Fi tetap aman, stabil, dan terhindar dari pembobolan dilansir dari Sinarmas Land pada Minggu (20/4).

1. Gunakan Enkripsi WPA3

WPA3 merupakan sistem keamanan nirkabel terbaru yang menawarkan perlindungan lebih kuat dari peretasan. Teknologi Forward Secrecy ini memastikan data yang sudah dikirim tidak bisa diakses kembali meski kata sandi berhasil ditebak. Pastikan router kamu sudah mendukung WPA3 dan aktifkan melalui pengaturannya.

2. Ganti Nama SSID dengan yang Unik

Hindari memakai nama jaringan default seperti "TP-Link" atau "Indihome123". Buatlah nama SSID yang tidak mudah ditebak atau unik dan tidak mencantumkan informasi pribadi untuk mengurangi risiko pembobolan.

3. Buat Password yang Kuat

Gunakan kata sandi dengan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol dengan panjang minimal 12 karakter. Hindari password umum seperti "12345678" atau "password123" dan pastikan juga tidak menggunakan kata sandi yang sama dengan akun lainnya.

4. Nonaktifkan Fitur WPS

Fitur WPS memang memudahkan koneksi, tetapi sangat rentan diretas terhadap serangan brute-force karena hanya menggunakan PIN 8 digit. Akan lebih aman jika WPS dimatikan dari pengaturan router.

5. Sembunyikan Nama Jaringan

Dengan menyembunyikan SSID, jaringanmu tidak akan terlihat di daftar Wi-Fi secara publik. Hanya mereka yang tahu nama jaringan dan kata sandinya yang bisa mengakses dan terhubung.

6. Rutin Update Firmware Router

Produsen router rutin merilis update firmware untuk menutup celah keamanan dan memperbaiki bug. Selalu cek secara berkala di situs resmi atau aplikasi router untuk pembaruan agar jaringan tetap aman dari serangan siber.

7. Gunakan Filter MAC Address

Atur router agar hanya perangkat dengan alamat MAC tertentu yang bisa terhubung. Filter ini efektif untuk membatasi siapa saja yang bisa mengakses jaringanmu.

8. Batasi Jangkauan Sinyal

Atur kekuatan sinyal WiFi agar tidak menjangkau area yang tidak diperlukan, seperti luar pagar atau area publik. Tempatkan router di tengah rumah agar sinyal tidak menjangkau area luar yang tidak diperlukan.

9. Matikan Router saat Tidak Digunakan

Saat tidak dipakai, misalnya pada malam hari atau ketika ditinggal pergi, kamu disarankan untuk mematikan router. Selain hemat listrik, hal ini juga dapat mengurangi risiko akses penyusupan jaringan yang ilegal.

10. Aktifkan Guest Network

Gunakan fitur Guest Network untuk memisahkan akses tamu dari jaringan utama. Jaringan tamu ini memiliki pengaturan keamanan berbeda dan dapat dibatasi kecepatannya agar tidak mengganggu performa jaringan utama.

11. Aktifkan Firewall Router

Fitur firewall di router berfungsi melindungi jaringan dari serangan luar. Aktifkan juga fitur tambahan seperti DoS Protection untuk perlindungan ekstra.

12. Pantau Perangkat yang Terhubung

Cek secara rutin siapa saja yang sedang menggunakan WiFi kamu. Jika menemukan perangkat asing, segera putuskan koneksi dan ganti password.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#cara ampuh #wi-fi #Lemot #diretas