Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Liburan Nyaman Tanpa Gangguan, Lakukan Lima Tips Ini untuk Mencegah Mabuk Laut saat Naik Kapal

Sadrina Rizka Ghasani Hartono • Rabu, 25 Desember 2024 | 20:30 WIB
Ilustrasi liburan nyaman tanpa alami mabuk laut
Ilustrasi liburan nyaman tanpa alami mabuk laut

JawaPos.com - Sebagai negara maritim, Indonesia kaya akan pilihan moda transportasi laut yang menghubungkan berbagai pulau. Kendati demikian, tidak sedikit penumpang yang mengalami ketidaknyamanan akibat mabuk laut selama perjalanan.

Mengutip National Ocean Service, mabuk laut dapat terjadi karena gangguan pada telinga bagian dalam yang bertugas mengatur keseimbangan tubuh manusia. Karena saat menaiki kapal, tubuh penumpang ikut bergerak mengikuti guncangan kapal, hal itu dapat menyebabkan keseimbangan tubuh menjadi kacau dan membuat penumpang  mual, muntah, dan bahkan vertigo.

Meskipun menjadi hal yang lumrah dan dapat dialami oleh setiap penumpang kapal, mabuk laut bisa sangat mengganggu kenyamanan perjalanan. Bagi masyarakat Indonesia yang merencanakan perjalanan laut, terdapat beberapa tips yang dapat dilakukan sebelum dan selama perjalanan untuk meminimalisir risiko mengalami mabuk laut di dalam kapal.

1. Konsumsi Air Putih yang Cukup

Sebelum menaiki kapal, cukupi kebutuhan air terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya mabuk laut selama waktu perjalanan. Hal itu dikarenakan dehidrasi atau kekurangan cairan dapat menjadi salah satu pemicu munculnya mabuk laut pada banyak penumpang kapal.

Tidak hanya dapat membuat penumpang merasa mual dan muntah, kekurangan cairan juga dapat mengakibatkan pusing, yang jika tidak segera diatasi dapat sangat mengganggu kenyamanan selama perjalanan menggunakan kapal.

Baca Juga: Cegah Rusak! Ini Lima Tips Menyimpan Koper Agar Tetap Bersih dan Wangi setelah Liburan

2. Konsumsi Makanan yang Cukup

Selain mencukupi kebutuhan cairan, memastikan perut tidak kosong sebelum melakukan perjalanan dengan transportasi laut juga dapat mencegah risiko terjadinya mabuk. Perut yang kosong atau telat makan dapat membuat penumpang mengalami mabuk laut yang dapat sangat mengganggu waktu perjalanan dan istirahat di kapal.

3. Pilih Bagian Kapal yang Minim Guncangan

Jika sudah masuk ke dalam kapal, pilihlah area istirahat yang minim guncangan dan hembusan angin yang sangat kencang. Umumnya penumpang dapat menemukan area ini pada bagian tengah kapal yang memiliki lebih sedikit guncangan daripada area lain. Selain itu, pilih area istirahat yang berdekatan dengan jendela agar pandangan dapat terus tertuju ke lautan lepas.

4. Hindari Ponsel dan Membaca Buku Selama di Kapal

Hindari penggunaan ponsel atau membaca buku yang terlalu lama jika sudah memasuki kapal atau ketika kapal sudah mulai bergerak menjauh dari pelabuhan. Benda statis seperti ponsel dan buku dapat memicu mabuk laut untuk datang jika ditatap terlalu lama.

Daripada melihat benda statis seperti ponsel dan buku, alihkan pandangan ke benda yang bergerak aktif. Alihkan pandangan pada pergerakan ombak laut, pergerakan awan, penumpang kapal lain yang berlalu lalang, atau hal lainnya yang bergerak.

5. Minum Air Jahe atau Obat Anti Mabuk

Mengonsumsi makanan atau minuman yang memiliki kandungan jahe dapat mengatasi pusing yang diakibatkan oleh mabuk perjalanan. Konsumsi jahe dapat sangat membantu karena jahe memiliki kandungan zat anti inflamasi dan antioksidan yang dapat mengurangi sakit kepala dan mual yang dipicu oleh pusing.

Jika jahe dan beberapa cara sebelumnya tidak dapat membantu efek mual dan pusing yang diakibatkan oleh mabuk laut. Penumpang dapat mengonsumsi obat anti mabuk perjalanan sebelum ataupun saat berada di dalam kapal.

Baca Juga: Tujuh Tips Liburan Bebas Sampah yang Efektif, Jaga Lingkungan Demi Masa Depan Bumi Lebih Hijau

Editor : Candra Mega Sari
#mabuk laut #transportasi laut #tips #kapal