Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Personel Polsek Serpong Laksanakan Jumat Curhat: Suara Warga Pondok Pakulonan Didengar

Indri Ramadani • Sabtu, 7 Juni 2025 | 10:55 WIB
Program Jumat Curhat yang diadakan di Balai Warga RW 004 Komplek Pondok Pakulonan, Pakualam, Serpong Utara pada 4/6/2025. (Dok. restangsel.id)
Program Jumat Curhat yang diadakan di Balai Warga RW 004 Komplek Pondok Pakulonan, Pakualam, Serpong Utara pada 4/6/2025. (Dok. restangsel.id)

JawaPos.com - Program Jumat Curhat kembali hadir menyapa warga, kali ini bertempat di Balai Warga RW 004 Komplek Pondok Pakulonan, Pakualam, Serpong Utara. Kegiatan ini dihadiri jajaran Polsek Serpong dan tokoh masyarakat, termasuk para kader PKK. Suasana yang terbangun penuh dengan keakraban dan keterbukaan.

Warga diberi kesempatan menyampaikan keluhan dan aspirasi secara langsung kepada polisi. Salah satu yang mencuat adalah harapan menjaga keamanan lingkungan dan kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Polisi pun mengimbau penggunaan kunci ganda dan parkir di tempat yang aman, khususnya bagi penghuni kos.

Jembatan Komunikasi Dua Arah

Program ini mendapat apresiasi luas karena menjadi ruang terbuka bagi masyarakat. Warga merasa didengar dan dihargai, sementara polisi bisa menyerap masukan dengan cepat. Ini menjadi langkah nyata membangun komunikasi dua arah yang solutif dan humanis.

Jika terjadi keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri di 110. Layanan ini tersedia gratis selama 24 jam untuk pelaporan kejahatan, keributan, kecelakaan, hingga orang hilang. Akses cepat ini menjadi bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.

Membangun Kepercayaan Lewat Jumat Curhat

Dalam konteks pelayanan publik, membangun kepercayaan tidak bisa hanya mengandalkan aturan dan kewenangan. Harus ada ruang untuk mendengar, berbicara, dan menjalin hubungan setara. Di sinilah program Jumat Curhat hadir sebagai jembatan antara polisi dan masyarakat.

Kegiatan ini memungkinkan warga menyampaikan unek-unek, keluhan, maupun saran secara langsung kepada kepolisian. Suasana yang informal namun terbuka membuat diskusi terasa lebih manusiawi. Polisi pun tak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pendengar dan mitra dialog.

Dibandingkan pendekatan formal yang seringkali kaku, Jumat Curhat menawarkan kedekatan sosial yang jarang muncul dalam interaksi sehari-hari. Ini adalah forum yang memperlihatkan bahwa suara masyarakat dihargai dan didengar, bukan hanya saat ada masalah. Hal sederhana seperti itu bisa memulihkan rasa percaya yang mungkin sempat hilang.

Menumbuhkan Harapan Baru

Tentu, membangun kepercayaan bukan pekerjaan sehari dua hari. Tapi ketika masyarakat mulai merasa aman untuk berbicara dan melihat respons yang nyata, benih kepercayaan itu mulai tumbuh. Dalam jangka panjang, ini menjadi modal sosial yang sangat berharga—baik bagi institusi kepolisian maupun warga itu sendiri.

Melalui forum seperti Jumat Curhat, ada peluang untuk memperbaiki citra dan membentuk kemitraan yang lebih setara. Di sinilah peran polisi sebagai pelayan publik diuji, bukan hanya lewat tindakan hukum, tetapi lewat cara mereka hadir dan menyapa warganya. Karena di tengah dinamika sosial yang kompleks, kadang yang paling dibutuhkan hanyalah rasa didengarkan. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#Jumat Curhat #warga #polsek serpong