Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Dari 1.100 Ton Sampah Jadi 15,7 Megawatt Listrik Bersih Setiap Hari: PSEL Cipeucang Hadirkan Energi untuk Tangsel

Indri Ramadani • Jumat, 9 Mei 2025 | 13:32 WIB
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan. (Dok. tangerangselatankota.go.id)
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan. (Dok. tangerangselatankota.go.id)

JawaPos.com - Sampah kini tak lagi hanya soal bau dan tumpukan tak berujung. Di Tangerang Selatan (Tangsel), limbah rumah tangga justru sedang dipersiapkan menjadi sumber energi bersih.

Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Cipeucang menjadi simbol perubahan itu. Sebuah fasilitas yang akan mengubah sampah jadi tenaga listrik yang bisa dimanfaatkan kembali.

Pemerintah Kota Tangsel menaruh harapan besar pada proyek ini sebagai solusi jangka panjang.

"Sampah nanti tak lagi jadi masalah, melainkan sumber aset energi dengan beragam dampak positifnya bagi masyarakat Tangsel," ujar Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan.

Teknologi yang Tak Sekadar Bakar Sampah

Fasilitas ini akan memakai teknologi Moving Grate Incinerator (MGI). Lewat sistem ini, sampah dibakar dalam suhu tinggi untuk menghasilkan panas yang terkontrol.

"Teknologi ini bisa mengolah sampah tanpa harus dipilah dulu, dan hasilnya tetap maksimal," ujar Bobby, pimpinan konsorsium IEH-CNTY.

Panas dari pembakaran itu dimanfaatkan untuk memanaskan air dan menghasilkan uap.

Energi Listrik yang Ramah Lingkungan

Uap tersebut lalu memutar turbin, dan dari sanalah listrik dihasilkan. Ini bukan sekadar membakar sampah, tapi menghasilkan energi yang bersih dan bermanfaat.

"Listrik yang dihasilkan oleh PSEL ini adalah listrik yang bersih," jelas Bobby lagi.

Udara sisa pembakaran pun diproses agar tidak mencemari lingkungan.

Baca Juga: Astra International Bakal Bagi Dividen Rp 16,4 Triliun, Catat Jadwalnya dan Simak Susunan Komisaris-Direksi Terbaru

Kapasitas yang Tak Main-Main

Setiap hari, PSEL Cipeucang ditargetkan mengelola 1.100 ton sampah. Dari jumlah itu, akan dihasilkan listrik sekitar 15,7 megawatt.

Daya sebesar itu cukup untuk memenuhi kebutuhan energi ribuan rumah tangga. Semua bersumber dari limbah yang sebelumnya hanya jadi masalah.

Solusi Jangka Panjang untuk Kota Bertumbuh

Tangsel sebagai kota berkembang menghadapi tantangan pertambahan sampah setiap hari. Tapi kini tantangan itu bisa berbalik menjadi kekuatan.

"Dengan pendekatan dan cara yang tepat, pengolahan sampah bisa menjadi sumber pendapatan yang signifikan," kata Bobby.

Ini bukan solusi sesaat, tapi langkah berkelanjutan untuk kota yang lebih modern.

Investasi Bernilai Ganda

Pembangunan PSEL melibatkan investasi besar dari pihak swasta dan mitra teknologi internasional. Hasil listriknya akan dijual sesuai Perpres No. 35 Tahun 2018.

Dengan demikian, selain menyelamatkan lingkungan, fasilitas ini juga berkontribusi pada ekonomi daerah. Manfaatnya menyentuh banyak sisi kehidupan.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#tangerang selatan #sampah #tangsel #listrik #PSEL