JawaPos.com - Di tengah hiruk pikuk Kota Tangerang Selatan, Desa Wisata Keranggan atau dikenal dengan Kampung Ekowisata Keranggan menawarkan pengalaman wisata dengan memadukan keindahan alam dan budaya. Berlokasi strategis tak jauh dari kawasan BSD City, tepatnya di Jalan Lingkar Selatan, Kranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan.
Desa ini dilintasi oleh Sungai Cisadane yang masih alami dan asri, serta mata pencaharian bagi sebagian besar pelaku UMKM home industri. Kampung Ekowisata ini dikelola oleh Pokdarwis yang sudah terintegrasi dan menjadikannya destinasi ekowisata yang unik dan menyenangkan.
Dilansir dari laman resmi Kemenparekraf, simak keunggulan, fasilitas, hingga beragam aktivitas yang ditawarkan Kampung Ekowisata Keranggan. Cocok masuk bucket list liburan akhir tahun anda bersama keluarga!
Pesona Alam dan Beragam Aktivitas Seru
Selain menyuguhkan pemandangan hijau di sepanjang Sungai Cisadane, wisatawan juga dapat menikmati berbagai aktivitas seperti menyusuri sungai, memancing, atau berkemah di area camping ground yang cocok untuk kegiatan pramuka, LDKS, maupun outbound.
Wisatawan juga diajak untuk mengikuti kegiatan fun archery trial agar dapat merasakan petualangan memanah yang mudah, seru, dan menyenangkan.
Selain berkemah dan memanah, destinasi ini juga menawarkan kegiatan bermain angklung secara interaktif, kegiatan belajar menanam, atraksi budaya seperti tari jaipong dan pencak silat, hingga mengikuti latihan teater yang seru untuk mengeksplorasi seni peran.
Baca Juga: Bubble Benda Tujuh di Pamulang Tangerang Selatan: Tempat Pop Ice Tumpah yang Viral di TikTok
Kuliner Lokal dan Produk UMKM Khas Keranggan
Desa Wisata Keranggan juga menjadi pusat UMKM home industri dengan produk-produk khas seperti aneka keripik, opak, enye-enye, kembang goyang, keripik pisang, keripik singkong, hingga kacang sangrai yang terkenal dari Keranggan.
Selain itu, terdapat juga rumah makan Saung Cisadane dengan menu khas tradisional Sunda sebagai wisata kuliner. Wisatawan dapat menikmati hidangan lezat seperti nasi liwet, sayur asem, hingga sambal terasi yang disajikan dengan pemandangan indah Sungai Cisadane.
Fasilitas Lengkap untuk Wisata
Desa Wisata Keranggan menawarkan fasilitas yang terintegrasi, mulai dari homestay milik warga untuk menginap, wisata edukasi agro, social entrepreneur camp, area parkir, jungle tracking, kamar mandi umum, musholla, hingga spot foto yang tentunya menarik.
Semua fasilitas yang ditawarkan ini menjadikan Desa Wisata Keranggan sebagai satu-satunya destinasi wisata berbasis masyarakat di Tangerang Selatan. Destinasi ini buka mulai pukul 08.00–17.00 WIB dan tidak dipungut biaya bagi pengunjung yang datang sendirian. Namun, dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 10.000 jika ingin datang dengan rombongan minimal lima orang.
Editor : Candra Mega Sari