Sistem ini dirancang untuk memudahkan pelanggan dalam melaporkan dan mengambil kembali barang yang tertinggal dengan lebih cepat dan efisien. Menurut Ayu Wardhani, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, sepanjang tahun 2024, lebih dari 1.000 barang tertinggal ditemukan di berbagai layanan TransJakarta.
Sayangnya, rendahnya pelaporan dari pelanggan dan kurangnya identitas kepemilikan menyebabkan tingkat pengembalian barang masih rendah. Untuk mengatasi masalah ini, TransJakarta kini menghadirkan mekanisme yang lebih jelas dan terstruktur. Berikut langkah-langkah yang dapat diikuti oleh pelanggan:
1. Pelaporan Barang Tertinggal
Pelanggan yang kehilangan barang dapat melaporkannya melalui berbagai saluran Omnichannel TransJakarta, termasuk:
- X: @pt_transjakarta
- Facebook: PT. Transportasi Jakarta
- Instagram: @infotije
- Customer Care: 1500102
- Whatsapp: 0818 0450 0102
Setelah melaporkan, pelanggan akan menerima tautan untuk mengisi formulir yang diperlukan. Setelah formulir terisi, pelanggan akan mendapatkan nomor tiket laporan dan kode pelacakan untuk memantau status laporan terbaru.
2. Penemuan Barang Tertinggal
Jika pelanggan menemukan barang milik orang lain di dalam layanan TransJakarta, mereka dapat menyerahkan barang tersebut kepada petugas TransJakarta yang bertugas di halte atau di layanan Non BRT dan Mikrotrans.
3. Pengembalian Barang yang Efisien
Setelah barang ditemukan, pelanggan yang telah melaporkan kehilangan akan dihubungi oleh petugas TransJakarta untuk proses pengembalian. Proses ini akan dilakukan setelah verifikasi data kepemilikan barang.
Daftar Halte Tempat Penyimpanan Barang Temuan
Saat ini, TransJakarta telah menetapkan 9 halte sebagai tempat penyimpanan sementara barang temuan, yaitu:
- Halte Kali Besar
- Halte Juanda
- Halte CSW
- Halte Kampung Melayu
- Halte Pinang Ranti
- Halte Pluit
- Halte PGC
- Halte Pasar Senen
- Halte Kota
Ayu Wardhani menambahkan bahwa jumlah halte penyimpanan sementara akan ditambah jika diperlukan. Namun, TransJakarta berharap dengan adanya mekanisme baru ini, barang-barang yang tertinggal dapat segera dikembalikan kepada pemiliknya.
Dengan prosedur baru ini, TransJakarta berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan, sekaligus memastikan barang-barang yang tertinggal dapat kembali ke tangan pemiliknya dengan lebih efisien.
Editor : Candra Mega Sari