JawaPos.com - Katedral Notre-Dame de Paris menyelesaikan masa renovasi panjang. Bangunan bersejarah di pusat kota Paris itu dibuka lagi setelah lima tahun tutup. Penutupan dilakukan karena kebakaran hebat pada 15 April 2019 yang menimpa menara dan atap bangunan berciri khas masterpiece gothic itu.
Katedral abad pertengahan berusia 860 tahun itu disebut telah cantik kembali. Perbaikan mencakup puncak menara dan tulang rusuk baru, penopang gantung dan gargoyle batu berukir laksana kejayaan masa lalu, serta dekorasi batu putih dan emas yang memancarkan sinar lebih terang daripada sebelumnya.
Pada malam 15 April 2019 silam, warga Paris menyaksikan puncak menara dan atap katedral runtuh dalam amukan api yang mengancam menara lonceng utama dan seluruh bangunan. Kebakaran disebutkan hanya berlangsung beberapa menit, tetapi dampaknya sangat massif.
’’Dunia terguncang pada hari itu. Guncangan saat pembukaan kembali ini saya yakin dan percaya akan sama kuatnya dengan dampak kebakaran, namun ini akan menjadi kejutan berupa harapan,’’ ujar Presiden Prancis Emmanuel Macron jelang upacara pembukaan, Sabtu (7/12) waktu setempat, dilansir dari Reuters.
Dalam upacara pembukaan kembali Notre-Dame, presiden terpilih AS Donald Trump dijadwalkan hadir. Itu merupakan perjalanan pertama Trump ke luar negeri sejak dia memenangi pilpres AS sebulan lalu.
Kedatangan Trump ke Paris itu juga disebut menjadi kesempatan bagi Macron untuk memainkan peran sebagai mediator antara Eropa dan AS.
Trump tidak sendirian. Dia akan bergabung dengan puluhan pemimpin dunia dan pejabat asing untuk upacara pembukaan kembali Katedral Notre-Dame yang terkenal ikonik itu. (dee/c6/ady)
Editor : Hendra