JawaPos.com – Beberapa bulan belakangan ini, dunia live streaming TikTok sedang dihebohkan dengan yang namanya Joget Sadbor. Biasanya Joget Sadbor ini dilakukan oleh sekelompok orang yang menari ketika diberikan gift oleh penonton.
Karena jogetnya yang unik dan diiringi musik yang menarik, terbukti banyak sekali penonton yang senang menonton live streaming Joget Sadbor ini.
Dalam sekali live streaming, viewer dari Joget Sadbor ini bisa mencapai ribuan penonton. Gift yang diberikan pun tidak main-main, seperti contohnya gift paus yang nominalnya sangat fantastis yaitu hingga Rp700.000.
Jenis live streaming ini mengharapkan gift dari penonton sebagai penghasilan untuk si content creator. Bagi sebagian orang, fenomena ini merupakan hal yang kreatif dan menarik, selagi tidak merugikan orang lain.
Namun, lain halnya bagi sebagian orang yang menganggap bahwa fenomena ini justru menunjukkan kualitas sumber daya manusia yang lemah dan menjadikan mereka malas untuk bekerja.
Dilansir dari akun TikTok @leo_giovannii yang membahas alasan mengapa tren ini bisa viral, terdapat beberapa respon pro kontra dari warganet mengenai Joget Sadbor yang sedang viral akhir-akhir ini.
“sadbor udah ada jauh sebelum ada live npc, bahkan sebelum live mandi lumpur.
menurut gua knp skrng sadbor bisa bertahan adalah, dari dulu dia konsisten sama gaya live nya.” kata akun @r****.
“jujur aku tiap hari sampai tengah malam setiap pegang hp maunya nonton si sadbor joget karena sangat terhibur.” pungkas akun @e****.
“menjadikan mereka malas kerja.” kata akun @a****.
“penonton Indonesia itu seneng dengan live chalenge bang, sadbor kan konsepnya tiap donat terbang dia joged.. kalau kirim 10 donat mereka ga berhenti joged selama 3 menit.” kata @k****.
Siapa Tokoh dibalik Viralnya Joget Sadbor di TikTok
Pada mulanya, aksi ini dilakukan oleh warga Kampung Margasari, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Joget Sadbor dikenal dengan nama joget ayam patuk karena gerakan tangannya mirip ayam yang sedang mematuk.
Namun karena dipopulerkan oleh akun @sadbor86, gerakan ini lebih dikenal sebagai Joget Sadbor. Pemilik akun @sadbor86 itu diketahui memiliki nama Gunawan. Ia merupakan seorang tukang jahit keliling, namun ketika pandemi Covid-19, ia mulai mencoba membuat konten di TikTok.
Hingga saat ini, ia masih rutin melakukan live streaming untuk mendapatkan saweran, akunnya memiliki total pengikut sebanyak 662,5 ribu, dan total likes sebanyak 9,1 juta.
Adapun penghasilan dari warga kampung asal Sukabumi ini bisa mengantongi Rp700 ribu setiap live. Sementara untuk per bulan penghasilannya bisa mencapai Rp21 juta.
Gunawan mengaku hasil berjoget bisa digunakan untuk merenovasi rumah. Selain itu, ia juga bisa melunasi utang untuk berobat sang ibu yang sakit stroke.
Editor : Hendra