JawaPos.com - Kelancaran sirkulasi darah di area kaki memegang peranan penting dalam menjaga fungsi otot, saraf, dan jaringan tubuh agar tetap optimal.
Ketika aliran darah melambat, efeknya bisa langsung terasa, mulai dari kaki bengkak, cepat lelah, kesemutan, kram, rasa dingin di telapak kaki, hingga rasa tidak nyaman setelah duduk terlalu lama.
Ada banyak faktor yang memicu buruknya sirkulasi ini, seperti kurang bergerak, jam kerja yang terlalu panjang, faktor usia, berat badan berlebih, kebiasaan merokok, atau kondisi medis tertentu.
Untuk mengatasinya, aktivitas fisik secara rutin sangat disarankan karena dapat membantu otot berkontraksi dan relaksasi, sehingga darah bisa mengalir kembali ke jantung dengan lancar. Kabar baiknya, gerakan olahraga sederhana di rumah pun sudah cukup efektif untuk membantu.
Melansir dari NDTV, berikut adalah 7 jenis olahraga yang bisa Anda coba untuk meningkatkan aliran darah di kaki.
Baca Juga: Nyeri Sendi Bukan Halangan! Ini 6 Olahraga Low-Impact yang Aman Dilakukan Setiap Hari
1. Berjalan
Berjalan kaki adalah salah satu cara termudah dan paling efektif untuk meningkatkan sirkulasi darah di kaki.
Aktivitas ini mengaktifkan otot betis, yang bekerja seperti pompa untuk memompa darah ke atas.
Berjalan kaki setiap hari selama 20 hingga 30 menit dapat membantu mengurangi kekakuan dan meningkatkan mobilitas.
2. Angkat Betis
Latihan mengangkat betis membantu memperkuat kaki bagian bawah dan meningkatkan sirkulasi darah.
Berdiri dengan kaki selebar bahu dan perlahan-lahan naik ke atas ujung jari kaki. Tahan posisi selama beberapa detik dan turunkan tumit kembali.
Ulangi gerakan ini 10 hingga 15 kali dalam satu set. Latihan ini dapat dilakukan sambil berdiri di dekat dinding atau kursi untuk menopang tubuh.
3. Rotasi Pergelangan Kaki
Rotasi pergelangan kaki bermanfaat bagi orang yang menghabiskan waktu lama duduk, seperti pekerja kantoran atau pelancong.
Duduklah dengan nyaman dan angkat satu kaki sedikit dari lantai. Putar pergelangan kaki dengan gerakan melingkar selama beberapa detik, lalu ubah arahnya.
Ulangi dengan kaki lainnya. Gerakan ini membantu meningkatkan fleksibilitas.
4. Angkat Kaki
Latihan mengangkat kaki membantu mengaktifkan otot paha dan pinggul sekaligus meningkatkan sirkulasi darah.
Berbaringlah telentang di lantai atau permukaan yang nyaman. Angkat satu kaki perlahan sambil tetap lurus, tahan sebentar, lalu turunkan kembali.
Lakukan latihan ini dengan kedua kaki dan ulangi beberapa kali.
5. Bersepeda
Bersepeda, baik di luar ruangan maupun di sepeda statis, sangat baik untuk mendukung aliran darah di kaki.
Mulailah dengan sesi singkat 10 hingga 15 menit dan tingkatkan durasinya secara bertahap.
Bersepeda juga mendukung pergerakan sendi dan meningkatkan kekuatan tubuh bagian bawah.
6. Fleksi Jari Kaki dan Menunjuk
Latihan menekuk jari kaki adalah latihan mudah yang dapat dilakukan sambil duduk atau berbaring.
Rentangkan kaki ke depan dengan mengarahkan jari-jari kaki menjauh dari tubuh, lalu tarik kembali ke arah kaki.
Ulangi perlahan beberapa kali. Latihan ini bermanfaat bagi orang yang tidak dapat melakukan latihan yang lebih berat tetapi tetap ingin menjaga aliran darah di kaki.
7. Squat
Squat melatih berbagai kelompok otot sekaligus, termasuk paha, pinggul, dan betis.
Berdiri dengan kaki sedikit terpisah dan perlahan tekuk lutut seolah-olah sedang duduk di kursi.
Kemudian, perlahan kembali ke posisi awal. Mulailah dengan jumlah repetisi yang sedikit dan tingkatkan secara bertahap.
Baca Juga: Jangan Cuma Rebahan! Ini 7 Pilihan Olahraga Ringan agar Tubuh Tetap Bugar Selama Puasa
Editor : Candra Mega Sari