Holly Berry: Ungkapan untuk Merayakan Hidup dan agar Selalu Melihat ke Depan
Lebih dikenal sebagai Hōrii (ホーリー), buah dari tanaman bernama ilmiah Ilex aquifolium ini secara umum menyimbolkan kesuburan, kemurah-hatian, serta perayaan hidup; dalam hanakotoba, beri ini bermakna niat baik, perlindungan, mencari cinta, kebahagiaan rumah tangga, serta ungkapan agar si penerima selalu melihat ke depan; sedangkan, dalam floriografi Barat, tanaman ini sering dipakai sebagai metafora untuk kehidupan setelah kematian.
Tak hanya itu, tanaman ini juga lekat dengan simbol-simbol Kristiani dan kerap dijadikan dekorasi di kala perayaan Natal; dengan mana daunnya berduri dikenal sebagai duri Kristus, buahnya yang merah cerah melambangkan mahkota Kristus serta darah yang ditumpahkan-Nya di kayu salib, pun daunnya yang hijau abadi melambangkan kebangkitan Kristus.
Kehadiran tanaman ini sebagai dekorasi di taman Elias, lagi-lagi, menekankan perihal kehidupan Chise yang lahir kembali setelah 'kematian'-nya. Pun, makna dari buah beri holly di sini sejalan dengan perjalanan si gadis yang mencari perlindungan, cinta, serta kebahagiaan dalam rumah tangga. Selain itu, sesuai dengan artinya dalam bahasa bunga, kehadiran tanaman ini juga seolah menjadi wujud dari harapan semua orang agar Chise merayakan hidupnya dan senantiasa melihat ke depan.
Japanese Anemone: Harapan agar Perasaan Cinta Tak Lekas Pudar
Tahukah anda bahwa bunga dari famili Ranunculaceae (yolanda-yolandaan) nan menawan ini ternyata tidak berhubungan dengan anemon sejati, tetapi tetap diberi nama yang sama karena penampilannya yang mirip.
Bunga asli dari dataran Asia dan bernama Latin Eriocapitella hupehensis ini dapat dijumpai dengan kelopak berwarna ungu, ungu-merah, merah muda, dan putih; dan yang akan penonton jumpai pada taman milik Elias Ainsworth adalah yang berkelopak keunguan.
Dalam hanakotoba, bunga ini sering diasosiasikan dengan ketulusan, antisipasi, dan harapan agar cinta yang telah bertumbuh tidak pernah pudar dikarenakan bunga anemon Jepang merupakan bukti nyata dari kemampuan alam untuk memberikan keindahan abadi serta mendukung ekosistem bahkan selama masa peralihan musim.
Secara umum, makna dari bunga anemone bisa berubah tergantung warnanya. Dan, warna ungu pada bunga ini menjadi ungkapan kepercayaan serta janji dari si pemberi untuk menunggu si penerima.
Munculnya bunga ini, dapat dimaknai sebagai wujud ketulusan perasaan yang tak pudar dari Elias kepada Chise, sebagai murid sekaligus mempelainya, dan kesediaan si Penyihir Berduri untuk menunggu si Sleigh Beggy sampai gadis itu siap. Selain itu, bunga ini juga menjadi penanda dari posisi Chise yang berada di antara dua dunia, manusia dan sihir.
Montbretia: Ketangguhan dan Keterhubungan dengan Alam
Sering disebut sebagai The Prince of Orange atau Coppertips, bunga bernama latin Crocosmia potsii ini memiliki makna yang lekat kaitannya dengan kehangatan, gairah, kegembiraan, kekuatan, dan ketekunan. Selain itu, bunga ini juga merepresentasikan kepercayaan diri serta dijadikan ungkapan perasaan cinta dan emosi yang mendalam.
Warnanya yang cerah serta sifatnya yang tangguh, menjadikan bunga ini juga dijadikan simbol dari pertumbuhan, keterhubungan dengan alam, ikatan komunal, dan petualangan.
Makna bunga ini sejalan dengan plot serial Mahoutsukai no Yome yang mengajak penonton untuk mengikuti petualangan Chise di dunia sihir yang penuh dengan berbagai unsur-unsur fantasi dan magis; serta menjadi simbol dari ketangguhan si Sleigh Beggy yang tekun belajar serta menjawab berbagai tantangan di dunianya yang baru.
Tak hanya itu, bunga ini juga menjadi pelantang dari pesan-pesan yang disampaikan oleh sang Mangaka, Kore Yamazaki, perihal keterhubungan manusia dengan sesamanya serta makhluk-makhluk lain yang juga sama-sama hidup di bumi ini.
Sweetbrier: Keindahan yang Fana dan Inspirasi Puitis
Bunga mawar liar bernama Latin Rosa rubiginosa ini juga dikenal dengan sebutan 'eglantine' di Inggris, hal ini berdasarkan aroma daun-nya yang manis layaknya apel serta karakteristik tanaman ini sebagai semak berduri.
Sweetbrier atau eglantine adalah bunga yang sangat populer dalam literatur Inggris, sebab sering kali muncul dalam berbagai puisi. Pun, teks-teks sejarah mengungkap kehadirannya di taman-taman milik bangsawan dan rakyat biasa, sering kali melambangkan sifat keindahan yang romantis dan sementara. Dalam floriografi Barat, bunga beraroma manis ini melambangkan luka, cinta, bakat, talenta, kejeniusan, kecantikan, keanggunan, serta inspirasi puitis.
Kehadiran bunga ini, yang pada bagian artikel sebelumnya masih berupa kuncup bunga, menjadi penekanan atas nasib Chise sebagai Sleigh Beggy yang rapuh dan fana; pun, eglantine juga jadi representasi talenta dan bakat alami si gadis sebagai seorang penyihir hebat.
Pickerelweed: Keseimbangan, Harmoni, dan Kedamaian
Tanaman liar bernama ilmiah Pontederia cordata ini tumbuh di berbagai lahan basah, seperti tepian kolam atau danau, tangkai daun mudanya dapat dimakan mentah (dengan buah yang belum matang dibuang) atau dimasak, pun bijinya dapat dimakan mentah dan dapat digiling halus sampai jadi bubuk untuk dijadikan tambahan granola atau sereal.
Secara umum, bunga ini melambangkan kemampuan untuk beradaptasi, ketahanan, pertumbuhan, serta keterkaitan antara manusia dengan lingkungan dan menjadi simbol keseimbangan, harmoni, serta keindahan alam; dalam penggunaan metafora yang lebih luas, pickerelweed bermakna kedamaian dan ketenteraman.
Makna-makna di atas sejalan dengan perkembangan karakter Hatori Chise yang senantiasa beradaptasi dan bertumbuh dalam lingkungan barunya di dunia sihir serta perannya yang seolah menjadi simbol keseimbangan di antara dua dunia.
Red Clover: Ketekunan, Kebahagiaan, dan Perlindungan
Bunga bernama ilmiah Trifolium pratense ini berasal famili Fabaceae atau Leguminosae dan masih satu suku Trifoliae dengan tanaman clover atau semanggi, sehingga secara umum menyimbolkan keberuntungan. Namun, sesungguhnya makna tanaman ini juga bisa berubah tergantung warna (bunga)-nya.
Bunga yang muncul pada serial ini adalah yang berwarna merah, dan dikenal juga sebagai reddo kurōbā yang dalam hanakotoba bermakna ketekunan; sementara dalam floriografi Barat, bunga ini menjadi simbol dari proteksi atau perlindungan serta kebahagiaan.
Pada masa kini, semanggi merah masih dikaitkan dengan ketahanan dan vitalitas karena sering ditemukan tumbuh subur di ladang dan padang rumput, sehingga tanaman ini pun menjadi bukti kegigihan dan pembaharuan alam.
Makna dari kehadiran red clover sangatlah sesuai dengan ketekunan dan kegigihan Chise untuk belajar sihir demi menolong siapapun yang membutuhkan uluran tangannya, sehingga secara tidak langsung bunga ini juga menjadi wujud dari harapan si Sleigh Beggy sebagai pelindung dan pembawa kebahagiaan.
Baca Juga: Hanakotoba dalam Anime Mahoutsukai no Yome (Bagian Empat): Mulai Baranohana sampai Wasurenagusa, dari Simbol Cinta sampai Lambang Kenangan