JawaPos.com - Rambut adalah mahkota yang dimiliki oleh semua orang. Namun, tidak semua orang mempunyai jenis rambut yang sama karena adanya faktor genetik yang berpengaruh terhadap ketebalan dan struktur rambut, seperti lurus, ikal, atau keriting.
Seringkali orang dengan rambut keriting mengalami kesulitan dalam menata rambutnya. Tentunya hal ini adalah wajar karena rambut keriting mempunyai tekstur berlekuk-lekuk sehingga cenderung mudah kusut, kering, dan patah.
Masyarakat Indonesia yang mayoritas berambut lurus, juga menjadikan banyak produk perawatan rambut di pasaran tidak dirancang khusus untuk rambut keriting, bahkan beberapa produk justru memperburuk kondisinya.
Maka dari itu, perawatan rambut keriting menjadi sebuah tantangan tersendiri dan membutuhkan komitmen yang kuat. Namun, jangan khawatir karena rambut keriting juga dapat dirawat agar dapat lebih mudah untuk diatur.
Melansir dari situs layanan kesehatan alodokter.com dan halodoc.com, berikut adalah sembilan cara untuk merawat rambut keriting yang dapat anda lakukan.
Baca Juga: Catat! Ini Tujuh Tips Menghadapi Kemacetan saat Liburan Natal dan Tahun Baru
1. Jangan Keramas Terlalu Sering
Shampo memang berfungsi untuk membersihkan kelebihan yang berada di rambut dan kulit kepala. Akan tetapi, bila shampo digunakan setiap hari akan menghilangkan minyak alami rambut. Dengan begitu, rambut menjadi kering dan mudah rapuh.
Jika anda mempunyai rambut keriting, sebaiknya hindari keramas setiap hari karena jenis rambut ini lebih mudah mengalami kekeringan. Meskipun begitu, tetaplah mencuci rambut saat dirasa kulit kepala terasa kotor dan berminyak atau telah beraktivitas yang mengeluarkan banyak keringat.
2. Menggunakan Shampo Khusus
Seringkali banyak shampo yang beredar di pasaran mengandung deterjen sebagai bahan pembersih utama. Deterjen merupakan suatu bahan yang berfungsi untuk mengikat kotoran, sebum. Namun, penggunaan bahan kimia ini dapat merusak kesehatan rambut.
Usahakan untuk menggunakan shampo bebas deterjen sebagai cara merawat rambut keriting. Pilihlah shampo dengan bahan bebas sulfat atau bebas SLS yang tertera di komposisi label.Selain itu, anda juga bisa memilih shampo yang telah dilengkapi serum sebagai tambahan.
3. Menggunakan Shampo Hanya di Kulit Kepala
Ujung rambut merupakan bagian yang paling tidak terjangkau dari kulit kepala. Maka dari itu, tidak heran bila bagian ini lebih mudah kering dan bercabang. Untuk mengatasinya, cobalah untuk mengoleskan shampo pada ujung rambut, lalu dibilas dengan air bersih.
4. Mengoleskan Kondisioner
Kondisioner membantu menjaga kelembaban dan kelembutan rambut setelah menggunakan shampo. Cobalah untuk mengoleskan kondisioner dari batang sampai ujung rambut dan diamkan untuk beberapa waktu. Jangan lupa untuk menggunakan kondisioner yang mengandung shea butter atau vitamin E agar rambut keriting tidak cepat kusut.
5. Mengeringkan Rambut dengan Lembut
Jangan pernah mengeringkan rambut dengan cara menggosokkan handuk ke kulit kepala. Cara ini membuat rambut menjadi lebih mudah kusut dan patah. Sebaiknya keringkan rambut dengan cara menekan-nekan handuk ke kulit kepala agar lebih menyerap air. Setelah itu, sisir rambut secara perlahan untuk mencegah kerontokan.
6. Jangan Menyisir Terlalu Sering
Tekstur rambut keriting yang sering disisir akan lebih mudah mengembang dan sulit ditata. Maka dari itu, usahakan untuk tidak terlalu sering menyisir rambut keriting. Sebagai gantinya, anda dapat menyisir dengan jari tangan atau menggunakan sisir bergigi jarang ketika rambut masih basah.
7. Tidak Menggunakan Hair Dryer
Hembusan angin panas yang berasal dari hair dryer dapat membuat rambut keriting menjadi mengembang berantakan. Jika terburu-buru, disarankan untuk menggunakan hair dryer yang telah dipasangkan diffuser berbentuk corong di mulutnya. Corong tersebut berfungsi agar angin yang dikeluarkan hair dryer tidak terlalu kencang dan merusak penampilan rambut.
8. Tidak Menggunakan Produk Penata Rambut Berbahan Silikon
Seringkali produk penata rambut menggunakan bahan silikon agar rambut tetap berkilau. Namun, penggunaan bahan ini sangat tidak dianjurkan karena dapat menutup lapisan terluar rambut sehingga kelembapan tidak sampai ke korteks. Dengan begitu, rambut keriting akan semakin kering.
Sebaiknya hindari penggunaan bahan silikon pada produk penata rambut. Bahan ini biasanya bertuliskan kata cone, conol, dan siloxane pada akhirannya, seperti silicone, dimethicone, dimethiconol, cyclopentasiloxane, dan sebagainya.
9. Menjaga Rambut saat Tidur
Rambut keriting cenderung lebih mudah berantakan saat bangun tidur. Kondisi ini dapat terjadi karena rambut yang bergesekan dengan sarung bantal. Untuk menjaga rambut tetap indah saat bangun tidur, cobalah untuk menggunakan sarung bantal dari sutra atau kain licin. Jika anda mengenakan topi, jangan lupa untuk melapisi bagian dalam topi dengan kain yang licin agar rambut keriting tidak berantakan saat topi dibuka.
Baca Juga: Waspada Link Penipuan! Cermati Tips Belanja Online Harbolnas 12.12 Agar Tetap Aman dan Hemat
Editor : Candra Mega Sari