Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Cek Label Sebelum Check-out Parfum: Perbedaan EDP, EDT, dan EDC yang Punya Pengaruh Terhadap Ketahanan Aromanya

Sadrina Rizka Ghasani Hartono • Sabtu, 30 November 2024 | 22:30 WIB
Ilustrasi parfum dengan label Eau De Parfume (EDP)
Ilustrasi parfum dengan label Eau De Parfume (EDP)

JawaPos.com – Parfum menjadi salah satu hal yang tidak boleh tertinggal ketika hendak pergi keluar rumah untuk beraktivitas. Dengan menggunakan parfum, tubuh akan selalu memiliki bau yang wangi sehingga dapat membuat suasana hati menjadi lebih baik.

Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa parfum dan manusia sudah menjadi hal yang tidak dapat terpisahkan. Pasti sering sekali kita menemukan orang lain yang berulang-ulang kali menyemprotkan parfum ke pakaiannya ketika sedang berada di tempat umum.

Semua parfum umumnya memiliki aroma yang bertujuan untuk membuat tubuh selalu wangi. Meski begitu, parfum juga memiliki perbedaan yang menentukan ketahanan aroma parfum pada tubuh dan mengharuskan pengguna untuk menyemprot ulang parfum.

Ketahanan aroma pada parfum tergantung pada konsentrasi kandungan parfum. Perbedaan konsentrasi parfum umumnya dapat diketahui oleh calon pembeli melalui label yang terdapat pada badan parfum atau kotak parfum.

Dihimpun oleh JawaPos.com, berikut adalah perbedaan lebel parfum yang perlu diketahui.

1. Parfume

Jika calon pembeli melihat tulisan Parfume pada kotak atau badan parfum, umumnya jenis parfum tersebut memiliki daya tahan yang sangat lama. Tidak hanya itu, jenis parfum yang memiliki label ini juga memiliki tingkat konsentrasi yang paling tinggi daripada jenis parfum yang lain.

Parfume diperkirakan memiliki tingkat konsentrasi sebanyak 15 persen hingga 40 persen. Dengan tingkat konsentrasi sebanyak itu, umumnya aroma parfum dapat bertahan sepanjang hari tanpa perlu disemprot ulang. Walaupun seperti itu, umumnya jenis parfum yang memiliki label Parfume memiliki harga yang cukup tinggi dibanding jenis lainnya.

2. Eau De Parfume

Eau De Parfume (EDP) jadi salah satu jenis parfum yang paling populer dan bisa didapatkan di mana saja. Saat ini sudah banyak perusahaan parfum dan bahkan artis mengeluarkan jenis parfum yang satu ini. EDP memiliki tingkat konsentrasi yang cukup tinggi yang membuat parfum jenis ini cocok untuk digunakan sehari-hari.

EDP menjadi jenis parfum kedua yang memiliki tingkat konsentrasi tertinggi, yaitu sekitar 15 persen hingga 20 persen. Dengan tingkat konsentrasi yang cukup tinggi, jenis parfum yang memiliki label EDP pada badan dan kotak parfum dapat bertahan selama 10 hingga 16 jam.

3. Eau De Toilette

Eau De Toilette (EDT) juga termasuk jenis parfum yang sangat mudah untuk ditemukan baik pada situs belanja online maupun swalayan terdekat dari rumah. Walaupun mudah ditemukan, tipe parfum EDT umumnya memiliki ketahanan aroma yang lebih sebentar daripada EDP. Karena itu, parfum EDT baiknya digunakan jika beraktivitas di dalam ruangan saja.

Karena tingkat konsentrasi parfum EDT yang hanya sekitar lima persen hingga 15 persen saja membuat jenis parfum ini bertahan lama hanya sekitar enam sampai 10 jam. Namun, nilai plus dari parfum EDT terdapat pada harganya yang tidak setinggi jenis parfum EDP dan Parfume.

4. Eau De Cologne

Di bawah tipe parfum EDT masih terdapat Eau De Cologne (EDC) yang tingkat ketahanannya lebih sebentar daripada parfum EDT. Parfum jenis ini diperkirakan hanya dapat bertahan sekitar empat jam saja karena tingkat konsentrasinya hanya sekitar dua hingga enam persen.

Jenis parfum yang memiliki EDC pada labelnya sebaiknya digunakan jika hendak beraktivitas di dalam ruangan atau ketika di dalam rumah saja. Sama seperti EDT, nilai plus parfum EDC terdapat pada harganya yang lebih murah daripada jenis parfum sebelumnya.

Itulah beberapa makna dari jenis parfum yang sering ditemukan pada badan atau kotak parfum. Karena perbedaan ini, perlu dipastikan lagi jenis parfum yang hendak dibeli serta harus menyesuaikan dengan aktivitas yang selalu dilakukan sehari-hari.

Di luar itu, tingkat konsentrasi tidak hanya menjadi faktor yang membuat aroma parfum tercium dan tahan lama. Jika ingin parfum memberika aroma yang dapat tercium orang lain, baiknya menyemprot parfum pada titik nadi yang terletak pada pergelangan tangan, bagian dalam siku, leher, dan belakang lutut.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#wangi #parfum #label