Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Simak Deretan Makanan yang Bisa Tambah Berat Badan Bayi, Mulai Alpukat, Oatmeal, hingga Selai Kacang

Lania Monica • Minggu, 13 Oktober 2024 | 15:00 WIB
Ilustrasi bayi makan buah-buahan (Dok. pexels)
Ilustrasi bayi makan buah-buahan (Dok. pexels)

JawaPos.com - Setiap orang tua pasti ingin melihat bayinya tumbuh sehat dan berkembang dengan baik. Salah satu indikator penting pertumbuhan bayi adalah berat badan mereka. Terkadang, kekhawatiran muncul ketika bayi tampak kurang berat badan dibandingkan rata-rata. 

Namun, penting untuk diingat bahwa setiap bayi memiliki pola pertumbuhan yang berbeda-beda. Orang tua harus memahami bahwa berat badan bayi bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk nutrisi dan pola makan.

Pada hari-hari pertama setelah lahir, bayi biasanya kehilangan 3–7% (bahkan hingga 10%) dari berat badan lahir mereka. Namun, berat tersebut biasanya akan kembali sekitar minggu kedua setelah kelahiran. Setelah itu, bayi biasanya akan bertambah berat sekitar 0,45 kg atau lebih setiap bulannya hingga usia 6 bulan. 

Sekitar ulang tahun pertama mereka, berat badan bayi seharusnya mencapai tiga kali lipat dari berat lahir mereka. Meski demikian, angka ini hanyalah rata-rata, dan setiap bayi mungkin memiliki pola kenaikan berat badan yang berbeda tergantung pada berat lahir dan faktor-faktor lainnya.

Jika dokter anak telah memastikan tidak ada masalah medis yang menyebabkan lambatnya penambahan berat badan bayi, seperti masalah jantung atau pencernaan, anda bisa mempertimbangkan memberikan makanan yang padat kalori. 

Dilansir dari laman healthline, berikut adalah beberapa makanan yang baik untuk membantu bayi menambah berat badan, berdasarkan kelompok usia mereka.

Bayi di Bawah 6 Bulan

Pada usia ini, sebagian besar kalori bayi berasal dari ASI atau susu formula. Yang bisa anda lakukan adalah memastikan frekuensi pemberian makan yang tepat dan bahwa bayi mendapatkan cukup nutrisi dari makanan mereka.

Bayi yang diberi ASI biasanya menyusui setiap 2–3 jam, sekitar 8–12 kali sehari selama 4 bulan pertama. Pastikan bayi benar-benar mengosongkan payudara untuk mendapatkan hindmilk, yang lebih kaya kalori dibandingkan foremilk. Selain itu, hindari memberikan air pada bayi di bawah 6 bulan, karena ASI atau susu formula sudah menyediakan semua cairan dan kalori yang dibutuhkan.

Bayi Usia 6–9 Bulan

Di usia ini, sebagian besar bayi mulai siap mengonsumsi makanan padat. Konsultasikan dengan dokter anak untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk memperkenalkan makanan pendamping ASI. Berikut adalah makanan yang dapat dimakan oleh bayi usia ini.

- Alpukat

Alpukat kaya akan lemak sehat yang membantu penambahan berat badan bayi. Anda bisa menyajikannya dalam bentuk puree atau potongan-potongan kecil.

- Oatmeal

Oatmeal adalah sumber serat yang baik dan mudah dicerna oleh bayi. Anda bisa membuat oatmeal yang lebih kaya dengan mencampurnya dengan susu formula atau ASI.

- Selai Kacang

Selai kacang mengandung lemak dan protein yang dapat mendukung penambahan berat badan bayi. Namun, pastikan untuk memperkenalkan makanan yang mungkin menyebabkan alergi, seperti kacang, dengan hati-hati.

Bayi Usia 9–12 Bulan

Di usia ini, bayi mungkin mulai lebih mudah menerima makanan dengan tekstur yang lebih bervariasi. Ikan seperti salmon mengandung protein dan lemak sehat yang penting untuk pertumbuhan bayi. Selain itu, ikan juga mengandung DHA, yang mendukung perkembangan otak.

Anak di Atas 1 Tahun

Pada usia 12 bulan, pertumbuhan bayi mulai melambat, dan mereka mungkin makan lebih sedikit dibandingkan sebelumnya. Namun, mereka masih memerlukan asupan nutrisi yang cukup. Minyak Zaitun atau Minyak Alpukat bisa dimakan pada usia ini, minyak ini bisa ditambahkan ke makanan untuk menambah asupan lemak sehat yang dibutuhkan oleh bayi. Misalnya, anda bisa menambahkan sedikit minyak ke dalam sup atau makanan lainnya.

Dengan memperhatikan pilihan makanan yang kaya nutrisi dan padat kalori, anda bisa membantu memastikan bayi tumbuh dan berkembang dengan sehat sesuai dengan kebutuhan mereka.

 
Editor : Hendra
#bayi #berat badan