Pondok Aren Jadi Area Terluas dan Setu Yang Terkecil, Mari Kenali Letak dan Kondisi Geografis Tangerang Selatan
Ibnu Baihaqi• Sabtu, 5 Oktober 2024 | 20:20 WIB
Peta Tangerang Selatan yang mencakup Ciputat (Dok. peta-hd.com)
JawaPos.com - Sebagai kota penghubung provinsi Banten dan DKJ, kota Tangerang selatan memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Oleh karena itu memahami kondisi geografis kota ini dapat memberikan manfaat komersial tertentu, seperti peluang mendapatkan konsumen dari dua provinsi berbeda, dan sebagainya.
Kota Tangerang Selatan adalah pemekaran dari kota Tangerang pada tahun 2008. Kota yang berlokasi di Timur Banten ini memiliki tujuh kecamatan dan lima puluh empat kelurahan. Kecamatan tersebut antara lain Serpong, Serpong Utara, Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, Pondok Aren, dan Setu.
Menurut UU Nomor 51 tahun 2008, luas wilayah Tangsel adalah 14.719 hektare. Namun setelah diukur oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) pada tahun 2017, ternyata luasnya mencapai 16.485,47 hektare. Karena perubahan tersebut, Pemkot Tangsel menetapkannya dalam Perda Nomor 9 tahun 2019.
Koordinat Kota Tangsel adalah 106º 38’- 106º47’ bujur timur dan 06º 13’30” - 06º 22’00” lintang selatan. Sebelah utara Kota Tangsel berbatasan dengan Kota Tangerang. Sedangkan Provinsi DKJ bersebelahan dengan sisi timur. Bogor dan Depok berbatasan dengan sebelah selatan Kota Tangsel. Terakhir, bagian barat berbatasan dengan Tangerang.
Pondok Aren menjadi kecamatan terluas di Tangerang Selatan. Kecamatan ini mencakup 18,08 persen wilayah Tangsel yang seluas 2.979,88 hektare. Sedangkan wilayah terkecil adalah Kecamatan Setu, yang memiliki luas 1.675,75 hektare. Luas tersebut hanya 10,17 persen dari wilayah Tangsel.