JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) tengah melakukan penataan kabel fiber optik yang menjuntai di lima ruas jalan. Dalam penataan itu, penyediaan kabel menjadi salah satu kendala.
"Kendalanya kemarin itu penyediaan kabel barunya. Kabel bawah tanahnya itu agak lama dari masing-masing provider. Karena yang atas sama yang bawah kan beda, jadi kabel yang di atas itu tidak bisa dimasukkin ke bawah karena beda kabel. Nah itu kendala, dari Apjatel-nya (Asosiasi Pengusaha Jaringan Telekomunikasi) yang disampaikan kepada kami," ungkap Pilar Saga Ichsan di Puspemkot Tangsel, Ciputat, kemarin.
Pilar memastikan, pihaknya terus mendorong Apjatel untuk segera merapihkan kabel-kabelnya. Selain itu, Pilar juga sudah meminta kepada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Kontruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel agar pola kerjanya tidak membahayakan orang.
"Kalau kabel kan tahun ini ada lima ruas jalan, dan lima-lima nya sudah berjalan. Tapi memang mudah-mudahan sampai Desember selesai karena ini kan bukan pakai APBD, ini dari Apjatel, kewajiban mereka," terang Pilar.
Dia menambahkan, penataan kabel fiber optik yang semrawut di Kota Tangsel akan terus dilakukan. Targetnya, kata Pilar, tahun depan ada sepuluh ruas jalan.
Karena itu, Pilar berharap agar semua provider bisa menyediakan kabelnya tepat waktu. "Mereka ada yang beralasan harus pesan dulu lah ke China, ada sekian bulan masuk ke sini. Itulah kendala-kendala teknis yang mereka hadapi ataupun mungkin anggaran di perusahaannya. Kami berharap dengan komitmen dengan Apjatel ini harusnya segera direalisasikan sesuai dengan komitmen yang sudah dibuat," pungkasnya. (mim)
Editor : Hendra