JawaPos.com – Terong sering kali dianggap sebagai sayuran, padahal secara botani, terong tergolong buah-buahan karena berasal dari bunga tanaman dan memiliki biji di dalamnya.
Salah satu varietas yang paling populer adalah terong ungu. Jenis ini memiliki cita rasa khas yang lezat serta mudah diolah menjadi berbagai hidangan. Dibandingkan terong hijau, kulit terong ungu lebih tebal. Rasanya sedikit pahit, namun dagingnya menjadi lembut ketika dimasak.
Terong ungu juga dikenal sebagai sumber nutrisi penting seperti vitamin dan mineral, yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Dikutip dari Healthline, terong ungu mengandung serat tinggi dan kalori rendah, yaitu sekitar 20,5 kalori per satu cangkir potongan dadu. Kombinasi ini sangat sesuai untuk Anda yang sedang menjalani diet penurunan berat badan.
Sementara itu, situs Health menyebutkan bahwa banyak manfaat kesehatan dari terong ungu berasal dari kandungan antioksidannya. Zat ini diketahui membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga fungsi organ tubuh tetap optimal.
Namun, meskipun mengandung banyak manfaat, konsumsi terong ungu secara berlebihan sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan gangguan kesehatan tertentu.
Berikut sejumlah manfaat kesehatan dari terong ungu yang perlu diketahui:
1. Mendukung Penurunan Berat Badan
Terong ungu merupakan makanan rendah kalori dan tinggi serat yang dapat dikonsumsi secara rutin untuk menjaga atau menurunkan berat badan. Kandungan seratnya membantu menimbulkan rasa kenyang lebih lama, sehingga mengurangi asupan kalori harian secara alami.
2. Menjaga Fungsi Otak
Kulit terong ungu mengandung nasunin, sejenis anthocyanin yang melindungi sel otak dari kerusakan akibat stres oksidatif. Menurut Journal of Alzheimer’s Disease, zat ini berpotensi memperlambat penurunan fungsi kognitif yang umum terjadi seiring bertambahnya usia.
3. Meningkatkan Sistem Pencernaan
Serat dalam terong ungu tidak hanya mendukung program diet, tetapi juga berfungsi melancarkan proses pencernaan. Serat ini membantu metabolisme dan meningkatkan penyerapan zat gizi dalam saluran cerna.
4. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Kulit terong ungu yang mengandung nasunin berperan sebagai antioksidan yang menjaga kesehatan jantung. Beberapa studi juga menunjukkan bahwa antioksidan dalam terong membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang bisa memicu penyakit jantung.
5. Merawat Kesehatan Kulit
Terong ungu mengandung vitamin C yang penting untuk produksi kolagen, protein yang menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. Antioksidan seperti nasunin juga melindungi kulit dari dampak buruk sinar UV dan polusi.
6. Membantu Kendalikan Gula Darah
Terong ungu memiliki kandungan polifenol dan serat yang mendukung pengaturan kadar gula darah. Polifenol membantu meningkatkan respons insulin, sedangkan serat memperlambat penyerapan gula dalam tubuh.
7. Menunjang Kesehatan Tulang
Terong ungu mengandung mangan dalam jumlah cukup tinggi, mineral yang berperan penting dalam pembentukan dan pemeliharaan tulang. Asupan mangan yang memadai dapat membantu mencegah osteoporosis dengan meningkatkan kepadatan tulang.
8. Menurunkan Risiko Kanker
Mengonsumsi terong ungu secara rutin dipercaya dapat menurunkan kemungkinan pertumbuhan sel kanker. Kandungan asam klorogenat dalam terong merupakan antioksidan kuat yang bersifat antikanker, antibakteri, dan antivirus.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah