Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Menjejak Budaya di Puspo Budoyo, Sanggar Tradisional di Tengah Kota Tangerang Selatan

Indri Ramadani • Selasa, 13 Mei 2025 | 11:00 WIB
Salah satu pertunjukkan tari tradisional dari sanggar tari Rumah Budaya Nusantara Puspo Budoyo. (Dok. puspobudoyo.com)
Salah satu pertunjukkan tari tradisional dari sanggar tari Rumah Budaya Nusantara Puspo Budoyo. (Dok. puspobudoyo.com)

JawaPos.com - Di tengah Tangerang Selatan, berdiri sebuah tempat yang menyimpan denyut budaya Nusantara. Namanya Rumah Budaya Nusantara Puspo Budoyo, sebuah sanggar tari dan musik tradisional yang berlokasi di Jl. Elang Raya No.1, Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten. Tempat ini tidak hanya memelihara warisan, tapi juga memberi napas baru pada seni tradisi.

Didirikan oleh pasangan Lies dan Luluk Sumiarso sejak tahun 2003, Puspo Budoyo hadir sebagai wadah pelestarian budaya yang otentik. Melalui sanggar ini, kekayaan seni Indonesia terus digaungkan, bahkan sampai ke panggung internasional. Visi mereka sederhana: menjadikan tempat ini sebagai rumah bagi seni tradisi yang bermutu, modern, dan mendunia.

Kelas Tari Tradisional (untuk Semua Usia, Dari Anak Hingga Dewasa)

Salah satu daya tarik utama di sini adalah kelas tari tradisional yang terbuka bagi semua kalangan. Anak-anak hingga dewasa diajak mengenal dan mencintai gerak tubuh yang sarat makna dari berbagai daerah Indonesia. Dari Tari Bali hingga Jawa, semua disampaikan secara penuh semangat dan penuh penghayatan.

Kelas-kelas ini terbagi sesuai usia dan tingkat kemampuan. Ada Kelas Basic untuk anak usia 3–7 tahun, hingga Kelas Intermediate untuk remaja berusia 12–17 tahun. Bahkan, tersedia pula Kelas Kepompong untuk wanita dewasa berusia 35–62 tahun yang ingin tetap aktif dan berkarya melalui tari.

Jumlah murid aktif mencapai lebih dari 180 orang, menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi. Kelas diadakan setiap hari Selasa, Kamis, Jumat, dan Minggu. Ini menjadi bukti bahwa seni tradisional masih punya tempat di hati masyarakat urban.

Lebih dari Sekadar Sanggar, Ini Tempat Belajar, Berkumpul, dan Tampil

Puspo Budoyo bukan hanya tempat latihan tari, tapi juga rumah bagi berbagai kegiatan seni. Pagelaran seni rutin diadakan, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Tak hanya tari, musik, dan teater tradisional pun ikut dipentaskan.

Tempat ini juga kerap menjadi lokasi workshop dan seminar seputar seni dan budaya Nusantara. Tujuannya untuk memperluas wawasan sekaligus menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap kekayaan budaya bangsa. Para pengunjung tak hanya disuguhi tontonan, tapi juga diajak ikut merasakan dan memahami.

Tempat Ideal untuk Menjelajah Budaya

Puspo Budoyo dikenal memiliki lingkungan yang sejuk dan asri. Pepohonan rindang, bangunan khas seperti candi, serta panggung teater terbuka menjadi ciri khasnya. Suasana Jawa yang kental menjadikan tempat ini nyaman dan tenang untuk belajar atau sekadar bersantai.

Tak jarang, tempat ini dipakai untuk sesi foto prewedding, pertunjukan seni, hingga pernikahan berkonsep tradisional. Fasilitasnya lengkap—ada toilet umum, kedai kopi, bahkan akses yang dekat dengan masjid, pasar, dan minimarket. Semua membuat tempat ini sangat mudah dijangkau dan menyenangkan untuk dikunjungi kapan saja.

Bagi yang ingin menonton pelatihan tari, tempat ini juga terbuka bagi publik. Melihat para penari berlatih dengan penuh semangat bisa jadi pengalaman yang menginspirasi. Tidak berlebihan jika Puspo Budoyo disebut sebagai salah satu sanggar terbaik di Tangerang Selatan. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#tangerang selatan #Puspo Budoyo #Sanggar #Rumah Budaya Nusantara Puspo Budoyo