JawaPos.com – Belakangan ini, di media sosial terdapat tren unik “normalize naming your child after something you love” atau yang berarti “normalisasikan menamakan anak dengan sesuatu yang dicintai”. Tren yang mulanya hanya celetukan biasa ini nampaknya bisa dianggap serius oleh sebagian orang.
Jauh sebelum tren tersebut muncul, tepatnya pada tahun 2017, media sosial Facebook sempat digegerkan dengan postingan Muis Iskandar yang mengaku memberi nama anaknya persis seperti mobil SUV keluaran Mitsubishi, yaitu Pajero Sport. Penamaan ini tentu tak lepas dari Muis yang memang penggemar berat mobil tersebut.
“Saya memang penggemar mobil Pajero Sport,” ujar Muis saat diwawancara oleh wartawan Jawa Pos di rumahnya di Pamulang, Tangerang Selatan.
Dalam wawancara tersebut, Muis dan istrinya Novi Yanti, membenarkan bahwa anak keempat keduanya yang dinamai Pajero Sport membuat heboh jagat maya. Namun demikian, Muis dan Novi Yanti tetap menyimpan makna yang bagus di balik penggunaan nama unik itu.
“Saya bilang, Pajero Sport itu kan mobil gagah. Saya ingin anak ini tumbuh menjadi laki-laki gagah dan siap menghadapi segala medan,” kata Muis.
Pajero Sport lahir pada 26 April 2017, pukul 23.15 WIB, di Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat. Pajero dilahirkan secara sesar dengan panjang 57 cm dan berat 3,2 kg.
Pada awalnya, keluarga memprotes ide Muis yang ingin memberi nama tidak biasa untuk anaknya. Muis juga sempat memikirkan nama lain, namun tidak ada satupun nama yang terpikirkan jika bayinya laki-laki selain Pajero Sport karena kecintaannya pada mobil yang sering melintas di lokasi proyeknya itu.
“Si Bapak kalau lagi di jalan ketemu Pajero, diikutilah. Sambil bercerita kepada saya tentang mobil Pajero dan bilang kalau punya anak ingin dinamai Pajero,” kenang Novi, lantas tertawa.
Momen uniknya, ketika Muis hendak menjemput Novi dari rumah sakit, mobil Pajero Sport semakin banyak berseliweran di sekitarnya, sehingga feeling Muis jadi kuat untuk memberi nama anaknya Pajero Sport.
“Sepanjang perjalanan pulang itu, saya bertemu mobil Pajero Sport lebih banyak daripada biasanya. Saya jadi makin yakin,” beber Muis.
Pihak Mitsubishi sendiri sempat mengunjungi kediaman keluarga Muis dan memberikan ucapan selamat serta apresiasi berupa kebutuhan bayi. Head of Public Relations Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Intan Vidiasari, mengaku kagum saat mendengar cerita bagaimana Muis menamakan nama anaknya Pajero Sport.
Fenomena ini ternyata turut diikuti oleh sejumlah pasangan. Tak lama dari momen viralnya Pajero Sport, merek-merek mobil ternama diketahui juga digunakan sebagai nama bayi, seperti misalnya Ignis Saputra lahir pada Juni 2017, Toyota Fortuner Tangguh lahir pada Juni 2017, Confero pada tahun 2018, hingga Mitsubishi Xpander lahir pada Februari 2020.
Penggunaan nama yang unik ini tampaknya akan selalu ada. Dengan makna yang beragam pula, penamaan ini bisa memberikan kesan yang istimewa dan berbeda dari anak-anak yang lain. Apakah anda juga tertarik menamai anak dengan merek otomotif?
Editor : Hendra