Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Kembali Terjadi! Oknum Guru Ngaji Cabuli Delapan Anak Perempuan di Ciputat Tangerang Selatan

Rita Salsabilla • Senin, 30 September 2024 | 16:05 WIB

Ilustrasi pelecehan seksual. (Dok. JawaPos)
Ilustrasi pelecehan seksual. (Dok. JawaPos)

JawaPos.com – Kasus kekerasan seksual terhadap anak kembali terjadi dan menggemparkan warga Tangerang Selatan. Seorang guru ngaji sekaligus marbot Masjid bernama Mahendra (40) tahun diduga mencabuli delapan anak perempuan.

Kejadian ini berlangsung di Jalan Muali, Kampung Maruga RT 02 RW 04, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel.

Usai kejadian tersebut, pelaku hampir diamuk warga yang geram atas aksi bejatnya pada Minggu malam (29/9/2024).

Kasatreskrim Polres Tangsel, AKP Alvino Cahyadi mengatakan, para orangtua korban telah membuat laporan kepolisian pada minggu malam tersebut.

“Saat ini kasus ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangsel. Penyidik sedang mendalami kasus tersebut,” ujar Alvino kepada wartawan, Senin, 30 September 2024.

Pelaku dugaan pencabulan, Mahendra, dikenal warga sebagai guru ngaji dan marbot Masjid Al-Huda di Kampung Maruga RT 02 RW 04, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel.

Rahman, Ketua RW 04 mengatakan, modus yang dilakukan pelaku adalah dengan mengiming-imingi para korban yang rata-rata berusia belasan tahun dengan doa yang bisa mengabulkan segala permintaan korban. Pelaku kemudian mencabuli para korbannya di kontrakan pelaku.

“Semua korban diiming-imingi bisa dikabulkan permintaan mereka lewat doa dan juga ditakut-takuti bisa membuat korban gila,” ujar Rahman, Senin, 30 September 2024.

Perbuatan cabul terbongkar setelah salah satu korban berani buka suara ke orangtuanya.

Pihak orang tua kemudian mengadu ke pengurus lingkungan setempat dan segera mendatangi kontrakan pelaku, serta membuat laporan kepolisian pada malam itu.

 
Editor : Hendra
#tangerang selatan #tangsel #kekerasan seksual