JawaPos.com – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) memiliki beberapa subtes untuk menguji kemampuan para peserta. Salah satu subtes ini mencakup kemampuan dalam berbahasa Indonesia, yaitu subtes Pengetahuan dan Pemahaman Bahasa (PBM).
Kata baku menjadi materi yang diujikan dalam subtes PBM. Tujuannya adalah untuk mengenali mana kata baku dan kata tidak baku, karena biasanya penggunaan kata-kata tidak baku lah yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut ini adalah kata-kata baku yang sesuai dengan standar KBBI Indonesia sekaligus kata-kata tidak baku yang sering disalahgunakan:
- Asas = azas
- Aktivitas = aktifitas
- Atlet = atlit
- Apotek = apotik
- Astronaut = astronot
- Afdal = afdol
- Azan = adzan
- Analisis = analisa
- Bus = bis
- Berpikir = berfikir
- Cedera = cidera
- Cendekiawan = cendikiawan
- Detergen = deterjen
- Diagnosis = diagnosa
- Debet = debit
- Esai = essai
- Ekstrem = ekstrim
- Embus = hembus
- Familier = familiar
- Frustrasi = frustasi
- Frekuensi = frekwensi
- Filsuf = filsof
- Fotokopi = fotocopy
- Gua = goa
- Guncang = goncang
- Gaib = goib
- Gerebek = grebek
- Hafal = hapal
- Hipotesis = hipotesa
- Hektare = hektar
- Hakikat = hakekat
- Isap = hisap
- Ideologi = idiologi
- Izin = ijin
- Ijazah = ijasah
- Imbau = himbau
- Jagat = jagad
- Jenius = genius
- Jumat = jum’at
- Jenderal = jendral
- Kompleks = komplek
- Kedaluwarsa = kadaluwarsa
- Karier = karir
- Kiai = kyai
- Manajer = manager
- Napas = nafas
- Nasihat = nasehat
- Nakhoda = nahkoda
- Risiko = risiko
- Respons = respon
- Sirene = sirine
- Sekadar = sekedar
- Sopir = supir
- Salat = shalat, sholat
- Tekad = tekat
- Teknik = tehnik
- Zaman = jaman