Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Urai Kepadatan Arus Balik, MenPANRB Rini Widyantini Tetapkan Penyesuaian Flexible Working Arrangement (FWA)

Zalzilatul Hikmia • Minggu, 6 April 2025 | 18:42 WIB

Sejumlah penumpang pesawat memadati Terminal Kedatangan 1A, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (06/04/2025).  Pengelola bandara Soetta menyebutkan pergerakan penumpang penerbangan di bandara itu pada arus balik H+5 Lebaran 2025/Idul Fitri 1446 Hijr
Sejumlah penumpang pesawat memadati Terminal Kedatangan 1A, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (06/04/2025). Pengelola bandara Soetta menyebutkan pergerakan penumpang penerbangan di bandara itu pada arus balik H+5 Lebaran 2025/Idul Fitri 1446 Hijr

JawaPos.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Rini Widyantini menetapkan Flexible Working Arrangement (FWA) untuk aparatur sipil negara (ASN) pada Selasa, 8 April 2025. FWA diharapkan bisa mengurai kepadatan arus mudik libur lebaran dan Nyepi.

Penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan bagi ASN tersebut diatur dalam SE Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2025, yang ditandatangani Menteri PANRB, Jumat (4/4). Keputusan ini diambil berdasarkan masukan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan stakeholder terkait.

Sebelumnya, pada SE Menteri PANRB No.2 Tahun 2025 pengaturan FWA dilaksanakan selama 4 hari sebelum libur nasional dan cuti bersama Hari Suci Nyepi 1947 dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, yaitu pada Senin (24/3) sampai Kamis (27/3). Melalui perubahan SE ini dilakukan penyesuaian dengan menambahkan 1 hari, yaitu pada Selasa, tanggal 8 April 2025.

Melalui SE baru ini, instansi pemerintah pusat dan daerah diminta untuk mengatur pelaksanaan tugas kedinasan ASN dengan memanfaatkan skema FWA sesuai karakteristik tugas masing-masing instansi. Penyesuaian ini wajib mempertimbangkan akuntabilitas, keterukuran kinerja, serta tidak mengganggu layanan publik kepada masyarakat.

Meski menerapkan FWA, Rini meminta agar instansi pemerintah tetap menjamin terselenggaranya pelayanan publik dan pelaksanaan pemerintahan secara optimal. “Kita ingin memastikan pelayanan publik tetap berjalan dan mobilitas masyarakat saat arus balik tetap aman dan nyaman,” ujarnya dikutip Minggu (6/4).

Pelayanan publik yang bersifat esensial dan langsung bersentuhan dengan masyarakat diimbau untuk tetap berjalan dengan baik melalui pengaturan jadwal kerja yang efisien dan proporsional. Instansi juga diharapkan menyiapkan petugas pelayanan yang memadai dan sistem pendukung berbasis teknologi informasi sebagaimana juga telah dilakukan pada arus mudik.

Lebih lanjut, Rini menekankan pentingnya kolaborasi antarpimpinan instansi dalam mengelola pelaksanaan tugas selama masa arus balik Lebaran dan Nyepi ini. Sebab, pelayanan publik merupakan wajah pemerintah.

“Momen arus balik menjadi wujud nyata bagaimana kita bisa menjaga kualitasnya dengan tetap memberikan ruang bagi ASN untuk menjalankan tugas secara adaptif, sebagaimana arus mudik yang dapat dilakukan dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, dia pun mengajak masyarakat terus berpartisipasi aktif dalam pemantauan pelayanan publik. Masyarakat dapat menggunakan kanal LAPOR! dan berkontribusi dalam survei kepuasan masyarakat.

Di sisi lain, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ASN yang bertugas selama libur Lebaran untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat terus berjalan, baik itu ASN yang bekerja di sektor kesehatan, perhubungan, dan bidang pelayanan publik lainnya.

“Kami sangat menghargai dedikasi rekan-rekan ASN yang tetap harus bekerja di tengah libur lebaran. Ini adalah bukti nyata komitmen ASN untuk melayani masyarakat tanpa henti,” ungkapnya.

Di lingkup BKN sendiri, kata dia, selama periode libur Lebaran tahun ini, seluruh pegawai BKN tetap menunjukkan kinerja yang produktif dalam mendukung pelayanan administrasi kepegawaian. Di antaranya meliputi, jumlah surat usul kepegawaian yang diproses pada periode 28 Maret - 04 April 2025 mencapai 479 surat. Kemudian, penerbitan pertimbangan teknis (Pertek) NIP berjumlah 4.005 Pertek.

Tidak hanya itu, selama libur lebaran BKN juga memastikan bahwa layanan ASN berbasis digital seperti sistem berbagi pakai SIASN dan portal pengaduan daring tetap dapat diakses oleh instansi pemerintah dan masyarakat umum. Dengan begitu, pengguna layanan BKN tetap dapat melakukan proses layanan, khususnya yang membutuhkan persetujuan BKN seperti usul NIP, kenaikan pangkat, mutasi, dan pensiun dari instansi ke BKN.

“Kami mengingatkan seluruh ASN untuk tetap menjaga semangat pelayanan dan profesionalisme, terutama di momen-momen penting seperti ini,” pungkasnya.

Editor : Hendra
#menpanrb #FWA #Rini Widyantini