Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Di BSD City Tangerang Selatan, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto Kritik Pelibatan Jokowi di Kontestasi Pilkada

Folly Akbar • Senin, 4 November 2024 | 07:25 WIB

 

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 

JAKARTA – PDI Perjuangan (PDIP) menyindir sejumlah calon kepala daerah dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mencoba menarik mantan Presiden Joko Widodo masuk dalam kontestasi. Cara tersebut dinilai menunjukkan mentalitas yang lemah.

Sebelumnya, calon gubernur Jakarta Ridwan Kamil dan calon gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bertemu dengan Jokowi. Pertemuan itu berlangsung seusai KIM menginginkan Jokowi ’’turun gunung’’. Tujuannya membantu calon kepala daerah yang diusung koalisi gemuk tersebut.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menilai langkah itu mempertontonkan mentalitas yang lemah. Apalagi, momen itu dilakukan saat elektabilitas dalam survei turun.

’’(Saat) ketidakpercayaan publik yang makin besar, kemudian Pak RK datang ke Pak Jokowi, itu menunjukkan mentalitas kalah,’’ ujarnya di BSD City, Tangerang Selatan, kemarin (3/11).

Situasi serupa, lanjut dia, dilakukan Luthfi di Jawa Tengah. Baginya, praktik itu seperti mengembalikan Indonesia ke Orde Baru.

Padahal, semestinya cagub tidak perlu melakukan itu. Sebab, pemilih lebih suka kandidat menawarkan gagasan dan mempertontonkan prestasi. ’’Budaya restu-restuan itu adalah budaya lama, budaya Orde Baru. Berbeda dengan budaya anak muda, generasi milenial, gen Z ya mengedepankan prestasi. Itu bedanya,’’ kata dia.

Hasto menduga para calon yang mendatangi Jokowi menginginkan campur tangan dari aparatur negara di pilkada. Tapi, dia yakin pengaruh Jokowi tak lagi kuat mengingat Presiden Prabowo Subianto sudah menekankan pentingnya aparat netral pada pilkada. (far/c19/bay)

Editor : Hendra
#pdip #hasto kristiyanto #hasto #jokowi