Malam yang istimewa ini jatuh pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Meskipun kapan pastinya malam ini turun tidak diketahui, tetapi terdapat petunjuk dalam Al-Quran dan hadis yang memberikan informasi tentang tanda-tanda serta keistimewaan malam ini.
Yuk, simak lebih banyak tentang makna, ciri-ciri, serta doa-doa dan amalan apa saja yang bisa anda lakukan demi mendapatkan keutamaan malam Lailatul Qadar.
Lailatul Qadar: Malam Kemuliaan yang Menentukan bagi Umat Manusia
Lailatul Qadar terdiri dari dua kata dalam bahasa Arab, yaitu 'lailah' yang berarti malam, dan 'al-qadr', yang artinya adalah kemuliaan atau penetapan; yang secara bahasa dimaknai sebagai suatu malam kemuliaan atau malam penentuan.
Selain itu, Lailatul Qadar juga dapat diartikan sebagai malam penentuan ketetapan yang ditentukan pada waktu itu sebagai jalan atau petunjuk bagi umat manusia. Kemudian, malam ini bisa juga diartikan sebagai malam kemuliaan tertinggi yang dianugerahkan kepada Nabi Muhammad SAW ketika malaikat Jibril menurunkan surah Al-Alaq di Gua Hira, sehingga sejak saat malam itu perikemanusiaan dicerahi oleh kemuliaan, dan peradaban dikeluarkan dari kegelapan menuju cahaya rahmat yang gemilang.
Muhammad Quraish Shihab, dalam buku Membumikan Al-Quran, memberikan penjelasan terkait arti dan makna kata qadar sebagai berikut:
- Pertama, qadar berarti penetapan atau pengaturan sehingga lailatul qadar dipahami sebagai malam penetapan Allah bagi perjalanan hidup manusia.
- Kedua, qadar berati kemuliaan, sebab malam tersebut adalah malam mulia yang tiada bandingnya karena menjadi titik tolak dari segala kemuliaan yang dapat diraih.
- Ketiga, qadar berarti sempit, karena pada malam ini para malaikat turun ke bumi sehingga mereka berhimpitan, seperti yang ditegaskan dalam Surat Al-Qadar: "Pada malam itu turun malikat-malaikat dan ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan."
Malam ketika Pintu Rahmat dan Ampunan Terbuka Lebar
Malam Lailatul Qadar, atau yang dikenal sebagai Malam Kemuliaan, adalah salah satu malam paling istimewa dalam agama Islam sebab pada malam yang penuh berkah ini, Allah SWT menurunkan Al-Quran pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW.
Berikut adalah beberapa keistimewaan Lailatul Qadar yang menjadikannya sebagai malam yang selalu dinanti-nanti kedatangannya oleh seluruh umat Muslim:
- Seluruh pahala dari amal-ibadah akan dilipatgandakan, seperti yang terucap dalam hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.
- Terbukanya pintu-pintu rahmat dan ampunan.
- Dihapuskannya dosa-dosa yang telah lalu.
- Kesempatan untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT.
Dengan memahami keistimewaan malam Lailatul Qadar, umat Muslim diharapkan dapat memanfaatkan momen berharga ini dengan sebaik-baiknya untuk mendapatkan ampunan, rahmat, dan berkah dari Allah SWT.
Enam Ciri Lailatul Qadar, Jemput Tanda Keberkahan Malam Seribu Bulan
Kebanyakan umat Muslim, saking berharapnya untuk berjumpa dengan malam Lailatul Qadar, mereka sampai berburu ciri-ciri malam yang lebih baik dari seribu bulan ini. Dalam sebuah riwayat dari Abi bin Kaab bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, yang artinya:
"Malam itu adalah malam yang cerah yaitu malam ke-27 (dari bulan Ramadhan). Dan tanda-tandanya ialah, pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa sinar yang menyorot." (HR Muslim)
Berikut enam ciri atau tanda kedatangan malam Lailatul Qadar:
- Malam yang hening, yang bahkan suara bising angin dan hewan-hewan malam terdengar samar; keheningan ini menjadi cerminan dari keagungan malam Lailatul Qadar serta petunjuk keberkahan yang akan datang.
- Perasaan damai serta batin yang tenang, orang-orang yang mengalami Lailatul Qadar sering kali merasakan kedamaian serta ketenangan batin sebab keterhubungan mereka dengan Dzat Allah SWT yang begitu kuat.
- Cahaya yang mencerahkan yang bersinar terang tapi tidak menyilaukan, bisa terlihat di langit ataupun di tempat-tempat ibadah.
- Dorongan untuk bersedekah, biasanya orang-orang yang menjemput malam ini akan merasakan keinginan yang kuat untuk bersedekah dan menjadi perpanjangan tangan-Nya dalam memberikan rahmat untuk seluruh alam.
- Kebiasaan beribadah, di mana orang-orang akan mengintensifkan ibadahnya, mulai dari salat malam, tilawatil Quran, berzikir, dan lain-lain demi menjemput keberkahan malam ini.
- Munculnya tanda-tanda kebesaran Tuhan, yang bisa berupa mimpi yang penuh makna atau pengalaman spiritual yang mendalam.
Munculnya tanda-tanda di atas menjadi petunjuk yang sangat jelas bahwa malam tersebut adalah malam yang istimewa, yaitu malam Lailatul Qadar.
Doa dan Amalan Malam Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar memberikan berkah yang begitu besar kepada siapa saja umat muslim yang mendapatkannya. Bahkan, malam Lailatur Qadar disebut sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan sehingga yang sangat diharapkan kedatangannya oleh umat Muslim di seluruh dunia. Pasalnya, pada malam penuh kemuliaan itu, Allah SWT menjanjikan keberkahan dan kesejahteraan untuk hamba-hamba-Nya.
Ada banyak doa dan amalam yang bisa dilakukan oleh umat Muslim untuk meraih berkah malam Lailatul Qadar. Berikut doa serta amalan yang bisa dilakukan ketika sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.
- Doa Malam Lailatul Qadar
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allohumma Innaka Afuwwun Kariim Tuhibbul Afwa Fa'fuanna.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Zat Maha Pengampun lagi Maha Pemurah, senang pada ampunan, maka ampunilah kami, wahai Zat yang Maha Pemurah."
- Mendirikan Salat
Dalam pencarian berkah malam Lailatul Qadar, dianjurkan untuk tidak hanya melaksanakan salat wajib saja, tetapi juga memperbanyak salat sunnah, seperti salat malam, seperti salat tarawih, salat taubat, salat tasbih, salat tahajud, salat hajat, hingga salat witir.
- Membaca Al-Quran
Tadarus juga bisa dilakukan, mengingat membaca Al-Quran merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW di setiap waktu, termasuk di bulan Ramadhan, apalagi memasuki 10 hari terakhir di bulan suci.
- Itikaf
Iktikaf adalah berdiam di dalam masjid dengan syarat tertentu dan niat beribadah semata-mata hanya untuk Allah SWT.
- Berdoa, Berzikir, dan Bersalawat
Dzikir, doa, serta salawat pada malam Lailatul Qadar menjadi amalan yang penting untuk dipanjatkan dengan tulus dan ikhlas sehingga menjadi peluang besar dikabulkannya harapan-harapan baik kita.
- Bersedekah
Sedekah menjadi amalan penyempurna pada malam Lailatul Qadar, ini karena sedekah adalah penyeimbang antara ibadah ritual dan sosial sehingga menjadi penyempurna keimanan dan kualitas ibadah seseorang.
- Bertaubat
Malam Lailatul Qadar juga dapat diisi dengan muhasabah diri atau merenungkan kesalahan serta ibadah yang sudah dilakukan. Dalam 10 hari terakhir bulan Ramadhan juga jadi kesempatan yang baik dalam memperbaiki diri. Taubat dengan sungguh-sungguh adalah suatu perilaku yang sangat disayangkan apabila ditinggalkan begitu saja, karena pintu taubat akan jauh lebih terbuka pada malam-malam Ramadhan.
Dengan mengamalkan amalan-amalan yang telah dianjurkan di atas pada malam Lailatul Qadar, kita dapat berharap bisa meraih keberkahan, ampunan, rahmat, serta kemudahan dalam segala urusan kehidupan dunia dan akhirat.
Baca Juga: Hukum Mencicipi Makanan saat Puasa: Bolehkah Dilakukan Tanpa Membatalkan Ibadah? Ini Penjelasan Para Ulama