Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Hanakotoba dalam Anime Mahoutsukai no Yome (Bagian Dua): Makna Bunga Poppy, Simbol Kehidupan dan Kematian sampai Lambang Harapan serta Penghiburan

Erie Dewangga • Kamis, 16 Januari 2025 | 20:00 WIB

Serial anime Mahoutsukai no Yome juga kaya dengan hanakotoba.
Serial anime Mahoutsukai no Yome juga kaya dengan hanakotoba.

JawaPos.com — Serial Mahoutsukai no Yome (The Ancient Magus Bride), adaptasi anime dari manga karangan Kore Yamazaki, selain penuh dengan keajaiban sihir, ternyata juga kaya dengan simbolisme yang hadir melalui bahasa bunga, lho!

Yuk, simak bagian kedua dari rangkaian artikel ini yang membahas hanakotoba dari bunga poppy yang jadi bunga yang spesial di hati Hatori Chise, tokoh utama dari serial Mahoutsukai no Yome atau MahoYome.

Bunga Poppy: Simbol Kehidupan dan Kematian dalam Serial MahoYome

Bukan sebuah kebetulan bahwa bunga yang paling diasosiasikan dengan Hatori Chise adalah bunga poppy (Papaver somniferum).

Dalam episode pertama serial The Ancient Magus’ Bride, bunga poppy memang hanya muncul sekilas pada adegan lagu pembuka. Namun, meski demikian, bunga poppy membawa peran penting untuk membangun hanakotoba atau floriografi sebagai narasi sekunder yang berjalan bersamaan dengan perkembangan karakter Hatori Chise.

Seperti yang telah diketahui, Chise telah hidup berdampingan dengan sihir (atau lebih tepatnya unsur-unsur supranatural) di sepanjang hidupnya. Sebelum Elias mengangkatnya sebagai murid, sihir hanya menimbulkan rasa sakit dan penderitaan baginya.

Sebagian besar bunga yang mengelilingi Chise dalam episode pertama MahoYome, seperti yang telah ditunjukkan pada artikel sebelumnya, semuanya menunjuk pada makna kematian serta kelahiran kembali. Makna ini pun termasuk dengan bunga poppy yang muncul pada episode keduanya.

Dengan cara tertentu, Chise dibawa ke dunia bawah dan telah terlahir kembali. Dalam kilas balik pembuka pada episode kedua, penonton melihat si Gadis menerawangkan pandangannya ke luar jendela pesawat dalam penerbangannya dari Jepang menuju Inggris. Salah satu pemilik di rumah lelang tempat dia menjual dirinya menegaskan kembali kalau Chise telah mengatakan bahwa dia tidak peduli apakah dia hidup atau mati. Meskipun demikian, masih ada sedikit semangat juang yang tersisa dalam diri si Sleigh Beggy. Dia tidak dapat mengatasi rasa sakit dengan baik, katanya.

Angelica Varley diperkenalkan dalam episode ini, dan bertindak sebagai katalisator untuk sedikit keajaiban pertama Chise ketika gadis sebatang kara itu mencoba memakai sihir untuk pertama kalinya menggunakan bantuan batu kristal dengan mengingat ladang bunga poppy yang melambangkan ibunya.

Pun, bukan kebetulan bahwa Angelica muncul sebagai sosok keibuan di sini dengan menepuk kepala Chise dan mengatakan kepadanya bahwa ladang bunga poppy kristal yang tidak sengaja dia dapatkan bukanlah kesalahannya. Bahkan sebelum dia menyerahkan kristal itu kepada Chise, hal pertama yang Angelica berikan kepada Chise adalah secangkir teh hangat. Dia bertanya tentang keadaan Chise, dan menegur Elias atas sikap sang Magus. Angelica-lah yang mengajari gadis itu sedikit keajaiban pertamanya, dan hasil akhirnya adalah kenangan bahagia yang dimiliki Chise tentang ibunya, yang diawetkan dalam kristal dingin.

"Aku tidak yakin apakah aku benar-benar menyukainya. Itu hanya sesuatu yang kuingat," kata Chise ketika Elias bertanya apakah dia menyukai bunga poppy.

Bunga poppy muncul dalam benaknya karena pada suatu waktu, si gadis melihat ladang bunga poppy bersama ibunya. Ini adalah momen langka yang dialami Chise bersama ibunya yang tidak diwarnai kesedihan serta kehilangan.

Episode kedua dibuka dengan perkataan ibu Chise bahwa ia seharusnya tidak pernah melahirkannya sebelum melompat keluar jendela. Ya, saat gadis itu masih kecil, ia melihat ibunya bunuh diri, dan dirinya yakin bahwa ialah yang patut disalahkan atas kematian ibunya.

Baca Juga: Hanakotoba dalam Anime Mahoutsukai no Yome (Bagian Satu): Mulai dari Poinsettia hingga Lavender, Simbol Kemurnian Hati sampai Harapan Dapat Jawaban

Rasa bersalah tersebut terasa jelas di sepanjang episode, meskipun agak berkurang oleh kenangan indah tentang ladang bunga poppy dan kata-kata Elias kepada Chise. Berkat momen inilah, beban emosional yang ditanggung si Sleigh Beggy mulai luruh dari pundaknya satu-satu.

Bunga ini sejatinya adalah gulma, sehingga tak jarang dijumpai tumbuh liar ladang pun medan bekas pertempuran, dan sering dimaknai sebagai simbol kelahiran kembali dan ketahanan atau kegigihan.

Saat ini, bunga poppy melambangkan banyak hal, mulai dari tidur, mimpi, imajinasi, terlupakan, kematian, keabadian jiwa, kedamaian, kepedulian, kasih sayang, firasat cinta, serta keceriaan dan kelemah-lembutan. Namun, sebenarnya, makna bunga ini berbeda-beda tergantung warnanya; yang umum dijumpai adalah merah, kuning, dan putih.

Kemunculan bunga-bunga ini dalam ingatan Chise, mengisyaratkan emosi kompleks yang tersisa setelah ibunya bunuh diri dan kelahiran kembali si Gadis Berambut Merah di dunia sihir.

Poppy Merah: Kenangan, Harapan, Rasa Syukur, dan Penghiburan

Seperti yang diketahui, ada tiga warna bunga poppy yang muncul dalam visualisasi kenangan Chise dengan ibunya, yaitu poppy merah, kuning, dan putih.

Bunga poppy merah, atau juga dikenal sebagai hinageshi (雛芥子) di Jepang ini, memiliki hanakotoba yang berkaitan dengan perasaan syukur dan kenyamanan; sementara, dalam floriografi Barat, bunga ini melambangkan penghiburan, kenangan, dan kematian.

Selain melambangkan tidur abadi, saat ini, bunga poppy merah juga melambangkan kenangan dan harapan. Dikarenakan puisi berjudul In Flanders Field yang ditulis oleh Letkol. John McCrae, bunga poppy kini juga membawa pesan perdamaian dengan sentimen tersirat tentang pengorbanan prajurit karena bunga ini cenderung tumbuh di medan bekas peperangan.

Dalam kaitannya dengan karakter Hatori Chise, bunga poppy merah melambangkan rasa syukur dan kenyamanan yang (sadar ataupun tidak sadar) dirasakan oleh si gadis ketika mengingat kembali kenangannya tentang mendiang sang ibu.

Pun, bunga ini juga menjadi harapan agar Chise dapat berdamai dengan diri serta masa lalunya yang jauh dari kata menyenangkan. Dan, harapan tersebut perlahan-perlahan menjadi nyata melalui hubungan si gadis dengan Elias di sepanjang seri.

Poppy Kuning: Optimisme dan Kesuksesan

Selanjutnya adalah poppy kuning atau keshi (-ki) (芥子(-黄)). Bunga ini, dalam hanakotoba, melambangkan kesuksesan dan kekayaan; sedangkan dalam floriografi Barat, poppy kuning sering kali menjadi simbol optimisme serta kemampuan untuk melihat sisi baik serta hal-hal positif atas kenangan dari orang-orang yang telah meninggal.

Makna bunga poppy kuning sangat terkait dengan harapan agar gadis Sleigh Beggy ini dapat melihat hal-hal baik dan positif dari dirinya melalui kenangan-kenangannya di masa lalu, dan selalu optimis menyongsong hari esok meskipun yang kehidupan yang pernah dilaluinya cukup menyedihkan.

Poppy Putih: Optimisme dan Kesuksesan

Baca Juga: Hanakotoba dalam Anime Houseki no Kuni (Bagian Dua): Hasu sampai Suzuhime, Lambang Buddha sampai Simbol Cinta Abadi

Yang terakhir adalah poppy putih atau keshi (芥子), yang dalam hanakotoba melambangkan perasaan terlupakan serta ungkapan untuk tidur. Dan, dalam floriografi Barat, bunga ini bermakna kedamaian yang langgeng, kebajikan yang membumi, dan kemurnian yang tak ternoda. Pun, dalam kepercayaan Romawi, bunga poppy putih berarti penghiburan.

Selain itu, bunga poppy putih juga dapat melambangkan kepolosan dan kemurnian serta dikaitkan dengan kepercayaan dan jiwa yang abadi.

Makna hanakotoba di atas cukup menggambarkan keadaan Chise yang sebenarnya ingin melupakan segala hal di masa lalunya yang sengsara, tapi ternyata masih tersisa memori-memori indah, seperti kenangan saat ia melihat ladang bunga poppy bersama sang ibu yang menghibur hatinya sehingga sukar untuk dihapuskannya begitu saja. Kenangan itu, dan jiwa sang ibu, abadi dalam hatinya.

Pun, makna bunga ini dalam floriografi Barat juga sesuai dengan karakter serta tujuan Chise yang baru setelah ‘dilahirkan kembali’ menjadi polos dan murni tak ternoda, yaitu mencari kedamaian yang tak sesaat dengan menjadi sosok bajik yang gemar menolong siapa saja.

California Poppy: Kabar Baik, Kedamaian, Kegigihan, dan Semangat

Selain bunga poppy (Papaver somniferum) berwarna merah, kuning, dan putih, masih ada satu lagi jenis bunga ini yang menggambarkan karakter Chise si Sleigh Beggy dalam serial MahoYome, yaitu California Poppy (Eschscholzia californica) atau juga dikenal sebagai cawan emas. Bunga ini muncul beberapa kali di sekitar Chise, salah satunya adalah ketika ia dan Elias berjalan pulang menuju rumah mereka di pedesaan yang asri dan jauh dari hiruk-pikuk di tepian London.

Bunga yang ini melambangkan kesuksesan, kedamaian, cinta, serta kabar baik; dengan kelopaknya yang berwarna jingga cerah dan strukturnya yang halus, bunga ini menjadi simbol semangat; Sebagai tanaman yang tahan kekeringan, bunga yang berjuluk Copa de Oro ini juga menyiratkan pesan kegigihan mengatasi segala cobaan.

Makna bunga ini sangat menjelaskan peristiwa yang dialami oleh Chise di atelier milik Angelica, seolah menjadi kabar baik, dengan mana berkat percobaan pertamanya memakai sihir, si Gadis Berambut Merah inipun akhirnya menemukan semangatnya yang baru untuk belajar sihir dengan tekun di bawah bimbingan Elias.

Selain itu, bunga ini juga menyiratkan langkah-langkah kecil Chise untuk menggapai perdamaian antara dirinya dengan masa lalunya yang pilu dan menyongsong masa depan yang kini terbentang di hadapannya.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#bahasa bunga #anime #hanakotoba #manga #The Ancient Magus Bride #Mahoutsukai no Yome