JawaPos.com - Pastry merupakan salah satu jenis kue yang berasal dari Eropa. Kue ini terbuat dari campuran tepung, gula, air, dan mentega putih. Mempunyai tekstur yang berlapis-lapis dengan cita rasa yang lembut dan garing ketika digigit. Biasanya kue ini disajikan sebagai pendamping kopi atau teh, makanan penutup, dan cemilan. Tidak jarang, pastry juga dikonsumsi saat sarapan atau makan malam.
Pastry dapat ditemukan dengan mudah di toko roti, kafe, atau supermarket. Seiring berkembangnya tren dan inovasi dalam dunia kuliner, membuat pastry memiliki berbagai jenis. Namun, secara garis besar pastry dapat dibedakan menjadi lima jenis berdasarkan adonan, teknik pemanggangan, hingga tekstur yang dihasilkan.
Melansir dari situs rotienak.com, berikut adalah lima jenis pastry dalam dunia kuliner yang perlu anda ketahui.
1. Puff Pastry
Jenis pastry ini telah melalui banyak proses penggilingan secara berulang. Saat matang, pastry ini memiliki banyak lapisan yang renyah. Salah satu ciri khas yang dimiliki oleh puff pastry, yaitu adanya udara dan lemak yang terjebak dalam adonan yang berlapis.
Anda juga bisa mengolesi adonan pastry dengan mentega dan dilipat secara berkali-kali untuk mendapatkan hasil akhir yang lebih renyah dan berlipat.
2. Shortcrust Pastry
Shortcrust pastry tergolong jenis pastry yang simpel dan mudah untuk dibuat. Adonan pastry ini bisa dibilang cukup tahan banting karena bersifat kohesif. Karena sifatnya yang kokoh, tidak jarang adonan shortcrust pastry sering dijadikan sebagai bahan dasar pie, kue tart, dan kukis.
Jenis pastry ini bertekstur kering di bagian luar, tetapi masih terdapat adonan basah di dalamnya. Tidak hanya itu, shortcrust pastry juga dikenal mempunyai potongan buah di bagian atasnya.
3. Phyllo Pastry
Phyllo pastry biasa disebut juga sebagai Filo. Pastry ini mempunyai bentuk yang tipis seperti kertas sehingga membutuhkan proses penggilingan secara berulang. Tekstur pastry ini berlapis-lapis dan sangat renyah bila digigit. Tidak hanya itu, pastry ini juga sangat multifungsi karena bisa digulung, dilipat, dan dilapisi sesuai dengan selera.
4. Choux Pastry
Jenis pastry ini bisa dibilang cukup berbeda dengan pastry lainnya. Untuk membuat choux pastry, tidak membutuhkan proses melipat dan menggiling. Adonan pastry ini diaduk secara bersamaan di atas kompor untuk memerangkap uap. Dengan begitu, membuat bagian dalamnya kosong dan berongga. Bagian inilah yang akan diisi dengan berbagai krim, fla, atau selai yang bisa dikreasikan sesuai selera.
5. Flaky Pastry
Flaky pastry mempunyai tekstur yang lebih renyah dan mengandung mentega yang cukup banyak daripada puff pastry. Jenis pastry ini cenderung ringan, memiliki tekstur yang berlapis, dan mudah hancur. Biasanya flaky pastry dijadikan sebagai bahan untuk membuat turnovers dan quiche.
Jenis pastry ini memiliki adonan yang cenderung sederhana bila dibandingkan pastry lainnya. Namun, membutuhkan keterampilan tangan yang lembut. Disarankan untuk tidak banyak mengaduk adonan pastry ini karena membuat hasil menjadi lebih rapuh dan keras.
Editor : Candra Mega Sari