Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

16 Rekomendasi Manga Gourmet yang Bisa Bikin Diet Jadi Berantakan karena Tergiur Hidangan Super Endul

Erie Dewangga • Rabu, 18 Desember 2024 | 10:00 WIB
Rekomendasi manga gourmet
Rekomendasi manga gourmet

JawaPos.com — Anda hobi masak dan bercita-cita jadi juru masak terkenal? Anda foodies yang suka makan-makan dan ingin jadi food-vlogger populer?

Buat anda yang punya minat di bidang kuliner, ada lho genre manga yang memang dikhususkan untuk membahas makanan beserta seluk-beluk persiapan sebuah hidangan sebelum sampai di meja makan. Gourmet namanya.

Dilansir dari MyAnimeList, berikut adalah 16 rekomendasi judul manga gourmet bisa dijadikan sarana menambah pengetahuan di bidang kuliner!

1. Bartender

Manga karya duet Jou Araki dan Kenji Nagatomo ini bercerita tentang Ryuu Sasakura, si Bartender Jenius yang telah menghabiskan delapan tahun di Eropa dan kemudian kembali ke Jepang untuk menjelajahi dunia bar lokal.

Sebagai veteran berpengalaman di industri ini, Sasakura dengan tangan dinginnya selalu tahu cara membuat minuman yang sempurna untuk menyesuaikan suasana hati dan situasi para pelanggan.

Saat melayani pelanggan di bar Lapin, Sasakura memanfaatkan keahlian dan kepekaan intuisinya tersebut secara maksimal. Kemudian berkat pelayanannya yang luar biasa, para pelanggan Sasakura pun selalu mendapatkan sesuatu yang istimewa.

Bersama Ryuu Sasakura, dan para bartender lain, anda akan diajak untuk melepaskan sejenak segala beban di pundak melalui suguhan berbagai macam cocktail yang tersaji di hadapan pelanggan.

Ada kisah di setiap gelas, ada makna di balik semua cerita. Bagi anda yang penasaran dengan filosofi di balik minuman-minuman seperti Highball, Grasshopper, Oldpal, atau Alexander, langsung aja baca aksi Ryuu Sasakura di balik meja bar.

2. Bambino!

Manga seinen karya Tetsuji Sekiya ini menceritakan Shogo Ban, seorang mahasiswa dari Fukuoka, yang gemar memasak. Berkat pemilik restoran tempatnya bekerja paruh waktu, Shogo Ban mendapati dirinya bekerja di restoran Italia terbaik di Roppongi, Trattoria Baccanale, dan menemukan bahwa pekerjaan sebagai seorang juru masak sebenarnya tidak semudah yang ia kira.

Manga ini mengikuti Shogo Ban saat ia berjuang untuk mengimbangi beban kerja yang padat dan rekan-rekannya, bersama dengan berbagai masalah di luar dapur seperti hubungannya dengan pacarnya yang ia tinggalkan di Fukuoka. Bagi anda yang ingin merasakan panasnya dapur dari restoran terkenal, cobalah untuk membaca manga gourmet satu ini.

3. Madoromi Barmaid

Baca Juga: Mempengaruhi Penampilan dan Kesehatan! 4 Kebiasaan Sehari-Hari Ini Bisa Bikin Punggung Bungkuk di Usia Muda

Manga karangan Pao Hayakawa yang rilis melalui majalah Manga Times ini bercerita tentang Yuki Tsukigawa, seorang bartender yang bekerja di bar portabel miliknya sendiri, sebuah gerobak kecil beroda yang berpindah lokasi setiap malam dan menarik pelanggan yang menghadapi berbagai macam masalah.

Yuki menyajikan cocktail yang tidak hanya memberikan rasa yang tak terlupakan, tetapi juga meninggalkan kesan abadi di hati, secara bertahap meredakan kekhawatiran pelanggannya.

Bagi anda yang sedang dilanda resah dan gundah, silakan mampir ke bar portabel milik Yuki, si Bartender Mengantuk.

4. Bistro Pas Mal no Jikenbo

Selamat datang di Bistro Pas Mal, sebuah bistro Prancis tempat pertemuan dan perpisahan terjadi!

Manga pendek karangan duet Yumiko Harao dan Fumie Kondou ini bercerita tentang berbagai peristiwa yang terjadi di Bistro Pas Mal, sebuah Restoran kecil masakan Perancis yang terdiri dari 4 pekerja,  Shinobu Mifune, Head Chef yang pendiam, tidak ramah, dan tidak sabaran, tetapi berwawasan luas, dan memiliki kemampuan yang hebat dalam bidang kuliner; Yoji Shimura, Sous Chef yang ramah, tetapi juga galak; Yuki Kaneko, Sommelier yang juga seorang peminum kelas berat dan penyuka gosip tentang percintaan; dan Tomoyuki Takatsuki, staf yang baru bekerja sebagai Garcon (petugas penerima tamu), pemuda ramah yang sedikit ceroboh dan sering kena marah Chef Mifune.

Menariknya, bagi anda yang ingin segera mencoba hidangan yang disajikan oleh Chef Mifune, tak perlu repot-repot pergi ke Bistro Pas Mal, karena manga ini sudah dilengkapi juga dengan resep serta cara memasaknya, lho.

5. Kodoku no Gourmet

Manga ini tak ubahnya sebuah diari bagi seorang foodies, karena hanya menggambarkan bagaimana Gorou Inogashira, sang tokoh utama, memilih tempat untuk menyantap sebuah hidangan pada hari itu.

Namun, manga ini tidak seperti manga gourmet lainnya, sebab Gorou suka makan di restoran murah yang tidak memiliki hal-hal trivial tentang kuliner. Kedua mangaka, Jiro Taniguchi dan Masayuki Kusumi, mencoba menggambarkan esensi dari tindakan "makan" melalui monolog Gorou.

Esensinya, makan sendirian di sembarang tempat makan bukanlah hal yang membosankan. Seperti yang dilakukan Gorou, anda berbicara sendiri dan memperhatikan pelanggan lain. Terutama saat mampir ke restoran murah yang tidak dikenal, mungkin anda akan sedikit khawatir apakah ada "kebiasaan" yang harus dipatuhi ataukah makanan yang disajikan tidak cocok di lidah; setengah gugup dan setengah penasaran tentang apa yang akan mereka sajikan untuk kita. Manga ini membuat siapapun menyadari bahwa "makan di luar" itu hal yang menyenangkan.

6. Shinya Shokudou

Manga karangan Abe Yarou ini berkisah tentang sebuah kedai makanan kuno yang buka sepanjang malam, berbagai hidangan disiapkan oleh pemilik kedai untuk memenuhi selera pelanggan yang berbeda-beda. Bersama tiap hidangan, terdapat suka-cita, kesedihan, cobaan, dan kesengsaraan para pelanggan setianya.

Shinya Shokudou adalah apa yang bisa anda sebut sebagai sepotong kehidupan, dengan setiap bab menceritakan kisah seorang pelanggan beserta makanan yang mereka pesan. Anda benar-benar dapat menikmati ceritanya sebagai gosip tengah malam yang sederhana, atau anda dapat membacanya dan mengambil makna dari setiap cerita.

Yang menarik dari Shinya Shokudou adalah bagaimana ceritanya sangat menenangkan, mudah diikuti, dan terkadang sangat relevan. Manga ini benar-benar tidak mencoba memaksakan apa pun kepada pembaca, atau mencoba menjadi sesuatu yang besar.

7. Maiko-san Chi no Makanai-san

Kyoto adalah rumah bagi banyak distrik tempat para wanita muda bekerja sebagai geisha, penghibur yang membawakan lagu dan tarian tradisional. Kiyo Nozuki adalah seorang remaja yang tinggal di sebuah rumah bangsawan kecil tempat tinggal sekelompok maiko—calon geisha. Ia selalu mengagumi geisha dan awalnya pindah ke Kyoto dengan harapan menjadi maiko.

Namun, Kiyo menyadari bahwa ia tidak cocok untuk pekerjaan itu. Karena tidak ingin terlalu kesal, ia memutuskan untuk membantu kelompoknya dengan menggunakan keahliannya yang paling hebat—menjadi seorang juru masak dan memasak makanan lezat untuk mendukung kehidupan mereka sehari-hari.

Manga karangan Aiko Koyama ini bisa menjadi manga yang menyembuhkan sekaligus manga yang bisa menyakiti diri anda sendiri. Manga ini menyembuhkan, karena setiap babnya menghangatkan hati dengan mana pembaca akan menyadari bahwa hidup bisa menjadi indah dengan begitu banyak hal yang sepele. Namun, manga ini bisa menjadi manga yang menyakiti diri sendiri karena, 1) Anda sedang diet, dan 2) Anda bisa terserang rasa rindu kampung halaman setelah membaca kisah Kiyo.

8. Little Forest

Manga karangan Daisuke Igarasahi ini berkisah tentang seorang gadis bernama Ichiko, yang tinggal sendirian di sebuah desa di tepi hutan di pelosok Jepang.

Manga seinen ini memuat kisah yang cukup sederhana tentang pendewasaan serta menemukan tujuan hidup. Premisnya mengikuti seorang wanita muda yang tinggal di pertanian saat ia bercocok tanam dan memanen tergantung pada musim. Anda akan diajak melihat alasan-alasannya untuk jadi petani yang tinggal di desa yang jauh dari hiruk-pikuk kota, serta seluk-beluk pertanian itu sendiri, termasuk momen-momen hangat seperti menciptakan makanan lezat dari hasil panennya.

Meskipun kaya dengan hal-hal yang biasa saja, tetapi ada keindahan dalam momen-momen sederhana dalam hidup. Setiap bab menampilkan hidangan atau makanan yang diambil atau dipanen dari lingkungan sekitar Ichiko di pedesaan Komori atau "hutan kecil." Alur cerita manga ini sangat organik, dan keagungan alam yang ditampilkan di dalamnya memanfaatkan sumber keajaiban yang sama. Little Forest adalah cita rasa yang sangat tinggi, tetapi hanya bagian lain dari permadani menakjubkan yang terus ditenun Daisuke Igarashi hingga saat ini.

9. Alice-san Chi no Iroribata

Manga karya Bunta Kinami ini berkisah tentang Alice yang kembali ke kota asalnya setelah 10 tahun berada di Tokyo. Ia kini tinggal sendirian di sebuah rumah tradisional Jepang dengan perapian yang cekung. Harumi, teman masa kecilnya, dengan gugup bertemu dengannya lagi setelah sekian lama, tetapi kehangatan perapian bersama Alice sama hangatnya seperti di masa lalu.

Alice-san Chi no Iroribata adalah manga yang cukup bagus yang bertujuan untuk menghadirkan sensasi melalui keindahan pesona genre slice-of-life. Tentu saja, dengan satu pemain utama, yaitu kesederhanaan. Seperti halnya manga ber-genre serupa, manga ini memiliki karakter yang dapat menceritakan kisah yang menyentuh hati pembaca melalui banyak kenangan yang tercipta dalam perjalanan hidup di mana manga ini mencakup segmen tertentu dalam kehidupan.

10. Yama to Shokuyoku to Watashi

Manga karangan Hideo Shinanogawa ini bercerita tentang Hibino Ayumi, seorang wanita 27 tahun, dan pekerja kantoran lajang yang biasa-biasa saja. Namun, di waktu luangnya, ia berubah menjadi seorang gadis pendaki solo. Berbekal banyak bahan makanan lezat, ia melahap jalan setapak pegunungan, satu per satu. Bagi anda yang hobi makan dan naik gunung, manga ini bisa dijadikan pilihan bacaan di kala senggang.

11. Yaiteru Futari

Baca Juga: Ulasan Koe no Katachi atau A Silent Voice, Film Animasi Karya Naoko Yamada yang Diadaptasi dari Manga Karangan Yoshitoki Oima: Hangat dan Emosional

Karena kurang percaya diri, Kenta Fukuyama yang berusia 30 tahun selalu gagal dalam usahanya berjuang dengan asmara. Namun, pertemuan dengan desainer Chihiro Yamaguchi benar-benar mengubah hidupnya. Meskipun sikapnya tampak dingin, Chihiro ramah dan penyayang, membuat Kenta mengembangkan perasaan padanya. Demikian pula, sifat Kenta yang baik dan tulus segera memikat hati Chihiro, dan keduanya pun segera memutuskan untuk menikah.

Pemalu, tidak berpengalaman, dan terpisah oleh jarak, Kenta dan Chihiro awalnya menghadapi kesulitan sebagai pengantin baru. Terlepas dari itu, melalui kecintaan mereka terhadap BBQ dan dengan bantuan sesekali dari orang-orang terdekat mereka, pasangan itu secara bertahap belajar untuk menghadapi masalah mereka dan memajukan hubungan mereka yang unik dan sepenuh hati.

Kisah yang sederhana namun sangat manis, Yaiteru Futari atau How to Grill Our Love karangan Shiori Hanatsuka ini adalah manga yang benar-benar cocok untuk hari hujan yang akan menghangatkan hati siapa saja. Jika anda sesekali menikmati kisah romansa yang ringan, tidak perlu mencari lebih jauh lagi, karena manga inilah jawabannya.

12. Koi wo Futasaji

Mengisahkan tentang Mikami Kotoha, seorang koki, yang mengalami pelecehan seksual di restoran Italia tempat ia bekerja dan segera mengajukan pengunduran dirinya. Ia memutuskan untuk merenovasi toko milik nenek kesayangannya dan menjadikannya miliknya sendiri. Ia melanjutkan persiapan dengan Hirosawa-san, yang diperkenalkan kepadanya oleh kakak laki-lakinya, tetapi ia dalam kesulitan karena pertentangan dari kakeknya. Kepada Hirosawa-san, yang dengan baik hati membantunya dalam kesulitan seperti itu, tiba-tiba hatinya terasa sakit. Dan, akhirnya, tibalah hari sebelum kafe dibuka. Namun, sesuatu yang tak terduga tiba-tiba terjadi!

13. Aisare Tenshi na Classmate ga, Ore ni dake Itazura ni Hohoemu

Manga shounen karangan Takafumi Mizuguchi dan Fumio Nahari ini bercerita tentan Souma Ichinose, seorang siswa SMA yang bercita-cita menjadi koki pastri dan mengabdikan dirinya untuk membuat kue. Ia bertemu Chika Satomi, seorang teman sekelas perempuan, saat ia membawakannya beberapa manisan. Chika adalah seorang gadis cantik dengan kepribadian yang menenangkan, yang dikenal di sekolah sebagai "Malaikat Perdamaian".

Souma mengira Chika adalah gadis baik yang akan mendengarkan kekhawatirannya tentang membuat manisan, tetapi, tak disangkanya bahwa Chika akan menunjukkan sisi dirinya yang tak terduga hanya saat mereka berdua, dan hati Souma pun hampir meledak dibuatnya! Manga tentang kue ini adalah sebuah kisah manis dan menggairahkan tentang pertemuan seorang calon koki pastri dengan seorang malaikat nakal!

14. Maid-san wa Taberu Dake

Manga karya Susumu Maeya ini menceritakan tentang apa yang harus dilakukan seorang maid ketika dia tiba-tiba terjebak di Jepang selama setahun? Makan, tentu saja! Ikuti cerita calon pembantu Suzume Tachibana saat dia mencoba berbagai macam makanan Jepang, mulai dari makanan manis seperti taiyaki dan roti melon, hingga makanan ringan gurih seperti takoyaki dan onigiri! Namun, berhati-hatilah—sementara Suzume memuaskan selera makannya melalui suguhan lezat demi suguhan lezat, dia mungkin akan berakhir dengan membangkitkan selera makan anda!

15. Shinmai Shimai no Futari Gohan

Setelah ayahnya menikah lagi, Sachi tiba-tiba punya saudara tiri baru, Ayari. Awalnya, interaksi mereka canggung, dan sangat singkat. Namun, mereka segera menemukan kecintaan yang sama terhadap makanan!

Sachi segera menemukan hasrat Ayari untuk memasak, dan kedua saudara tiri itu segera mulai terikat karena masakan Ayari yang lezat, dan mulai mengatasi hambatan yang pernah memisahkan mereka. Sementara orang tua mereka pergi berbulan madu, mereka belajar untuk mengatasi perbedaan mereka, dan mulai semakin akrab berkat berbagai hidangan yang mereka masak, sajikan, dan makan bersama.

Manga karangan Yutaka Hiiragi ini sangat menghangatkan hati. Selain itu juga, anda akan sangat menyukai fakta bahwa sang mangaka menyertakan resep hidangan yang dimasak oleh Sachi dan Ayari, sehingga Anda bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah!

Baca Juga: 10 Rekomendasi Manga Bertema Ninja Selain Naruto, Mulai dari Jigokuraku yang Menegangkan sampai Ninja Hattori-kun yang Menyenangkan

16. Pan wo Nameruna!

Muyu Uchiki yang berusia sembilan belas tahun telah menjadi seorang penyendiri sejak putus sekolah dua tahun lalu. Meski begitu, ia memiliki sumber pendapatan yang cukup sebagai desainer grafis jarak jauh untuk Renard du Tibet, toko roti milik bibinya di Kamakura. Namun, ketika bibinya hamil dan pamannya berakhir di kursi roda, Muyu dipilih untuk menjadi manajer sementara toko tersebut—posisi yang mengerikan bagi kaum introvert akut seperti dirinya.

Karena merasa bahwa ini mungkin merupakan kesempatan untuk mengubah hidupnya menjadi lebih baik, Muyu dengan berat hati menerimanya meskipun harus meninggalkan kampung halamannya. Ternyata Muyu telah menjadi selebriti di Kamakura, desainnya menarik perhatian luas dari penduduk setempat—terutama maskot yang ia gambar untuk bisnis bibinya. Popularitas yang tak terduga ini memperburuk kecemasan sosialnya, tetapi Muyu segera terbukti memiliki bakat dalam layanan pelanggan. Yang perlu ia lakukan selanjutnya adalah menjalin hubungan dengan karyawan di bawah manajemennya untuk memastikan kerja tim yang lancar dan menjaga reputasi toko roti tersebut.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#kuliner #manga #gourmet #rekomendasi