JawaPos.com – Keputusan untuk hidup tanpa anak atau childfree semakin banyak diungkapkan secara terbuka oleh individu di berbagai belahan dunia. Alasan di balik pilihan ini beragam, mulai dari pertimbangan keuangan, fokus pada karier, hingga kepedulian terhadap dampak lingkungan.
Pilihan hidup tanpa anak merujuk pada keputusan sadar untuk tidak memiliki keturunan. Istilah ini sudah muncul sejak awal 1900-an dan mulai lebih banyak dibicarakan pada masa Feminisme Gelombang Kedua.
Penting untuk memahami tren ini karena semakin banyak orang yang menyuarakan alasan di balik keputusan tersebut, yang meliputi berbagai faktor sosial, ekonomi, dan pribadi.