Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Musik Bisa Percepat Pemulihan Pasca Operasi: Mengurangi Rasa Sakit, Kecemasan, dan Penggunaan Obat

Nurul Fitriyah • Kamis, 24 Oktober 2024 | 12:35 WIB

Ilustrasi mendengarkan musik (Dok. Freepik)
Ilustrasi mendengarkan musik (Dok. Freepik)

JawaPos.com – Mendengarkan melodi yang tepat dapat membantu mempercepat proses pemulihan setelah operasi. Selain meredakan rasa sakit, terapi musik juga mampu mengurangi kecemasan dan kebutuhan akan obat penghilang rasa sakit.

Musik merupakan kombinasi suara yang disusun secara harmonis untuk menciptakan melodi, ritme, dan harmoni. Setiap aliran musik memiliki karakteristik unik yang mampu mempengaruhi emosi dan suasana hati pendengarnya.

Pasca operasi berarti masa pemulihan setelah menjalani tindakan bedah, di mana tubuh memulai proses penyembuhan. Selama periode ini, perawatan yang tepat dan pengelolaan rasa sakit sangat penting untuk mempercepat pemulihan dan mengurangi komplikasi.

Mengetahui manfaat musik dalam mempercepat pemulihan pasca operasi sangat penting, karena dapat membantu mengurangi rasa sakit, kecemasan, serta penggunaan obat penghilang rasa sakit. Terapi musik memberikan cara yang aman dan alami untuk mendukung proses penyembuhan tubuh.

Berikut manfaat musik dalam mempercepat pemulihan pasca operasi seperti mengurangi rasa sakit, kecemasan, dan penggunaan obat dilansir dari laman Medicinenet oleh JawaPos.com.

Baca Juga: Dua Program Terapi Musik Hip Hop yang Berhasil Sembuhkan Kesehatan Mental dan Manfaatnya untuk Anak Muda Menurut Psikiater


1. Pemulihan Pasca Operasi

Mendengarkan musik memberikan dampak signifikan bagi pemulihan pasca operasi. Penelitian menunjukkan bahwa musik membantu mengurangi rasa sakit, kecemasan, dan menstabilkan detak jantung pasien. Dalam proses ini, musik bertindak sebagai distraction yang menenangkan, membantu mengurangi kebutuhan obat penghilang rasa sakit.

Contoh pasien yang mendengarkan lagu favorit mereka merasakan kecemasan berkurang drastis. Selain itu, mereka membutuhkan lebih sedikit morfin untuk mengatasi rasa sakit.

2. Mengurangi Kebutuhan Obat 

Penggunaan musik mengurangi dosis morfin hingga setengahnya. Musik membantu pasien lebih cepat pulih tanpa ketergantungan obat yang berlebihan. Proses ini terjadi karena musik memicu perasaan nyaman yang mempengaruhi sistem saraf tubuh.

Misal seorang pasien yang rutin mendengarkan musik lembut setelah operasi menunjukkan penurunan penggunaan obat penghilang rasa sakit. Efek musik mempercepat pemulihan tanpa banyak intervensi medis.

3. Menurunkan Kadar Kortisol 

Peneliti menemukan bahwa mendengarkan musik dapat menurunkan kadar hormon stres, kortisol. Kadar kortisol yang rendah membantu tubuh lebih rileks dan memfasilitasi proses penyembuhan alami. Kondisi ini membuat tubuh lebih responsif terhadap pemulihan.

Seperti pasien yang mendengarkan musik sebelum dan setelah operasi menunjukkan kadar kortisol yang lebih rendah, meningkatkan kesehatan selama masa penyembuhan.

4. Membantu Transisi dari Anestesi

Musik dapat menenangkan pasien saat mereka bangun dari anestesi. Ini memberikan rasa nyaman dan akrab, mengurangi kebingungan dan kecemasan yang biasa dialami pasien pasca operasi. Proses ini mempermudah transisi menuju keadaan sadar sepenuhnya.

Contoh pasien yang mendengarkan musik setelah operasi merasa lebih tenang saat sadar dari anestesi, mengurangi kecemasan yang sering dialami pada fase tersebut.

5. Mengoptimalkan Sirkulasi Oksigen 

Musik membantu menurunkan detak jantung, yang meningkatkan sirkulasi oksigen ke seluruh tubuh. Hal ini mempercepat proses penyembuhan dengan memfasilitasi pengiriman nutrisi ke jaringan yang membutuhkan perbaikan setelah operasi.

Misal mendengarkan musik menenangkan membuat sirkulasi darah lebih lancar. Oksigen yang terdistribusi dengan baik mempercepat pemulihan luka operasi. 

Baca Juga: Checklist Barang-Barang Pra Konser Musik yang Wajib Dibawa Penonton, Jangan Sampai Ketinggalan!

6. Musik Sesuai Preferensi Pasien 

Musik terbaik untuk pemulihan adalah yang paling disukai pasien. Mendengarkan musik yang dikenal dan disukai meningkatkan efektivitas terapi, membantu menciptakan suasana positif selama proses pemulihan.

Seperti seorang pasien yang memilih mendengarkan lagu pop favorit mereka merasa lebih nyaman dan tenang setelah operasi. Hal ini membuat pemulihan mereka lebih cepat dan tanpa stres berlebihan.

7. Murah dan Mudah Diterapkan 

Musik dapat diimplementasikan di ruang pemulihan dengan biaya rendah dan sedikit usaha. Terapi musik memberikan manfaat besar tanpa perlu biaya besar, sehingga menjadi pilihan yang sangat praktis.

Contoh rumah sakit yang menambahkan musik ke ruang pemulihan melihat peningkatan kepuasan pasien. Proses ini tidak memerlukan perubahan besar namun memberikan dampak positif bagi kesehatan pasien.

Menerapkan musik sebagai bagian dari perawatan pasca operasi memberikan banyak manfaat, mulai dari meredakan rasa sakit hingga menurunkan kecemasan. Dengan terapi musik yang tepat, proses pemulihan menjadi lebih nyaman dan kebutuhan obat penghilang rasa sakit dapat berkurang.

Editor : Hendra
#operasi #musik