Selasa, 4 Agustus 2026
Logo

92 Ribu Pelajar dan Masyarakat Tangerang Sudah Terima MBG, Kepala Dinas Pendidikan Dorong Guru untuk Periksa Makanan

Jumat, 10 Okt 2025 | 16:21 WIB
Siswa SD di Kota Tangerang menerima program MBG.
Siswa SD di Kota Tangerang menerima program MBG.

JawaPos.com - Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 92 ribu pelajar dan masyarakat telah menerima manfaat dari program tersebut, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA, termasuk bagi balita serta ibu hamil dan menyusui.


Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin mengatakan, pelaksanaan MBG di Kota Tangerang berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Pemkot memastikan penyaluran makanan bergizi dilakukan secara merata di seluruh sekolah dan lembaga pendidikan.

"Alhamdulillah, MBG di Kota Tangerang berjalan lancar mulai dari jenjang PAUD hingga SMA dan juga sekolah luar biasa (SKh). Saat ini sudah ada 17 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan Pemkot terus mengawasi agar pelaksanaan MBG berjalan maksimal," kata Jamaluddin, Jumat (10/10).

Dia menjelaskan, Pemkot Tangerang secara rutin melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap sekolah-sekolah penerima program. Para guru juga dilibatkan aktif untuk memantau kualitas makanan yang dibagikan kepada peserta didik.

"Guru kami dorong aktif melakukan pemeriksaan makanan, memastikan kualitasnya sesuai standar dan tidak ada kekurangan. Jika ada keluhan, pelajar dapat langsung melapor ke guru untuk segera ditindaklanjuti," lanjutnya.

Program MBG menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendukung peningkatan gizi anak bangsa dan mencegah stunting sejak dini. Melalui penyediaan makanan bergizi yang terjamin kualitasnya, Pemkot Tangerang berharap dapat membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan produktif.

"Program ini akan terus kami awasi agar berjalan lancar dan diterima dengan baik oleh pelajar hingga ibu hamil atau menyusui. Mudah-mudahan, MBG mampu berkontribusi dalam mencetak Generasi Indonesia Emas 2045 dari Kota Tangerang," imbuh Jamaluddin.

 

Editor : Hendra
Bagikan:

Artikel Terkait

SMKN 6 Semarang Minta Distribusi MBG Dihentikan Sementara, 10 Siswa Masih Dirawat

SMKN 6 Semarang Minta Distribusi MBG Dihentikan Sementara, 10 Siswa Masih Dirawat

SMKN 6 Semarang meminta distribusi MBG dihentikan sementara. Sebanyak 10 siswa masih dirawat, sementara penyebab gangguan kesehatan masih diselidiki.

Setelah MBG Tak Boleh Ambil Anggaran Pendidikan, Para Guru Minta di APBN 2027 Sudah Diterapkan

Setelah MBG Tak Boleh Ambil Anggaran Pendidikan, Para Guru Minta di APBN 2027 Sudah Diterapkan

Guru meminta pemerintah mulai menerapkan putusan MK pada APBN 2027 dengan menghentikan penggunaan anggaran pendidikan untuk program MBG.

Putusan MK soal MBG, Rieke Diah Pitaloka Minta Pemerintah Benahi Tata Kelola Gizi Nasional

Putusan MK soal MBG, Rieke Diah Pitaloka Minta Pemerintah Benahi Tata Kelola Gizi Nasional

Rieke Diah Pitaloka menilai Putusan MK menjadi momentum membenahi tata kelola gizi nasional dan meminta pemerintah menerbitkan Perpres baru.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia