JawaPos.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melansir bahwa musim penghujan di Indonesia tahun ini akan berlangsung di seluruh wilayah.
Musim hujan umumnya dimulai sejak bulan Oktober hingga Februari, sedangkan puncak musim hujan di bagian Indonesia barat diprediksi akan terjadi pada November - Desember 2024, dan untuk puncak musim hujan di bagian Indonesia timur diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2025.
Musim hujan sangat berpotensi untuk meningkatkan jumlah kasus demam berdarah. Banyaknya genangan air menjadi tempat yang pas untuk jentik nyamuk berkembang biak sehingga jumlahnya akan meningkat di musim penghujan.
Naiknya kasus demam berdarah yang terjadi di wilayah Tangerang Selatan membuat masyarakat berupaya untuk mencegah agar terhindar dari demam berdarah. Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan mencatat sejak Januari-Oktober 2024 ini terdapat 697 kasus demam berdarah.
Angka ini meningkat drastis jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang hanya punya 420 kasus. Sejumlah pencegahan perlu dilakukan agar angka positif demam berdarah tidak terus meningkat.
Baca Juga: Waspada! Tren Demam Berdarah di Tangsel Terus Naik, Sudah 697 Kasus Terjadi Tahun 2024
Berikut beberapa cara pencegahan yang dapat anda lakukan agar terhindar dari demam berdarah.
-
Melakukan 3M (Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang)
Menguras merupakan kegiatan membersihkan tempat penampungan air dan harus dilakukan secara berkala untuk mencegah adanya jentik nyamuk. Cara ini dapat dilakukan minimal satu minggu sekali untuk memastikan penampungan air bersih dan bebas dari jentik nyamuk.
Menutup rapat semua penampungan air untuk mencegah pembiakan jentik nyamuk sehingga tidak ada jentik nyamuk yang bertelur di dalam penampungan air. Melakukan daur ulang barang bekas sehingga tidak ada tumpukan barang bekas yang dapat berpotensi menjadi sarang nyamuk. Cara ini dapat mengurangi berkembang biaknya jentik nyamuk sehingga populasi nyamuk dapat berkurang di musim penghujan.
-
Melakukan Fogging Atau Pengasapan Secara Berkala
Fogging dapat dilakukan secara berkala terutama di wilayah dengan tingkat kasus demam berdarah tinggi. Fogging memang tidak bisa menjadi cara utama untuk mencegah penyakit demam berdarah karena fogging hanya membunuh nyamuk dewasa dan tidak dengan sarangnya. Sehingga fogging dapat dilakukan dengan dibarengi oleh pemantauan jentik di rumah warga oleh tim Jumantik (Juru Pemantau Jentik).
Dengan adanya pemantauan jentik oleh tim Jumantik, maka penampungan air serta genangan air di lingkungan rumah dapat diperiksa dan dipantau secara rutin. Genangan air ini dapat berpotensi menjadi nyamuk Aedes Aegypti yaitu nyamuk penyebab demam berdarah.
-
Memasang Kawat Kasa Pada Ventilasi Rumah
Membatasi akses nyamuk masuk ke dalam rumah sangat penting untuk melindungi anda dari gigitan nyamuk di rumah. Nyamuk dalam rumah bukan hanya dapat menggigit tapi juga dapat bertelur dan membuat sarang nyamuk seperti di tumpukan baju.
Memasang kawat kasa pada ventilasi ini juga penting untuk melindungi anda ketika tidur dan saat mematikan lampu yang membuat kamar menjadi gelap serta banyak nyamuk. Apabila anda memasang kawat ventilasi, maka nyamuk akan susah untuk masuk ke dalam rumah sehingga rumah anda dapat bebas dari nyamuk.
-
Menjaga Kebersihan Lingkungan Secara Gotong Royong
Di musim hujan, nyamuk berkembang biak dengan cepat, maka kebersihan lingkungan harus diperhatikan jangan sampai terdapat sarang nyamuk di sekitar rumah. Saluran air harus selalu dibersihkan untuk mencegah pembiakan nyamuk.
Sampah harus dibuang setiap hari agar tidak ada sarang nyamuk di tumpukan sampah tersebut. Selain itu, pot juga harus selalu diperhatikan jangan sampai ada genangan air di dalam pot yang dapat menjadi tempat pembiakan nyamuk.
Baca Juga: Ungkap Gejala Orang Terserang Virus Cacar Monyet, Dinkes Tangsel: Demam Akut Lebih dari 38,5 Celsius
-
Pakai Lotion Anti Nyamuk
Lotion ini dapat melindungi diri anda dari gigitan nyamuk. Lotion nyamuk memiliki kandungan N-diethylmetatoluamide (DEET) yang dapat mencegah gigitan nyamuk.
Pakai lotion nyamuk ini ketika anda keluar rumah baik ke mall, taman, maupun sekolah di waktu pagi maupun malam. Gunakan lotion juga ketika anda berada di dalam rumah untuk mencegah anda dari gigitan nyamuk.
Editor : Hendra