JawaPos.com – Train-the-Trainer and Indonesia Meeting Cybersecurity for All 2024 (CS4ALL) sukses digelar pada beberapa waktu lalu di kampus Universitas Pembangunan Jaya, Tangerang Selatan (Tangsel).
Acara yang digelar selama lima hari ini merupakan bentuk implementasi dalam meningkatkan resiliensi teknologi informasi di tengah ancaman dunia siber yang semakin kompleks. Acara ini juga wujud dari kerja sama antara negara Indonesia, India, Nepal, Kroasia, Siprus, dan Spanyol.
Dengan didukung oleh Erasmus+ Programme of the European Union, CS4ALL 2024 dihadiri oleh para akademisi dari Universitas Pembangunan Jaya (UPJ), IPB University, serta perwakilan dari berbagai universitas dan NGO dari negara-negara aliansi.
Peresmian acara ditandai dengan pembukaan dari oleh Yudi Samyudi selaku Rektor UPJ dan Arun Malik selaku perwakilan Lovely Professional University, India. Dalam pembukaan tersebut, keduanya sama-sama membahas tentang pentingnya kolaborasi antar negara dalam memperkuat keamanan siber seperti CS4ALL.
“Dengan meningkatnya kejahatan dunia maya, perusahaan dan organisasi harus siap menghadapi tantangan ini. CS4ALL memberikan kesempatan bagi kita semua untuk berbagi pengetahuan dan mempersiapkan diri dalam menghadapi ancaman siber yang semakin canggih,” gagas Arun Malik.
Acara ini dilakukan secara hybrid. Pada kegiatan luring, peserta diajak mengikuti serangkaian pertemuan, lokakarya, juga kunjungan ke berbagai tempat, termasuk Universitas Pembangunan Jaya yang berlokasi di Bintaro Jaya dan IPB University di Bogor.
CS4ALL 2024 sendiri mencakup bahasan tentang kurikulum pengajaran untuk keamanan siber, sertifikasi micro-credentials, manajemen proyek, dan diskusi tentang tantangan dan solusi dalam keamanan informasi.
Dengan diselenggarakannya CS4ALL 2024, pihak universitas dan akademisi berharap dapat meningkatkan kompetensi dan mengembangkan pengetahuan mahasiswa/i dalam konteks keamanan siber yang dibutuhkan untuk masa depan.
Editor : Hendra