JawaPos.com – Sejumlah mahasiswa dari Universitas Pembangunan Jaya (UPJ), Bintaro Tangsel melakukan study tour lintas benua ke Köln, Jerman. Aktivitas akademik ini bertujuan untuk mempelajari secara mendalam mengenai beragam aktivisme iklim dan pribadi masyarakat terhadap climate change.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa diajak oleh Annika Benz, salah satu mahasiswa doktoral yang memiliki pemahaman mendalam tentang perubahan iklim, untuk mempelajari peran-peran pribadi dalam masyarakat seperti Healers, Analyzers, dan Trouble Makers secara langsung di Köln, Jerman.
Kegiatan yang dilakukan pada Kamis (15/8) ini mendorong mahasiswa untuk melihat perubahan apa saja yang telah terjadi sejak kelas sebelumnya, sekaligus meninjau opini terkait isu-isu iklim yang sedang berkembang.
Baca Juga: Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Bentuk Unit Khusus untuk Mengedepankan Kesehatan Mental Mahasiswa
Stellwerk 60 Köln, menjadi tempat pertama yang dipilih untuk dikunjungi para mahasiswa UPJ. Tempat tersebut merupakan kawasan permukiman yang bebas kendaraan bermotor. Dibangun oleh George bersama 100 warga pada 1995, Stellwerk 60 Köln diharapkan bisa menciptakan lingkungan bebas kendaraan.
Dengan tujuan tersebut, tempat ini berhasil menghemat 15% ruang dan aktif berkontribusi dalam pengurangan emisi CO₂, sehingga sangat pas untuk dijadikan contoh nyata bagaimana komunitas berperan dalam keberlanjutan lingkungan.
Tempat kedua yang dikunjungi adalah Vitalis Garden, sebuah kebun yang ditanami sayuran dan rempah-rempah. Kebun yang dikelola oleh komunitas berkebun yang terdiri dari 50 anggota ini ditanami berbagai jenis tanaman, seperti tomat, kubis, lavender, dan pohon apel.
“Melihat langsung bagaimana komunitas seperti Stellwerk 60 dan Vitalis Garden berperan dalam keberlanjutan sangat membuka mata. Kami belajar bahwa perubahan kecil yang konsisten bisa berdampak besar pada lingkungan," kata salah satu mahasiswa UPJ yang ikut dalam kegiatan.
Dengan demikian, kegiatan ini dapat memberikan pemahaman mengenai pentingnya peran dan inisiatif komunitas dalam keberlanjutan lingkungan seperti Stellwerk 60Köln dan Vitalis Garden.
Editor : Hendra