Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Punya Singkatan Mirip, Ternyata BPUPKI dan PPKI Memiliki Peran yang Berbeda dalam Sejarah

Sadrina Rizka Ghasani Hartono • Rabu, 25 September 2024 | 14:35 WIB
Sidang BPUPKI Pertama. (Arsip USU)
Sidang BPUPKI Pertama. (Arsip USU)

Jawa Pos - Perjuangan tokoh-tokoh nasional dalam mencapai kemerdekaan Indonesia menempuh jalan yang sangat panjang. Di bawah tekanan penjajah dan pemberontakan yang terjadi, tokoh nasional saling berpegang teguh pada tujuan akhir memerdekakan Indonesia dari genggaman penjajah.

Perjuangan Indonesia untuk mendapatkan kemerdekaan meliputi pergerakan nasional, perjuangan berbentuk fisik dan diplomasi, pendidikan, serta pembentukan beberapa badan untuk mengupayakan kemerdekaan Indonesia.  Di antara badan atau kelompok yang dibentuk, terdapat BPUPKI dan PPKI yang dibentuk untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

Walaupun keduanya memiliki Persiapan Kemerdekaan Indonesia pada nama, BPUPKI dan PPKI memiliki peran dan bentuk yang berbeda dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Untuk memahami perbedaan masing-masing badan, simak informasi di bawah ini.

BPUPKI

Badan Penyelidikan usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai dalam Bahasa Jepang merupakan badan yang didirikan pada 29 April 1945 atas maklumat atau perintah Jepang. BPUPKI memiliki 70 anggota, 62 orang Indonesia dan 8 di antaranya merupakan orang Jepang yang mengawasi.

Sekilas pembentukan BPUPKI memang bertujuan untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, namun dibalik itu Pemerintah Jepang memberikan maklumat atas dasar posisi Jepang yang semakin melemah pada Perang Dunia II. Dikarenakan Jepang semakin melemah, Pemerintah Jepang berupaya untuk menarik dukungan dan empati Indonesia dengan memberikan janji untuk memerdekakan Indonesia.

Selama BPUPKI bertugas terdapat beberapa persiapan yang dilakukan untuk mempersiapkan Indonesia ketika sudah merdeka nanti. Persiapan yang dilakukan salah satunya merumuskan dasar negara Indonesia yang sekarang kita kenal dengan UUD 1945 dan Pancasila. 

Proses perumusan dasar negara di mulai saat sidang pertama BPUPKI yang berlangsung dari 29 Mei 1945 hingga 1 Juni 1945. Pada sidang pertama ini terdapat beberapa tokoh yang menyampaikan gagasan untuk dasar negara Indonesia, di antaranya Mohammad Yamin, Dr. Soepomo, dan Ir. Soekarno.

Walaupun di akhir sidang masih terdapat perbedaan pendapat dari beberapa golongan. Di hari terakhir sidang pertama BPUPKI, tercapai sebuah kesepakatan atas nama dasar negara Indonesia yaitu Pancasila. Selanjutnya untuk perumusan isi Pancasila, BPUPKI membentuk panitia kecil yang dikenal dengan Panitia Sembilan.

Setelah perumusan Pancasila dianggap selesai, BPUPKI menyelenggarakan sidang kedua yang berlangsung dari 10 – 17 Juli 1945. Pada sidang kedua, anggota BPUPKI mulai melakukan perancangan Undang-undang Dasar, menentukan wilayah dan bentuk negara Indonesia. Saat sidang kedua selesai dan tugas-tugas BPUPKI dianggap diselesaikan dengan baik, pada 7 Agustus 1945 BPUPKI dibubarkan.

PPKI

Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Junbi Inkai dalam Bahasa Jepang merupakan badan kedua yang dibentuk untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Dua hari setelah dibubarkannya BPUPKI, PPKI dibentuk dengan tujuan melanjutkan hasil yang telah dicapai oleh BPUPKI, serta mulai mempersiapkan perpindahan kekuasaan dari Jepang ke Indonesia. Anggota PPKI terdiri dari 27 anggota yang seluruhnya merupakan orang Indonesia.

 Di saat PPKI terbentuk, sudah terdapat dorongan dan tekanan dari dalam PPKI khususnya dari golongan muda untuk cepat-cepat memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Dorongan yang diberikan oleh golongan muda didasari atas pendapat mereka bahwa PPKI adalah badan bentukan militer Jepang dan kemerdekaan Indonesia tidak boleh ada campur tangan dari Jepang.

Namun, di saat golongan tua masih ingin menunggu untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, Jepang akhirnya mengakui kekalahan mereka kepada Sekutu. Pengakuan Jepang akhirnya memberikan semangat bagi PPKI untuk melakukan proklamasi kemerdekaan Indonesia. Akhirnya pada 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.

Tidak sampai situ saja, tugas PPKI masih berlanjut di saat kemerdekaan Indonesia sudah tercapai. Pada 18 Agustus 1945, PPKI melaksanakan sidang pertama yang menghasilkan pengesahan dan penetapan Undang-undang Dasar 1945 dan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, menetapkan Soekarno dan Mohammad Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden, dan pembentukan Komite Nasional untuk membantu pekerjaan Presiden.

Sidang BPUPKI. (Arsip USU)
Sidang BPUPKI. (Arsip USU)

Perbedaan BPUPKI dan PPKI

Setelah penjelasan yang lebih dalam mengenai BPUPKI dan PPKI, kita dapat sekilas melihat perbedaan yang dimiliki pada kedua badan ini. Walaupun dalam singkatan memiliki tugas yang sama untuk mempersiapkan kemerdekaan, terdapat perbedaan konteks dalam persiapan yang dilakukan setiap badan.

BPUPKI bertugas mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dengan merumuskan dasar negara Indonesia, penentuan bentuk negara dan wilayah. Sedangkan PPKI bertugas dalam mengesahkan rumusan dasar negara UUD 1945 dan Pancasila, serta menyusun struktur pemerintahan setelah Indonesia merdeka.

Selain itu, anggota BPUPKI memiliki latar belakang yang berbeda, terdapat tokoh agama, akademisi, politisi, serta delapan anggota yang merupakan orang Jepang. Sedangkan anggota PPKI semua berasal dari Indonesia, setiap anggota merepresentasikan setiap etnis di wilayah Indonesia.

 

Editor : Hendra
#BPUPKI #sejarah indonesia #ppki