PBB mengakui bahwa pembangunan sosial dan keadilan sosial sangat penting untuk menjaga perdamaian dan keamanan antar bangsa, sehingga diperlukan upaya global yang lebih kuat untuk mengatasi masalah seperti kemiskinan, ketidaksetaraan, pengucilan, dan pengangguran.
Hari ini juga bertujuan sebagai pengingat untuk mempromosikan kesetaraan, hak asasi manusia, dan perlakuan yang adil untuk semua. Komitmen PBB terhadap keadilan sosial adalah bagian dari misinya yang lebih luas untuk mempromosikan pembangunan sosial dan martabat manusia. Hari ini juga mengakui perlunya inisiatif global yang lebih kuat dalam pendidikan kemiskinan, memajukan kesejahteraan sosial dan kesetaraan gender.
Hari Keadilan Sosial Sedunia tahun ini yang diselenggarakan oleh Permanent Mission dari Republik Kyrgyzstan untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), juga berkolaborasi dengan UN Department of Economic and Social Affairs (UN DESA) dengan fokus pada "Memperkuat Transisi yang Adil untuk Masa Depan yang Berkelanjutan."
Acara ini berlangsung sambil bersiap untuk KTT Dunia untuk Pembangunan Sosial Kedua (WSSD2) pada November 2025 mendatang, yang akan menjajaki kebijakan inklusif yang mempromosikan aksi iklim, penciptaan lapangan kerja, dan keadilan sosial.
Dilansir dari situs resmi United Nation Department of Economic and Social Affairs (UN DESA), topik-topik utama meliputi kebijakan makroekonomi, strategi untuk ekonomi rendah karbon, serta memperbanyak lapangan kerja, mekanisme pembiayaan inovatif, dan pentingnya sistem perlindungan sosial, pendidikan, dan pengembangan keterampilan. Kegiatan ini juga akan menekankan kolaborasi dengan memanfaatkan Koalisi Global untuk Keadilan Sosial untuk menyelaraskan upaya pemerintah, dunia usaha, serikat pekerja, dan masyarakat sipil.
Editor : Candra Mega Sari