JawaPos.com - Tragedi sebuah SUV yang menabrak pasar natal di Magdeburg, Jerman, direspon oleh Pemerintah Jerman. Kanselir Olaf Scholz menyatakan mengutuk keras Taleb al-Abdulmohsen, pelaku penabrakan yang menyebabkan 5 korban meninggal dan 205 terluka.
’’Ini serangan mengerikan dan gila,’’ kata Scholz dilansir The Guardian, kemarin (22/12). Dia sempat mengunjungi lokasi kejadian pada Sabtu lalu (21/12). Pakaiannya hitam dan tampak muram.
’’Negara akan memberikan hukuman penuh,’’ kata Scholz. Dia juga mengungkapkan agar warganya bersatu, tidak terpancing isu. Ini karena situasi di Jerman terjadi perdebatan tentang kebijakan imigrasi dan keamanan menjelang pemilihan umum pada Februari nanti.
Saat ini, keamanan sudah ditingkatkan sejak Sabtu. Gidak hanya di Pasar Natal Magdeburg tapi juga di wilayah lain.
Kejadian di Magdeburg ini sempat memicu kemarahan massa. Sebab seorang anak berusia 9 tahun jadi korbannya. Polisi setempat saat ini masih mendalami motif al-Abdulmohsen melakukan tindakan ini.
Abdulmohsen, sang pelaku, merupakan psikiater. Usianya 50 tahun dan mencitrakan diri sebagai ateis Saudi. Bahkan dia menjadi aktivis untuk membantu wanita lari dari Saudi. Dia juga berunjukrasa menentang Islam. Di sisi lain, pelaku juga menilai Jerman memiliki sikap permisif terhadap pengungsi dari negara Islam.
Menteri Dalam Negeri Jerman Nancy Fraser menyatakan Abdulmohsen seorang islamofobia. Di sisi lain, seorang jaksa setempat mengkhawatirkan apa yang dilakukan Abdulmohsen akan mempengaruhi cara pandang publik terhadap pengungsi dari Arab. (lyn/bay)
Editor : Hendra