Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

9 Ciri Kepribadian Unik Orang yang Suka Berburu Restoran Baru, Apakah Kamu Salah Satunya?

Mohammad Maulana Iqbal • Rabu, 22 Juli 2026 | 09:26 WIB
Ilustrasi orang yang suka mencoba restoran baru (Magnific)
Ilustrasi orang yang suka mencoba restoran baru (Magnific)

 

JawaPos.com - Psikologi hobi menunjukkan bahwa kegemaran mencoba restoran baru mencerminkan sederet karakter unik dalam diri seseorang.

Kebiasaan berburu tempat makan baru bukan sekadar soal rasa lapar, melainkan cerminan nilai hidup yang dipegang seseorang.

Orang dengan hobi semacam ini biasanya memiliki kepribadian rasa ingin tahu tinggi serta keterbukaan terhadap pengalaman baru di sekitarnya.

Dilansir dari laman YourTango pada Minggu (19/7), inilah sembilan ciri kepribadian menurut psikologi yang biasa melekat pada orang yang menjadikan wisata kuliner sebagai hobi utama mereka.

Baca Juga: 9 Ucapan yang Sering Keluar dari Orang Tidak Kompeten Menurut Psikologi

1. Senang Menjadi Perencana Kegiatan

Sebagian orang justru merasa senang menjadi pihak yang mengatur reservasi dan jadwal pertemuan bersama teman.

Kesenangan ini semakin terasa ketika hobinya adalah menjelajah tempat makan baru yang belum pernah dikunjungi sebelumnya.

Proses mencari ulasan dan menelusuri media sosial demi menemukan restoran menarik justru menjadi bagian yang paling menyenangkan bagi mereka.

2. Lebih Menghargai Pengalaman Dibanding Barang

Dibandingkan membeli barang yang harus disimpan di rumah, mereka lebih memilih menghabiskan uang untuk pengalaman baru.

Momen menikmati malam bersama teman atau menjelajah tempat makan sendirian dianggap lebih berharga daripada kepemilikan benda.

Berbagai kajian pun menunjukkan bahwa orang yang mengutamakan pengalaman cenderung merasakan kebahagiaan lebih besar dibanding yang berfokus pada barang.

3. Berinvestasi pada Hubungan Sosial

Di tengah berkurangnya ruang publik murah untuk berkumpul, mereka justru memilih menanamkan uang demi membangun koneksi sosial.

Baik pergi sendiri dan berkenalan dengan orang baru maupun mengajak teman, keduanya sama-sama memperkuat jalinan pertemanan.

Restoran menjadi ruang terbuka bagi mereka untuk menjalin percakapan, koneksi, dan kebersamaan dengan cara yang menyenangkan.

4. Memiliki Rasa Ingin Tahu yang Tinggi

Rasa ingin tahu sering kali diabaikan padahal menjadi kunci penting menuju kepuasan hidup secara psikologis.

Kebiasaan mencoba hal baru, termasuk mencicipi restoran yang belum pernah dikunjungi, adalah bentuk nyata dari rasa ingin tahu tersebut.

Dengan begitu, hidup mereka terasa lebih penuh sekaligus tetap mendapatkan manfaat berupa koneksi, komunitas, dan kenangan baru.

5. Memiliki Pikiran yang Terbuka

Kesediaan menghabiskan waktu dan uang untuk mencoba restoran baru menuntut keterbukaan pikiran terhadap menu yang belum dikenal.

Selain rasa ingin tahu, mereka juga berani bertindak sesuai minat dengan mencicipi makanan yang jarang bisa dibuat sendiri di rumah.

Sikap terbuka ini memberi perspektif segar di tengah tekanan sosial yang justru mendorong keseragaman dan konformitas.

Baca Juga: 6 Tanda Kesehatan Mental Terganggu Menurut Psikologi, Waspadai Kebiasaan Ini!

6. Merasa Nyaman dengan Ketidakpastian

Banyak orang menutup diri dari pengalaman baru karena sulit menghadapi perubahan dan ketidakpastian dalam hidup.

Sikap tersebut sebenarnya bagian dari mekanisme bertahan hidup yang membuat manusia cenderung nyaman dengan hal yang sudah dikenal.

Namun orang yang menjadikan wisata kuliner sebagai hobi berani melangkah keluar dari zona nyaman tanpa menjadikannya ketakutan berlebihan.

7. Mudah Memberi Kepercayaan kepada Orang Lain

Tidak semua orang benar-benar mengikuti rekomendasi restoran atau tontonan yang diberikan oleh orang lain di sekitarnya.

Mereka yang hobi mencoba restoran baru justru berani mengambil risiko meski hasilnya belum tentu sesuai harapan.

Kepercayaan ini membuka peluang mendapatkan pengalaman baru yang mungkin tidak akan pernah mereka temukan sendiri.

8. Memaknai Makanan Lebih dari Sekadar Asupan

Bagi sebagian orang, makanan hanyalah kebutuhan dasar untuk bertahan hidup tanpa makna emosional tertentu.

Namun bagi pencinta wisata kuliner, makanan menjadi jembatan untuk terhubung dengan budaya dan orang-orang di sekitarnya.

Mereka membangun kenangan lewat setiap hidangan, termasuk interaksi hangat dengan pelayan maupun pemilik restoran yang mereka kunjungi.

9. Cenderung Ekstrover dan Senang Beraktivitas di Luar Rumah

Berbeda dengan orang introver yang mungkin enggan bersosialisasi, mereka justru merasa nyaman berada di tengah keramaian.

Sifat inilah yang membuat mereka senang keluar rumah demi mencicipi makanan dan suasana baru di berbagai restoran.

Mereka menikmati percakapan seputar makanan bersama orang yang baru dikenal, sesuatu yang sulit didapat hanya dengan makan di rumah.

Baca Juga: 7 Kebohongan Kecil yang Bikin Hubungan Lebih Sehat dan Harmonis Menurut Psikologi

Editor : Candra Mega Sari
wisata kuliner hobi ciri kepribadian psikologi