JawaPos.com - Pemadaman listrik yang terjadi saat ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama, terutama bagi kita yang ingin tetap melanjutkan aktivitas sehari-hari tanpa hambatan.
Namun, perlu disadari bahwa beberapa kebiasaan yang sering kita lakukan saat listrik padam justru bisa memicu risiko keselamatan dan kerugian materi. Hal-hal yang awalnya dianggap biasa bisa menjadi bumerang jika dilakukan tanpa pemahaman yang tepat.
Untuk meminimalkan risiko, mari kita ubah kebiasaan lama dan lebih berhati-hati. Melansir dari laman interjaya.com dan aquaelektronik.com, berikut adalah 10 hal yang wajib dihindari saat terjadi pemadaman listrik bergilir.
Baca Juga: Pemadaman Listrik Bergilir Jalan Terus: UMKM Kelimpungan, Produksi Tersendat, Omzet Turun Drastis
1. Membiarkan Peralatan Elektronik yang Masih Terpasang
Saat jadwal pemadaman listrik bergilir sudah dijadwalkan, sebaiknya Anda mencabut perangkat elektronik dari sumbernya. Cara ini dilakukan untuk dapat membantu mengurangi risiko kerusakan akibat lonjakan tegangan saat aliran listrik kembali normal. Lonjakan listrik dapat merusak perangkat elektronik bahkan dalam kasus tertentu, memicu korsleting yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
2. Membiarkan Freezer Kosong
Membiarkan freezer kosong saat pemadaman listrik justru dapat menyebabkan konsleting. Freezer yang telah terisi makanan atau minuman cenderung mempertahankan suhu lebih baik, daripada freezer kosong. Bahan makanan dan minuman otomatis dapat terjaga kualitasnya dan tidak mudah rusak selama listrik padam. Pastikan pintu kulkas Anda tetap tertutup saat pemadaman listrik terjadi.
3. Menyalakan Lilin Sembarangan
Lilin memang menjadi salah satu sumber penerangan yang sering dipakai saat pemadaman listrik. Namun, menyalakan terlalu banyak lilin dengan jarak dekat dapat meningkatkan risiko kebakaran. Api dari lilin berpotensi menyambar benda-benda yang mudah terbakar,seperti kertas, kain, tirai, atau furnitur kayu. Gunakan lilin secukupnya dan letakkan di tempat yang aman serta jauh dari material yang mudah terbakar.
4. Membuka Kulkas
Kulkas yang terbuka justru membuat perangkat elektronik Anda yang satu ini mudah rusak dan suhu dingin cepat hilang. Akibatnya, bahan makanan Anda kualitasnya menjadi mudah rusak dan menurun. Sebaiknya, Anda menutup kulkas rapat-rapat dan hindari untuk membukanya terlalu sering. Supaya produk seperti daging, susu, makanan beku, dan ASI tetap aman untuk dikonsumsi.
5. Menambahkan Makanan Tambahan ke Dalam Kulkas saat Listrik Padam
Sebaiknya Anda tidak menyimpan bahan makanan baru saat listrik padam. Bahan makanan baru yang dimasukkan dalam kulkas dapat meningkatkan suhu, sehingga bahan makanan lain dapat terkontaminasi, kemudian berakibat mudah rusak atau tidak aman dikonsumsi.
6. Tidak Menyortir Bahan Makanan
Setelah listrik kembali menyala, sebaiknya Anda memilah dan memilih bahan makanan yang berisiko tidak layak konsumsi. Sebab, beberapa makanan dan minuman akan menghasilkan racun saat berada pada suhu hangat. Seperti nasi yang dapat menyebabkan keracunan saat disimpan pada suhu ruang, daging yang dapat terkontaminasi bakteri saat tidak segera disimpan dalam suhu dingin, sampai ASI yang perlu suhu yang tepat supaya tetap aman dikonsumsi.
7. Memakai Lift
Saat pemadaman listrik, sebaiknya Anda menghindari untuk menggunakan lift. Pemakaian lift ini berisiko, karena dapat berhenti mendadak saat aliran listriknya terputus. Kondisi ini dapat mengancam keselamatan Anda, terutama saat terjebak di dalamnya. Sebaiknya, gunakan tangga sebagai alternatif yang aman saat ada pemberitahuan pemadaman listrik.
8. Menyentuh Perangkat Listrik dengan Tangan Basah
Sebaiknya Anda menghindari menyentuh perangkat listrik saat tangan sedang basah. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kesetrum, terutama disaat kabel terbuka atau rusak. Pastikan tangan Anda dalam keadaan kering saat mencabut atau menyentuh perangkat elektronik.
9. Melakukan Pekerjaan Berat
Sering terjadi disaat pemadaman listrik, beberapa pihak memasukkan mengerjakan pekerjaannya yang membutuhkan ketelitian tingkat tinggi. Penerangan yang kurang memadai dan kondisi listrik yang belum stabil dapat membuat pekerjaan tidak berjalan optimal serta meningkatkan risiko kesalahan maupun kecelakaan kerja.
10. Menghidupkan Genset di Dalam Ruangan
Genset sebaiknya dipasang pada ruangan terbuka. memasang genset di dalam ruangan dapat berisiko besar. Seperti menyebabkan kebakaran sampai mengakibatkan keracunan, akibat gas yang terhirup terutama jika ruangan tertutup dan sedikit ventilasi.
Baca Juga: Panduan Praktis: 7 Tips Menjaga Makanan Tetap Aman saat Pemadaman Listrik, Banjir, atau Kebakaran
Editor : Candra Mega Sari