Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Kenali Ragam Teknologi Mobil Hybrid: HEV, PHEV, MHEV, Pilihan Tepat Kendaraan Efisien dan Ramah Lingkungan

Rita Salsabilla • Kamis, 26 Desember 2024 | 21:30 WIB

Mobil teknologi hybrid
Mobil teknologi hybrid
JawaPos.com - Mobil hybrid merupakan salah satu inovasi teknologi di dunia otomotif yang kian populer. Teknologi ini memungkinkan kendaraan roda empat memiliki konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.

Keunikan sistem hybrid yang menggabungkan mesin konvensional dan motor listrik, menarik perhatian banyak orang untuk memahami cara kerja dan permorfanya. Bagi anda yang penasaran, simak penjelasannya berikut.

Penjelasan Mobil Hybrid

Mobil hybrid merupakan kendaraan yang menggabungkan dua sistem penggerak, yaitu mesin bensin dan motor listrik. Sistem ini memungkinkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dan performa yang lebih bertenaga.

Kedua sistem penggerak ini bergerak bergantian pada kondisi tertentu, saat mobil bergerak dengan kecepatan rendah, maka sistem penggerak motor listrik digunakan. Sebaliknya, ketika baterai habis, sistem mesin bensin yang akan mengambil alih.

Selain itu, baterai motor listrik juga mendukung fitur kelistrikan seperti power window, audio, hingga AC, sehingga mobil hybrid menjadi lebih hemat energi dan bahan bakar.

Baca Juga: Tak Perlu Panik! Ikuti Langkah-Langkah Ini Agar Tetap Aman saat Mobil Mogok di Tol

Cara Kerja Mobil Hybrid

Mobil hybrid menggunakan sistem motor listrik untuk menghasilkan dan menyimpan energi saat rem digunakan, sehingga baterai tidak selalu memerlukan pengisian eksternal.

Di perkotaan, mobil ini dapat beralih ke mode listrik untuk mengurangi emisi dan konsumsi bensin, sementara mesin konvensional aktif saat membutuhkan tenaga ekstra, seperti pada kecepatan tinggi. 

Saat ini, terdapat tiga jenis mobil hybrid, yaitu full hybrid, mild hybrid, dan plug-in hybrid. Berikut penjelasan selengkapnya.

1. HEV (Hybrid Electric Vehicle)

Mobil HEV menggabungkan mesin bensin dan motor listrik untuk efisiensi bahan bakar. Motor listrik bekerja pada kecepatan rendah, sementara mesin bensin aktif pada kecepatan tinggi atau saat membutuhkan tenaga tambahan.

HEV tidak memerlukan pengisian daya eksternal karena baterai terisi melalui regenerasi energi saat pengereman atau dari mesin bensin, menjadikannya pilihan praktis bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi tanpa repot mengisi daya.

2. PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle)

Mobil PHEV memiliki baterai yang lebih besar dan dapat diisi ulang melalui sumber listrik eksternal. PHEV mampu berjalan lebih jauh dengan tenaga listrik murni, cocok untuk mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi pada perjalanan sehari-hari. Mesin bensin berfungsi sebagai cadangan, dan memastikan mobil tetap dapat digunakan untuk perjalanan jarak jauh tanpa khawatir kehabisan daya.

3. MHEV (Mild Hybrid Electric Vehicle)

Mobil MHEV mengandalkan motor listrik sebagai pendukung mesin bensin untuk meningkatkan efisiensi, terutama saat akselerasi dan pengereman. Motor listrik tidak menggerakan mobil sendiri dan tidak memerlukan pengisian daya eksternal.

Teknologi ini mengurangi konsumsi bahan bakar serta emisi CO2, dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan HEV dan PHEV, sehingga cocok untuk konsumen yang ingin mencoba teknologi hybrid dengan biaya rendah.

Baca Juga: Suara Mesin Kasar dan Asap Knalpot Hitam? Kenali Gejala dan Waktu yang Tepat untuk Mengganti Oli Mobil agar Selalu Optimal

Editor : Candra Mega Sari
#mobil hybrid #teknologi #otomotif