Kamis, 23 Juli 2026
Logo

Keren! Akademi Persib Cimahi Runner-up, Putri Tangsel City Cetak Sejarah di Gothia Cup 2026

Kamis, 23 Jul 2026 | 20:55 WIB

Perjalanan dua wakil Indonesia, Akademi Persib Cimahi (APC) dan Putri Tangsel City FC, pada ajang Gothia Cup 2026 menorehkan hasil membanggakan. (Dok. Istimewa)
Perjalanan dua wakil Indonesia, Akademi Persib Cimahi (APC) dan Putri Tangsel City FC, pada ajang Gothia Cup 2026 menorehkan hasil membanggakan. (Dok. Istimewa)

JawaPos.com - Perjalanan dua wakil Indonesia, Akademi Persib Cimahi (APC) dan Putri Tangsel City FC, pada ajang Gothia Cup 2026 telah resmi berakhir. Meski tidak membawa pulang gelar juara, namun Putri Tangsel City FC mengukir sejarah pada turnamen sepak bola muda terbesar di dunia tersebut.

Tampil pada kategori U-15, Putri Tangsel City FC mengukir sejarah dengan menjadi tim putri Indonesia pertama yang berhasil menembus babak gugur. Sebelumnya, prestasi terbaik tim putri Tanah Air hanya berada di fase grup.

Namun Putri Tangsel City FC tampil ciamik dalam pertandingan fase grup. Tim asuhan Muhammad Heru itu memetik dua kemenangan dari tiga pertandingan yang dimainkan. Klub sepak bola putri dari Tangerang Selatan itu menang atas Storfors AIK (Swedia) dengan skor 3-0, Ronninge Salem (Swedia) 1-0, dan kalah dari Marin FC (Amerika Serikat) 0-3.

Sayangnya, laju Putri Tangsel City FC terhenti di babak 32 besar. Armada Heru menelan kekalahan dari klub asal Spanyol, Groseko FSA dengan skor akhir 0-2.

“Saya mengapresiasi perjuangan anak-anak yang bermain dengan penuh semangat. Pengalaman di Gothia Cup 2026 akan menjadi bekal yang sangat berharga bagi perkembangan mereka ke depan dan mudah-mudahan menjadi motivasi untuk terus bermimpi lebih besar,” ujar Heru dalam keterangannya, dikutip Kamis (23/7/2026).

Sementara itu, APC yang datang sebagai juara bertahan Gothia Cup 2025 U-13, kembali membuktikan kualitasnya. Tim asuhan Agi Maulana itu berhasil melaju hingga partai final, sebelum akhirnya tumbang dari klub asal Prancis, Selection Elite.

APC menelan kekalahan dari Selection Elite dengan skor akhir 0-2. Meski harus puas menjadi runner-up, pencapaian tersebut menegaskan bahwa APC mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu akademi sepak bola usia muda terbaik di dunia.

Dalam perjalanannya di Gothia Cup 2026, APC menyapu bersih tiga pertandingan fase grup dengan kemenangan sebelum melanjutkan laju gemilang di babak gugur. Dari total sembilan pertandingan, APC mencetak 39 gol dan hanya kebobolan tujuh kali.

Sebagai pelatih, Agi mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya yang berhasil menembus babak final. Ia menilai para pemain menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi mental maupun karakter.

“Kami sangat bersyukur dan bangga bisa kembali mencapai puncak tournament Gothia Cup walau keluar sebagai runner-up. Ini bagian dari sepak bola di mana tahun ini sangat kompetitif. Ini akan jadi bagian dari proses anak-anak,” ucap Agi.

“Anak-anak masih menunjukkan semangat belajar, disiplin, dan mental yang kuat. Sebagai pelatih, saya tetap bangga karena mereka tidak pernah menyerah memberikan yang terbaik untuk tim dan nama Indonesia,” tambahnya.

Program ini merupakan bagian dari komitmen SKF melalui inisiatif SKF Care dalam mendukung pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia. Melalui program tersebut, SKF tidak hanya memberikan kesempatan kepada tim terbaik Indonesia untuk tampil di Gothia Cup, tetapi juga membangun karakter generasi muda.

“Pencapaian tahun ini menunjukkan bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing secara konsisten di level dunia. Kami bangga melihat APC kembali mencapai final sebagai juara bertahan dan Putri Tangsel City mencatat sejarah baru bagi sepak bola putri Indonesia,” kata Ratih Juwita, Project Manager Meet The World with SKF and Gothia Ambassador from Indonesia.

Pencapaian APC dan Putri Tangsel City FC juga mendapat apresiasi setinggi langit dari penyelenggara Meet The World with SKF Road to Gothia Cup Indonesia 2026, Chandra Syahriar dari Cantrik ACL. Candra menilai keberhasilan kedua tim menjadi bukti bahwa pembinaan usia muda Indonesia berada di jalur yang tepat.

”Ini menunjukkan bahwa kualitas pemain muda Indonesia semakin kompetitif di tingkat internasional. Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi semakin banyak akademi dan sekolah sepak bola di Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan,” tutup Chandra. (Andika Rachmansyah)


Artikel Terkait

Ketidakpastian Regulasi Ojol Segera Berakhir, DPR Matangkan Perpres dan Perkuat Penyerapan Aspirasi

Ketidakpastian Regulasi Ojol Segera Berakhir, DPR Matangkan Perpres dan Perkuat Penyerapan Aspirasi

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk membahas tindak lanjut penyusunan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai ekosistem ojek online (ojol), Kamis (23/7).

 Sufmi Dasco Ahmad  Pimpin Rapat Penyusunan Perpres Ojol, Libatkan Sejumlah Menteri

Sufmi Dasco Ahmad Pimpin Rapat Penyusunan Perpres Ojol, Libatkan Sejumlah Menteri

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi untuk membahas tindak lanjut penyusunan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai ojek online (ojol), Kamis (23/7).

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia