JawaPos.com - Tidak ada siang hari di sebuah kota kecil di Korea. Kehidupan di sana berlangsung dalam gelap. Seluruhnya kelam, kecuali toko lampu milik Jung Won-young yang selalu terang benderang.
Di toko lampunya, Jung Won-young (Ju Ji-hoon) menjumpai banyak pengunjung yang tidak biasa. Di antaranya, ada Joo Hyun-ju (Shin Eun-soo), seorang siswi SMA yang selalu mampir tiap malam. Dia diminta membeli bohlam oleh sang ibu, Jung Yoo-hee (Lee Jung-eun).
Suatu malam, Hyun-ju diikuti sosok perempuan misterius bersepatu hak tinggi merah. Makin lama berjalan bersama, si perempuan berubah makin tinggi dan mengerikan. Di malam yang lain, di gang yang sama, melintas Heo Ji-woong (Kim Ki-hae). Ji-woong selalu melintas sambil bernyanyi keras lantaran takut. Nyanyian itu mengusik Yoon Sun-hae (Kim Min-ha), pengontrak baru di sana. Selain Ji-woong, pada malam hari kadang tampak detektif Yang Sung-sik (Bae Sung-woo) yang selalu sibuk mencari sesuatu.
Di sudut lain kota, ada Lee Ji-young (Seolhyun) yang selalu duduk di perhentian bus. Yang dia tunggu selalu sama: penumpang kantoran Kim Hyun-min (Um Tae-goo) yang turun dari bus nomor 362 yang dikendarai Oh Seung-won (Park Hyuk-kwon). Meski berkali-kali bertemu, Hyun-min tak pernah ingat Ji-young.
Penghuni kota kecil itu, entah bagaimana, selalu melintas dan mampir di toko lampu Won-young. Mereka juga kerap melintas di hadapan Kwon Young-ji (Park Bo-young), yang merupakan perawat ICU di Eugene University Hospital.
Light Shop adalah karya penyutradaraan pertama aktor veteran Kim Hee-won. Meski merupakan proyek debut, Hee-won cermat mengemas cerita yang berlapis dengan penuturan menarik, tapi juga menyentuh. Dalam wawancara dengan YTN News pekan lalu, Hee-won menyatakan, tiap episode memang direncanakan mengusung nuansa berbeda-beda.
’’Tiga episode awal direncanakan sebagai dinamis, dilanjutkan episode keempat yang menunjukkan twists. Episode kelima menjadi jembatan, sementara tiga episode terakhir adalah ’drama’ manusia. Kami memilih tidak menyampaikannya di satu genre spesifik,” ungkapnya.
Para cast mengakui, naskah Light Shop –yang juga ditulis kreator webtoon-nya, Kang Pool– emosional dan membekas kuat. ’’Selama membaca naskahnya, aku sering menangis. Drama ini punya nuansa unik, yang cukup menantang buatku,” papar Seolhyun.
Um Tae-goo menilai, serial itu punya cerita yang mencekam, tapi juga menyentuh. ’’Dan ceritanya secara dramatis berubah di tengah tayang, kalian bisa mencermatinya lewat akting para cast,” imbuhnya.
Untuk drama sepanjang delapan episode, Light Shop punya cerita yang padat. Hee-won dan Kang Pool mampu meramu alur yang membuat penonton dekat dengan karakternya. Banyak latar belakang karakter yang dituturkan secara ringkas dan efektif lewat plot twist.
Light Shop memiliki benang merah pencarian makna hidup lewat cerita tokoh-tokoh yang terjebak di zona antara kehidupan dan kematian. Banyak adegan yang juga berisi renungan tentang hubungan, baik tentang hubungan orang tua-anak, pasangan, maupun interpersonal secara umum. Hee-won juga menyisipkan, meski singkat, pergolakan pribadi tokoh sebagai pasangan maupun seorang queer di tengah masyarakat yang masih konservatif. (fam/c7/len)
Light Shop
Rating sensor: 17+
Sutradara: Kim Hee-won
Penulis naskah: Kang Pool (kreator webtoon dan penulis naskah)
Penayangan: Disney+ Hotstar
Episode: 8 (telah tayang seluruhnya)
Pemeran: Ju Ji-hoon, Park Bo-young, Seolhyun, Um Tae-goo, Lee Jung-eun, Shin Eun-soo, Kim Min-ha
Peringatan
Episode 4 memuat konten eksplisit (bunuh diri) yang dapat memicu sebagian penonton. Hubungi tenaga profesional kesehatan jiwa jika Anda memiliki pemikiran atau keinginan untuk bunuh diri.
Catatan
Ada satu post credits di akhir episode final Light Shop, yang masih berkaitan dengan semesta adaptasi karya Kang Pool.
Trivia
- Seolhyun menurunkan tone bicaranya untuk mendalami peran Ji-young yang merupakan seorang tuli-bisu.
- Kim Min-ha sempat cedera leher karena menoleh terlalu kencang akibat kaget saat syuting.
- Sutradara Kim Hee-won sempat hampir mundur dari produksi sebulan sebelum syuting karena khawatir hasilnya buruk dan dikritik.
- Karena penakut, Um Tae-goo dan Shin Eun-soo mengaku benar-benar ketakutan saat syuting di kegelapan dan di gang.
- Meski tidak dilakukan di bawah air, syuting adegan tabrakan bus dibuat di set yang diatur dingin dan lembap.
Editor : Hendra