Jangan Sampai Tertukar! Ketahui Tujuh Jenis Plastik dari Simbolnya, Ada Food Grade hingga Plastik Beracun
Ibnu Baihaqi• Senin, 18 November 2024 | 23:30 WIB
Foto plastik jenis PETE (Dok. Zero Waste)
JawaPos.com - Hampir semua barang yang kita gunakan sehari-hari terbuat dari plastik. Hal ini tidak bisa dipungkiri karena bahan yang mudah terbakar ini kuat, tahan panas alami, tahan dingin, murah, serta bisa digunakan untuk menyimpan makanan dan minuman.
Meskipun bisa digunakan untuk menyimpan makanan (food grade), tidak semua plastik bisa digunakan terus menerus. Beberapa jenis plastik memiliki batas ketahanan dan fungsinya masing-masing. Bahkan ada beberapa jenis plastik yang tidak food grade alias tidak layak dijadikan wadah penyimpanan makanan atau minuman.
Berikut ini jenis-jenis plastik beserta simbolnya, dilansir dari situs edukasi lingkungan Zero Waste yang dihimpun JawaPos.com.
1. Polyethylene Terephthalate (PETE atau PET)
Jenis plastik pertama yaitu Polyethylene Terephthalate yang disimbolkan dengan angka satu (1), lalu ditambahkan singkatan PETE atau PET di bawahnya. Plastik sekali pakai ini sering digunakan untuk botol minuman kemasan, wadah selai, hingga sisir.
Jenis plastik ini tidak boleh diisi dengan makanan atau air hangat, karena polimer yang terkandung di dalamnya dapat larut dan menyebabkan kanker. Plastik dengan kode 1 ini dapat didaur ulang menjadi tas atau karpet, namun alangkah baiknya jika penggunaannya dikurangi.
2. High Density Polyethylene (HDPE atau PEDH)
Selanjutnya adalah plastik dengan simbol angka (2), lalu di bawahnya terdapat tulisan HDPE atau PEDH. Jenis plastik ini sering digunakan sebagai galon air, botol susu, hingga botol sabun. Plastik yang disingkat HDPE ini bisa digunakan beberapa kali, namun harus selalu dijaga kebersihannya.
3. Polyvinyl Chloride (PVC atau V)
Plastik yang disingkat PVC atau V ini menggunakan kode angka tiga (3), dan disertai singkatan nama plastik di bawahnya. Jenis plastik yang disebut "plastik beracun" ini digunakan untuk bahan pembuatan pipa, kabel, hingga mainan. Plastik yang sulit didaur ulang ini akan berbahaya jika masuk dan larut ke dalam tubuh.
Plastik berikutnya menggunakan angka empat (4) sebagai simbolnya, dan di bawahnya terdapat tulisan LDPE atau PE-LD. Jenis ini bersifat elastis, tahan lama dan dapat digunakan berkali-kali. Biasanya plastik dengan kode angka empat ini digunakan pada kantong plastik (kresek), tas belanja, hingga bungkus makanan.
5. Polypropylene (PP)
Lalu ada plastik yang bersimbolkan angka lima (5), dan terdapat tulisan PP di bawahnya. Polypropylene ini digunakan untuk sedotan, tali plastik (rafia), hingga selotip. Plastik yang sulit didaur ulang ini aman digunakan sebagai wadah makanan dan minuman, karena dapat digunakan berkali-kali serta tahan panas.
6. Polystyrene (PS)
Polystyrene menggunakan angka enam (6) sebagai simbolnya, ditambah tulisan PS di bawah angka tersebut. Plastik yang murah ini sering digunakan sebagai bahan pembuatan styrofoam, serta sendong dan garpu plastik. Mirip dengan plastik PETE, Polystyrene akan menghasilkan zat kanker saat terkena panas, oleh karena itu tidak disarankan digunakan untuk makanan panas.
7. Other (O)
Jenis plastik yang terakhir ini disimbolkan dengan angka tujuh (7), dan terdapat huruf O di bawahnya. Plastik yang tidak menjadi bagian dari keenam jenis lainnya ini biasa digunakan sebagai bahan pembuatan iPod cases, dan Compact Disk (CD).
Namun plastik ini sangat berbahaya dan beracun, karena mengandung Bisphenol-A (BPA) yang dapat mengganggu hormon, bahkan merusak organ tubuh. Tentunya BPA ini hanya berbahaya jika terkonsumsi dalam jumlah yang sangat banyak melebihi batas toleransi.