JawaPos.com – Menjelang akhir tahun, khususnya antara bulan Oktober hingga Maret, Indonesia memasuki periode musim hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. Selama awal bulan November ini, hujan deras beserta angin mengguyur Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan intensitas yang cukup tinggi.
Rumah-rumah di kawasan yang lebih rendah sangat rentan terkena banjir, bahkan banyak yang hancur akibat bencana alam tersebut. Banjir yang masuk rumah dapat menyebabkan kerugian yang sangat besar, seperti rusaknya alat-alat elektronik dan perabotan rumah tangga lainnya.
Dihimpun oleh JawaPos.com, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah sekaligus mengatasi banjir saat masuk ke dalam rumah.
1. Periksa Sistem Saluran Air dan Drainase
Pastikan secara rutin saluran air di sekitar rumah berfungsi dengan baik. Periksa saluran air, parit, dan selokan untuk memastikan tidak ada penyumbatan yang dapat menghambat aliran air.
2. Gunakan Pintu Anti-Banjir
Pintu anti-banjir atau pintu tahan air dapat menjadi solusi untuk mencegah air masuk ke dalam rumah. Pintu ini dirancang untuk menahan tekanan air dan melindungi rumah dari kerusakan akibat banjir.
3. Siapkan Alat Penyedot Air dan Pompa
Siapkan alat penyedot air atau pompa air untuk keadaan darurat jika air mulai masuk ke dalam rumah. Dengan alat ini, anda bisa segera mengeluarkan air dan mengurangi kerusakan di dalam rumah.
4. Simpan Surat dan Barang Berharga di Tempat Aman
Letakkan barang-barang berharga di tempat yang lebih tinggi saat musim hujan, atau simpan dokumen penting dalam koper atau wadah yang kedap air. Hindari menempatkan barang penting di lantai yang rentan terkena genangan air.
5. Amankan Saluran Listrik dan Barang Elektronik
Barang-barang elektronik sebaiknya dicabut dari stop kontak untuk menghindari risiko korsleting. Upayakan stop kontak anda dalam posisi cukup tinggi dan tidak terjangkau air saat banjir datang.
Baca Juga: Mengenang Tragedi Bintaro 1987, Insiden Kecelakaan Kereta Paling Tragis di Indonesia
6. Penyelamatan Anggota Keluarga yang Sakit atau Manula
Pastikan akses yang memadai telah disiapkan bagi anggota keluarga yang sakit, difabel, atau lansia, agar mereka dapat diselamatkan terlebih dahulu jika banjir memaksa seluruh keluarga untuk mengungsi.
7. Barang yang Harus Dibawa saat Evakuasi
Bawalah barang-barang yang penting dan pokok, seperti pakaian, alat komunikasi, uang, dan dokumen penting lainnya. Tetap tenang dalam menghadapi bencana, serta berkomunikasi dan bekerja sama untuk bisa saling menyelamatkan saat mengalami kondisi terburuk.
8. Pantau Peringatan Cuaca dan Informasi Terkini
Selalu pantau informasi cuaca dan peringatan banjir di daerah anda melalui laman resmi BMKG. Dengan memahami cuaca yang sedang berlangsung, anda bisa lebih siap menghadapi potensi banjir yang mungkin terjadi.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah