JawaPos.com - Gaya hidup modern yang serba praktis seringkali mengorbankan asupan nutrisi seimbang. Padahal, vitamin sebagai mikronutrien esensial memiliki peran vital dalam menjaga fungsi organ tubuh.
Mengutip dari situs Siloam Hospitals, vitamin memiliki manfaat yang penting untuk menghindari risiko kerusakan atau gangguan pada fungsi organ tubuh. Itulah mengapa memperhatikan asupan vitamin dalam kehidupan sehari-hari penting untuk dilakukan.
Umumnya ketika membicarakan vitamin, banyak yang mengenal vitamin A dan vitamin C. Namun, vitamin K, D, E, dan kompleks vitamin B juga tak kalah pentingyang bagi kesehatan tubuh.
1. Vitamin A
Saat masih kecil pasti pernah mendengar ibu atau orang tua mengatakan "Dimakan wortelnya biar matanya sehat!" ketika sedang makan sup ayam. Ternyata apa yang dikatakan orang tua ada benarnya, wortel mengandung vitamin A yang manfaat utamanya yaitu untuk menjaga kesehatan mata.
Mengonsumsi makanan dengan vitamin A dapat membuat mata masih bisa melihat sekalipun cahaya di ruangan redup atau gelap. Maka dari itu, mengonsumsi makanan dengan vitamin A sangat penting, terlebih lagi kekurangan vitamin A dapat menyebabkan penyakit rabun senja atau rabun ayam.
Tak hanya menjaga kesehatan mata, vitamin A juga bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh, kesehatan kulit, dan mendukung perkembangan janin. Selain wortel, terdapat jenis makanan lain yang memiliki kandungan vitamin A, seperti kuning telur, ikan, udang, sayuran berdaun hijau gelap, hati sapi, dan lain sebagainya.
2. Vitamin B
Mengonsumsi vitamin B atau vitamin B Kompleks juga perlu dilakukan sehari-hari untuk menjaga kesehatan tubuh. Vitamin B Kompleks dibagi menjadi delapan jenis yang masing-masing memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan dan pembentukan sel-sel baru untuk tubuh.
- Vitamin B1 (tiamin): Memiliki manfaat dan tugas penting agar tubuh dapat mengolah karbohidrat yang masuk lalu mengubahnya menjadi energi untuk tubuh. Vitamin B1 juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit, rambut, otot, otak, jantung, dan sel-sel saraf.
- Vitamin B2 (riboflavin): Bersama dengan vitamin B yang lain bertugas membentuk sel darah merah, serta membantu tubuh untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
- Vitamin B3 (niasin): Memiliki tugas membantu pengolahan makanan menjadi energi untuk tubuh dan proses pencernaan, serta menjaga kesehatan kulit dan saraf.
- Vitamin B5 (asam pantotenat): Sama dengan vitamin B kompleks yang lain, vitamin B5 membantu proses pembentukan energi, asma lemak, hormon, zat neurotransmitter pada otak, serta hemoglobin yang memiliki fungsi mengangkut oksigen pada darah dan membawanya ke seluruh organ pada tubuh.
- Vitamin B6 (piridoksin): Membantu tubuh memproduksi dan membentuk sel darah merah, meningkatkan imun atau kekebalan tubuh, mengoptimalkan fungsi otak, serta dapat membantu menjadi suasana hati dan siklus tidur.
- Vitamin B7 (biotin): Membantu memproduksi asam lemak dan asam amino ketika dibutuhkan oleh tubuh untuk membuat protein. Vitamin B7 juga bertugas untuk menjaga produksi hormon dan kolesterol untuk tetap optimal.
- Vitamin B9 (asam folat): Mengoptimalkan pembentukan sel darah merah, serta membantu proses produksi DNA terutama pada ibu hamil dan mengurangi risiko terjadinya kelainan pada janin.
- Vitamin B12 (kobalamin): Menjaga kesehatan saraf dan metabolisme tubuh, serta membantu proses terbentuknya sel-sel baru seperti sel darah merah dan DNA.
Vitamin B terdapat pada berbagai macam makanan, seperti alpukat, susu, tempe, tahu, telur, kangkung dan sayuran berdaun hijau lainnya, kacang-kacangan, ikan, daging merah dan unggas.
3. Vitamin C
Kaya akan antioksidan membuat vitamin C berfungsi baik untuk mencegah terjadinya kerusakan pada sel-sel tubuh. Mengonsumsi vitamin C juga dapat mempercepat proses penyembuhan luka, serta memperbaiki sel-sel gigi, tulang, dan kulit.
Selain jeruk, terdapat beberapa makanan yang memiliki kandungan vitamin C yang bagus untuk dikonsumsi. Umumnya vitamin C dapat ditemukan pada buah stroberi, tomat, kiwi, jambu biji, kemudian sayuran seperti kentang, kubis, brokoli, bayam, dan paprika merah.
Baca Juga: Teliti Beragam Tumbuhan Obat dan Khasiat Baiknya untuk Kesehatan Tubuh, Bisa Obati Jantung, Tingkatkan Nafsu Makan, hingga Hilangkan Nyeri
4. Vitamin D
Vitamin D memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan tulang dan umumnya tubuh dapat memproduksi vitamin D sendiri ketika sedang berjemur di bawah sinar matahari. Tetapi tidak hanya dengan berjemur saja, terdapat juga makanan yang dapat dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan tulang.
Mengonsumsi ikan dengan kandungan lemak sehat seperti ikan salmon, tuna, dan tenggiri juga dapat memberikan vitamin D. Selain ikan, juga ada makanan dan minuman yang dapat dikonsumsi seperti susu, hati sapi, daging merah, dan kuning telur untuk melindungi kesehatan tulang.
5. Vitamin E
Sama dengan vitamin C, vitamin E juga memberikan efek antioksidan yang dapat berfungsi mencegah terjadinya kerusakan pada sel-sel tubuh. Vitamin E juga membantu tubuh membentuk sel darah merah, menjaga kulit agar tetap sehat, dan memperkuat kekebalan tubuh agar tidak mudah jatuh sakit.
Vitamin E dapat ditemukan pada buah-buahan seperti alpukat, mangga, dan pepaya, serta sayuran-sayuran hijau, kacang, biji-bijian, telur, dan minyak nabati.
6. Vitamin K
Terdengar asing tetapi vitamin K memiliki tugas yang sangat penting untuk tubuh dan mencegah terjadinya gangguan dan masalah pada kesehatan. Vitamin K memiliki fungsi mengaktifkan protein dan kalsium untuk membekukan darah, tidak hanya itu vitamin K juga sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang dan jantung.
Mengutip dari laman Alodokter, karena peran vitamin K sangat penting untuk pembekuan darah dan tulang, kekurangan vitamin K dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan dan patah tulang. Selain itu tubuh akan lebih mudah memar jika terjadi kekurangan pada vitamin K.
Oleh karena itu, sangat penting untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin K untuk mencegah hal-hal tersebut terjadi pada tubuh. Konsumsilah makanan seperti bayam, brokoli, daging ikan, daging merah, hati, telur, kiwi dan alpukat untuk meningkatkan vitamin K pada tubuh.
Editor : Candra Mega Sari