Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

On Your Mark, Get Set, Go! Perhatikan Tujuh Persiapan Penting yang Harus Dilakukan Sebelum Lari Maraton 

Salma Faiza Pratomoputri • Jumat, 1 November 2024 | 21:30 WIB

 

Ilustrasi pelari berkompetisi. (Dok. Freepik drazen_zigic)
Ilustrasi pelari berkompetisi. (Dok. Freepik drazen_zigic)

JawaPos.com - Bagi sebagian orang, maraton merupakan kegiatan yang menyenangkan. Ketika berlari terasa seperti menguji kemampuan fisik dan mental seseorang yang melakukannya. Maraton tidak hanya sekedar berlari jarak jauh, tetapi membutuhkan persiapan yang matang dan penuh komitmen. 

Persiapan tersebut dibutuhkan untuk memastikan tubuh tetap fit dan mental terjaga ketika menghadapi jarak lari yang begitu jauh. Setiap langkah dalam persiapan sangat penting untuk menjaga performa saat berlari. Tidak hanya pemula, seorang pelari dengan tingkat lanjut juga memerlukan persiapan. 

Melansir dari laman resmi rumah sakit Pondok Indah dan website kesehatan hellosehat.com, berikut tujuh persiapan penting yang harus dilakukan agar mencapai garis finish tetap bugar. 

1. Mengenakan Pakaian dan Sepatu Nyaman 

Persiapan utama yang harus dilakukan adalah mengenakan pakaian dan sepatu nyaman. Tidak hanya maraton, persiapan ini juga dibutuhkan untuk semua cabang olahraga. 

Ketika berlari, tubuh membutuhkan ruang yang banyak untuk bergerak. Maka dari itu, gunakan pakaian dan celana lari yang ringan untuk memudahkan gerak. Biasanya pakaian lari berasal dari bahan nilon, poliester, atau wol karena memberikan ruang yang lebih untuk tubuh. Jangan gunakan pakaian dari bahan katun. Meskipun mudah menyerap keringat, tetapi membuat pakaian jadi lama kering saat basah keringatan. 

Menggunakan sepatu nyaman merupakan langkah penting yang harus dilakukan. Jika anda tidak mengetahui sepatu yang sesuai dengan kebutuhan, baiknya meminta bantuan dari pegawai toko sepatu. Sepatu yang nyaman adalah sepatu yang sesuai dengan bentuk kaki, bentuk tubuh, dan pola jalan setiap orang.

Pastinya kita semua tidak mempunyai bentuk ukuran yang sama. Selain itu, gunakan sepatu dengan bantalan empuk dan ringan agar kaki lebih leluasa untuk bergerak. 

Baca Juga: Simak Daftar Istilah Penting yang Sering Digunakan Saat Mengikuti Race Lari, Runners Wajib Tahu!

2. Mempersiapkan Fisik 

Persiapan fisik wajib dilakukan oleh semua orang yang hendak maraton. Latihan tidak dapat dilakukan seminggu saja, tetapi harus dilakukan secara berulang. Baiknya anda melakukan latihan fisik yang berfokus kepada daya tahan tubuh dan kekuatan otot kaki. Namun, perlu diingat bahwa tidak perlu latihan fisik seminggu sebelum maraton karena badan memerlukan waktu untuk beristirahat agar tetap fit. 

3. Memerhatikan Asupan Makanan dan Minuman

Konsumsi makanan yang bergizi sebelum melakukan maraton. Anda harus memerhatikan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Usahakan mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan karbohidrat kompleks, yaitu nasi, buah-buahan, pasta, ubi jalar, gandum, jagung, dan sebagainya. Selain mengenyangkan tubuh, makanan ini juga menambahkan kekuatan untuk mempersiapkan maraton. 

Minumlah air putih sebanyak dua liter setiap harinya. Namun, ketika berlari pastikan untuk memenuhi asupan cairan dengan minum sebelum, sesaat, dan sesudah berlari. Bila berlari dengan waktu kurang dari satu jam atau jarak pendek, air putih sudah memenuhi kebutuhan cairan.

Akan tetapi, berlari dengan waktu lebih dari satu jam atau jarak jauh, anda memerlukan minuman dengan kandungan elektrolit untuk menggantikan cairan tubuh yang keluar dari keringat. 

4. Memeriksa Kesehatan 

Salah satu hal penting yang perlu dilakukan jika anda merupakan pemula dalam berlari adalah memeriksa kesehatan. Anda harus mengetahui kondisi kesehatan dan fisik agar dapat maksimal saat maraton. Pastikan dokter tahu semua rencana dan persiapan yang dilakukan untuk kegiatan tersebut. Umumnya, dokter akan memberi masukan mengenai latihan atau nutrisi yang perlu untuk dikonsumsi, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit tertentu. 

Baca Juga: Lari = Cuan! Yuk Cek Lima Aplikasi Berikut Yang Bisa Hasilkan Uang Hanya Dengan Berlari

5. Merencanakan Latihan Maraton 

Anda perlu jauh-jauh hari untuk membuat rencana latihan. Buat rencana latihan yang menyatukan antara lari jarak pendek dan lari jarak jauh. Misalnya, lari jarak pendek pada hari kerja dan lari jarak jauh di hari libur. Biasanya lari jarak jauh untuk pemula berkisar 5 - 8 km, sedangkan ahli atau tingkat lanjut berjarak 9 - 12 km. Usahakan untuk berlatih selama empat atau lima sesi setiap minggunya, termasuk latihan di akhir pekan. 

6. Mengatur Kecepatan Langkah 

Jika anda pemula dalam maraton, baiknya untuk memulai dengan jarak pendek pada awal latihan. Maraton memang membutuhkan lari yang cepat, tetapi anda harus menyesuaikan seberapa cepat dan jauh harus berlari agar menurunkan risiko cedera. 

7. Beristirahat yang Cukup 

Istirahat termasuk salah satu kegiatan penting untuk dilakukan. Pastikan untuk beristirahat selama 1– 2 hari dalam seminggu. Kegiatan ini membantu untuk memulihkan otot-otot tubuh setelah latihan. Seperti yang diketahui, istirahat terbaik adalah tidur. Umumnya, orang dewasa membutuhkan waktu tidur sebanyak enam sampai delapan jam, sedangkan atlet sepuluh jam dalam sehari. Kekurangan tidur dapat menaikkan risiko cedera sebanyak dua kali lipat. 

Editor : Hendra
#maraton #lari